MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa teh yang secara alami turunkan tekanan darah tinggi. Apa sajakah itu?
Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai kondisi diam-diam karena kerap tidak menimbulkan gejala, tetapi dampaknya dapat sangat serius bagi kesehatan.
Selain menjaga pola makan, berolahraga, dan mengelola stres, kebiasaan sederhana seperti minum teh tertentu juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Beberapa jenis teh mengandung senyawa alami yang mendukung relaksasi pembuluh darah, mengurangi peradangan, serta memperbaiki fungsi jantung.
Baca Juga: Apakah Berhubungan Badan Bisa Menurunkan Tekanan Darah? Ini Jawabannya
Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa teh yang secara alami turunkan tekanan darah tinggi:
1. Teh Kembang Sepatu
Teh kembang sepatu dibuat dari kelopak bunga kembang sepatu yang dikeringkan. Teh ini tidak mengandung kafein dan memiliki rasa asam yang segar.
Warna merah pekat pada teh kembang sepatu berasal dari antosianin, yaitu antioksidan yang juga terdapat pada buah beri dan buah berwarna merah atau ungu. Antioksidan ini membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan membuatnya lebih rileks, sehingga tekanan darah dapat menurun.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum 2 cangkir teh kembang sepatu setiap hari dapat menurunkan tekanan darah atas dan bawah secara signifikan dibandingkan orang yang tidak mengonsumsinya. Tinjauan dari berbagai studi juga menemukan bahwa teh ini cukup konsisten membantu menurunkan tekanan darah sistolik.
2. Teh Hijau
Teh hijau berasal dari tanaman yang sama dengan teh hitam dan oolong, tetapi proses pengolahannya berbeda. Teh hijau tidak mengalami oksidasi, sehingga kandungan antioksidannya tetap terjaga.
Salah satu antioksidan utama dalam teh hijau adalah katekin. Senyawa ini membantu pembuluh darah tetap lentur, melancarkan aliran darah, dan mengurangi peradangan, yang semuanya penting untuk kesehatan jantung.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada orang dengan hipertensi atau risiko penyakit jantung. Umumnya, 2 hingga 4 cangkir per hari sudah cukup untuk mendapatkan manfaatnya. Namun, karena mengandung kafein, orang yang sensitif sebaiknya membatasi konsumsinya atau memilih versi tanpa kafein.
3. Teh Chamomile
Teh chamomile dikenal dengan efek menenangkannya. Teh ini sering dikonsumsi untuk membantu relaksasi dan tidur lebih nyenyak.
Stres dan kurang tidur berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi. Dengan membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur, teh chamomile dapat membantu menjaga tekanan darah secara tidak langsung.
Chamomile juga mengandung senyawa antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh. Meski penelitian langsung tentang efeknya terhadap tekanan darah masih terbatas, manfaatnya bagi kesehatan pembuluh darah tetap patut dipertimbangkan.
Baca Juga: 5 Makanan yang Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi Anda
4. Teh Hitam
Teh hitam berasal dari daun teh yang sama dengan teh hijau, tetapi diproses secara penuh sehingga warnanya lebih gelap dan rasanya lebih kuat.
Teh ini kaya akan flavonoid yang membantu melindungi pembuluh darah, mengurangi peradangan, dan melancarkan sirkulasi darah. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang rutin minum 2 hingga 5 cangkir teh hitam per hari cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Meski penurunannya tidak besar, efek kecil ini tetap berdampak baik bagi kesehatan jantung.
Namun, karena mengandung kafein, teh hitam mungkin kurang cocok bagi Anda yang sensitif terhadap stimulan.
5. Teh Oolong
Teh oolong merupakan teh setengah teroksidasi, dengan rasa dan warna di antara teh hijau dan teh hitam. Teh ini mengandung berbagai antioksidan seperti katekin dan polifenol.
Meski penelitian tentang teh oolong masih lebih sedikit, beberapa studi menunjukkan bahwa teh ini berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian lama juga menemukan bahwa konsumsi teh oolong atau teh hijau secara rutin dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.
Sebagian besar teh oolong tidak mengandung GABA, zat yang membantu menenangkan sistem saraf. Namun, kandungan antioksidan di dalamnya tetap dapat mendukung kesehatan pembuluh darah.
6. Teh Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa yang dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dicincang. Allicin diketahui membantu melancarkan peredaran darah dan membuat pembuluh darah lebih rileks.
Penelitian tentang teh bawang putih masih terbatas, tetapi studi mengenai suplemen bawang putih menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan dalam menurunkan tekanan darah, terutama pada penderita hipertensi. Jika ingin mencoba, Anda bisa merebus bawang putih yang telah dihancurkan dan menambahkan lemon atau madu agar rasanya lebih ringan.
Baca Juga: 7 Latihan Pernapasan yang Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi
7. Teh Jahe
Teh jahe memiliki rasa hangat dan pedas, serta sering digunakan untuk membantu pencernaan. Selain itu, jahe juga memiliki manfaat untuk kesehatan jantung.
Senyawa dalam jahe membantu mengurangi peradangan, melancarkan aliran darah, dan mendukung relaksasi pembuluh darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi jahe memiliki risiko hipertensi yang lebih rendah. Konsumsi jahe, baik dalam bentuk teh maupun suplemen, juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah atas dan bawah.
Itulah beberapa teh yang secara alami turunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: 4 Manfaat Makan Wortel untuk Menjaga Kesehatan Mata, Apa Saja?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News