M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Jenis Pasta yang Aman untuk Gula Darah, Mau Coba Konsumsi?

6 Jenis Pasta yang Aman untuk Gula Darah, Mau Coba Konsumsi?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa jenis pasta yang aman untuk gula darah, lho. Yuk, intip daftarnya berikut ini!

Pasta sering dianggap sebagai musuh bagi kadar gula darah karena terbuat dari tepung yang kaya karbohidrat. Banyak orang yang berusaha mengontrol gula darah langsung menghindarinya tanpa mencari tahu lebih jauh.

Padahal, tidak semua pasta memiliki efek yang sama terhadap lonjakan glukosa. Jenis bahan baku, kandungan serat, serta tingkat pengolahan sangat memengaruhi respons gula darah setelah dikonsumsi.

Indeks glikemik dan kandungan serat menjadi dua faktor penting dalam memilih pasta yang lebih ramah bagi gula darah. Pasta dengan serat tinggi dan proses pengolahan minimal cenderung dicerna lebih lambat, sehingga membantu menjaga kadar gula tetap stabil.

Baca Juga: 14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa jenis pasta yang aman untuk gula darah:

1. Pasta Buncis

Pasta buncis dibuat dari buncis yang digiling menjadi tepung dan kadang dicampur dengan protein kacang polong atau nasi.

Buncis mengandung serat dan protein yang cukup tinggi sehingga proses pencernaan berjalan lebih lambat. Penyerapan karbohidrat terjadi secara bertahap dan kenaikan gula darah tidak terlalu cepat. Rasa kenyang juga bisa bertahan lebih lama setelah makan.

Pasta ini sesuai untuk orang dengan resistensi insulin, pradiabetes, diabetes tipe 2, atau mereka yang cepat merasa lapar setelah makan pasta biasa.

2. Pasta Lentil

Pasta lentil terbuat dari tepung lentil merah atau hijau dan terkadang dipadukan dengan tepung kacang polong.

Lentil kaya akan serat dan protein nabati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lentil menghasilkan kenaikan gula darah setelah makan yang lebih rendah dibandingkan produk dari biji bijian olahan.

Jenis ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan asupan protein lebih tinggi sambil menjaga gula darah tetap stabil.

3. Pasta dengan Tambahan Protein

Pasta ini biasanya berbahan dasar semolina gandum yang dicampur dengan sumber protein seperti protein kacang polong, tepung quinoa, tepung lentil, atau tepung buncis.

Kandungan protein yang lebih tinggi membantu memperlambat proses pengosongan lambung sehingga karbohidrat tidak diserap terlalu cepat. Makanan tinggi protein juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dan membantu mengurangi lonjakan gula darah.

Pilihan ini sesuai untuk orang yang aktif atau yang ingin menikmati pasta dengan kandungan protein lebih tinggi.

Baca Juga: 11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

4. Mie Konjac

Mie ini dibuat dari tepung konjac yang berasal dari umbi konjac. Konjac mengandung glukomanan yaitu serat larut. Karena rendah karbohidrat dan tinggi serat, mie ini membantu menjaga kenaikan gula darah tetap rendah setelah makan.

Mie konjac cocok bagi mereka yang sensitif terhadap pati atau sedang menjalani pola makan rendah karbohidrat.

5. Pasta Edamame

Pasta edamame terbuat dari kedelai yang diolah menjadi tepung. Pasta ini tinggi protein dan serat. Makanan berbahan dasar kedelai dapat membantu menjaga respons gula darah tetap stabil sekaligus mendukung kesehatan jantung.

Jenis ini sesuai untuk orang yang mencari makanan tinggi protein yang juga baik bagi kesehatan jantung.

6. Pasta Gandum Utuh

Pasta gandum utuh dibuat dari biji gandum utuh yang tidak banyak diproses. Kandungan seratnya lebih tinggi dibanding pasta putih sehingga penyerapan gula berlangsung lebih lambat.

Namun kandungan serat dan proteinnya biasanya masih lebih rendah dibanding pasta dari kacang-kacangan sehingga respons gula darah bisa berbeda pada setiap orang.

Pasta ini cocok bagi mereka yang ingin tetap menikmati rasa pasta yang familiar dengan pilihan yang sedikit lebih baik untuk gula darah.

Baca Juga: 5 Jenis Roti yang Aman untuk Gula Darah Anda, Apa Saja?

Itulah beberapa jenis pasta yang aman untuk gula darah. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.

Hasil French Open 2026: Ubed Capai Final Pertama Super 750, Kalahkan Juara Dunia

Hasil French Open 2026 babak final, Sabtu (24/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah mencapai partai final pertama level Super 750.

Daftar 7 Film Slice of Life Paling Populer dari Indonesia

Pernah dengar genre slice of life? Ternyata ada beberapa film Indonesia yang memiliki genre tersebut. Ini daftarnya.

Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat

Pola makan tinggi natrium dan kolesterol diam-diam memicu penyakit jantung. Simak panduan diet tepat untuk menekan kadar LDL Anda.