MOMSMONEY.ID - Ada beberapa bumbu yang aman untuk gula darah Anda, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!
Gula darah yang stabil adalah fondasi penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ketika kadar gula darah naik turun secara drastis, tubuh bisa terasa lemas, mudah lapar, bahkan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Banyak orang fokus pada pengurangan gula dan karbohidrat, tetapi sering lupa bahwa pilihan bumbu dapur juga dapat berperan dalam menjaga keseimbangan gula darah.
Baca Juga: 6 Jenis Pasta yang Aman untuk Gula Darah, Mau Coba Konsumsi?
Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa bumbu yang aman untuk gula darah Anda:
1. Mustard
Mustard termasuk salah satu bumbu yang paling aman untuk gula darah. Satu sendok teh mustard hanya mengandung sekitar 10 kalori dan tidak mengandung karbohidrat maupun gula.
Mengganti saus tinggi gula seperti saus tomat dengan mustard bisa menjadi langkah sederhana untuk mengurangi asupan gula. Perlu diperhatikan, pilih mustard tanpa tambahan gula.
Jenis seperti mustard kuning, Dijon, dan cokelat pedas biasanya rendah kalori dan tidak mengandung gula tambahan. Hindari mustard madu karena sering kali mengandung gula yang cukup tinggi.
2. Cuka
Cuka seperti cuka sari apel, cuka anggur merah, dan cuka balsamic umumnya rendah kalori, hampir tidak mengandung karbohidrat, dan bebas gula tambahan. Ini membuatnya cocok untuk pola makan yang ramah gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi cuka secara rutin dapat membantu memperbaiki kontrol gula darah, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Namun, hati-hati dengan saus siap pakai seperti vinaigrette kemasan karena sering kali mengandung gula tambahan. Lebih baik membuat saus sendiri menggunakan cuka, minyak zaitun, dan rempah.
3. Kimchi dan Sauerkraut
Kimchi dan sauerkraut adalah makanan fermentasi berbahan dasar kubis yang sering digunakan sebagai pelengkap atau bumbu.
Keduanya kaya serat dan mengandung bakteri baik hasil fermentasi. Serat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sementara bakteri baik dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mendukung kesehatan usus.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan fermentasi secara teratur dapat membantu menurunkan gula darah puasa dan memperbaiki resistensi insulin.
Baca Juga: 14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?
4. Minyak Zaitun
Minyak zaitun termasuk lemak sehat yang tidak mengandung karbohidrat maupun gula. Karena itu, minyak ini aman untuk Anda yang menjalani pola makan rendah karbohidrat.
Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk jantung serta antioksidan kuat yang disebut polifenol.
Konsumsi minyak zaitun dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 karena dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan dalam tubuh.
5. Marinara
Saus marinara biasanya dibuat dari tomat, minyak zaitun, dan rempah rempah. Secara alami, saus ini rendah kalori dan relatif rendah karbohidrat.
Tomat mengandung likopen, yaitu antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dan berpotensi mendukung kontrol gula darah.
Namun, penting untuk membaca label kemasan karena beberapa produk marinara mengandung gula tambahan yang cukup tinggi. Pilih produk tanpa tambahan gula untuk pilihan yang lebih sehat.
6. Hummus
Hummus terbuat dari buncis, tahini, jus lemon, dan minyak zaitun. Bumbu ini kaya protein dan serat, dua nutrisi yang membantu menjaga gula darah tetap stabil.
Dalam setengah cangkir hummus terdapat hampir 10 gram protein dan sekitar 7 gram serat. Protein dan serat bekerja dengan memperlambat proses pencernaan, sehingga pelepasan gula ke dalam aliran darah menjadi lebih bertahap. Hummus cocok dijadikan olesan roti gandum, pelengkap salad, atau saus untuk sayuran.
Baca Juga: 11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami
7. Yogurt Yunani
Yogurt Yunani mengandung protein dua kali lebih banyak dibanding yogurt biasa. Dalam satu cangkir, kandungan proteinnya bisa mencapai sekitar 25 gram.
Protein yang tinggi membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mengurangi lonjakan gula darah setelah makan. Saat membeli, pilih yogurt Yunani tanpa pemanis karena varian rasa biasanya mengandung banyak gula tambahan.
Jika memungkinkan, pilih produk yang mengandung kultur hidup aktif karena probiotik di dalamnya dapat membantu meningkatkan kesehatan usus dan mendukung kontrol gula darah.
Yogurt Yunani bisa digunakan sebagai pengganti krim dalam sup, campuran saus salad, atau dimakan langsung dengan tambahan buah segar.
Itulah beberapa bumbu yang aman untuk gula darah Anda. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News