MOMSMONEY.ID - Ternyata ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bantu melancarkan BAB lo. Yuk, intip selengkapnya di sini!
Masalah buang air besar yang tidak lancar sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. BAB yang tidak teratur biasanya berkaitan dengan pola makan, kurangnya asupan cairan, hingga kebiasaan hidup yang kurang sehat.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi gangguan seperti Konstipasi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mulai membentuk kebiasaan sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Melancarkan BAB tidak selalu membutuhkan obat. Beberapa kebiasaan sehari-hari justru dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.
Baca Juga: Ini Gejala Awal Kanker Usus dan Tahapannya, Perhatikan ya!
Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa kebiasaan sehari-hari yang bantu melancarkan BAB:
1. Menjaga rutinitas harian
Agar buang air besar lebih teratur, Anda perlu memiliki rutinitas yang konsisten setiap hari. Misalnya, makan pada jam yang sama setiap hari.
Selain itu, sediakan waktu khusus di toilet, terutama sekitar 20 hingga 40 menit setelah sarapan atau makan dalam porsi besar. Pada waktu ini, usus biasanya lebih aktif sehingga lebih mudah untuk buang air besar.
2. Mengonsumsi makanan tinggi serat
Serat membantu menambah volume tinja dan membuatnya lebih mudah bergerak di dalam sistem pencernaan. Makanan tinggi serat bisa ditemukan pada sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
Secara umum, orang dewasa disarankan mengonsumsi sekitar 25 gram serat per hari untuk wanita dan 38 gram untuk pria. Meski suplemen serat tersedia, serat dari makanan alami tetap lebih baik karena juga memberikan nutrisi tambahan.
3. Cukupi kebutuhan cairan
Minum cukup air sangat penting untuk menjaga tekstur tinja tetap lembut. Semakin banyak kandungan air dalam tinja, semakin mudah dikeluarkan. Jika tubuh kekurangan cairan, tinja bisa menjadi keras dan sulit dikeluarkan.
Baca Juga: Intip Macam-Macam Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus di Sini!
4. Gunakan posisi yang tepat di toilet
Posisi tubuh saat buang air besar juga berpengaruh. Posisi jongkok atau duduk dengan posisi kaki sedikit terangkat dapat membantu meluruskan rektum, sehingga tinja lebih mudah keluar tanpa perlu mengejan terlalu kuat.
5. Batasi makanan penyebab sembelit
Makanan rendah serat dapat memicu sembelit, seperti makanan olahan, fast food, dan minuman yang menyebabkan dehidrasi seperti alkohol. Selain itu, beberapa makanan seperti biji-bijian olahan, produk susu, daging tertentu, pisang, serta buah kalengan juga bisa memperlambat proses buang air besar.
6. Tidur yang cukup dan teratur
Pola tidur yang baik membantu menjaga ritme alami tubuh, termasuk kerja usus. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih teratur.
Baca Juga: 4 Makanan yang Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus
7. Beri rangsangan jika diperlukan
Dalam beberapa kasus, rangsangan tertentu bisa membantu melatih buang air besar agar lebih teratur. Cara ini biasanya digunakan dalam jangka pendek, seperti:
- Olahraga ringan atau yoga untuk melancarkan pencernaan
- Stimulasi anus dengan bantuan jari (dilakukan dengan hati-hati dan sesuai anjuran medis)
- Penggunaan supositoria, enema, atau obat pencahar sesuai saran dokter
- Mengonsumsi minuman hangat atau jus plum
8. Pertimbangkan terapi biofeedback
Terapi biofeedback membantu melatih otot-otot yang berperan saat buang air besar agar bekerja dengan lebih baik. Metode ini menggunakan alat khusus untuk memberikan umpan balik, sehingga Anda bisa belajar kapan harus mengejan dan kapan harus relaksasi dengan tepat.
Itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang bantu melancarkan BAB. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: 9 Camilan Prebiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus, Coba yuk!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News