MOMSMONEY.ID - Tersimpan manfaat daun pepaya untuk kesehatan tubuh. Yuk, intip beberapa manfaatnya di sini.
Saat ini, pepaya merupakan salah satu tanaman yang paling banyak dibudidayakan buah, biji, dan daunnya untuk berbagai kuliner dan pengobatan tradisional.
Menurut para ahli medis dan gizi pada laman FIKKIA Unair, ekstrak daun pepaya, carica papaya, mengandung profil senyawa bioaktif yang ampuh, termasuk flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid karpain, yang menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang telah terbukti maupun yang sedang dalam tahap penelitian lebih lanjut.
Nah, mari intip apa saja manfaat daun pepaya di sini.
Baca Juga: Bukan Cuma Buah, Berikut Daftar Makanan Pelancar Sembelit agar BAB Lancar
Mengobati gejala demam berdarah
Salah satu manfaat obat yang paling menonjol dari daun pepaya, menurut Healthline, adalah potensinya untuk mengobati gejala tertentu yang berhubungan dengan demam berdarah.
Demam berdarah menimbulkan gejala mirip flu, seperti demam, kelelahan, sakit kepala, mual, muntah, dan ruam kulit. Kasus yang parah juga dapat mengakibatkan berkurangnya kadar trombosit dalam darah.
Meskipun saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan demam berdarah, beberapa pengobatan tersedia untuk mengatasi gejalanya, salah satunya adalah daun pepaya.
Mendukung produksi trombosit
Salah satu manfaat jus daun pepaya yang paling terkenal adalah potensinya membantu meningkatkan jumlah trombosit, terutama pada penyakit seperti demam berdarah.
Penelitian telah menunjukkan peningkatan jumlah trombosit setelah mengonsumsi jus, memberikan harapan selama pemulihan.
Mendukung keseimbangan kadar gula darah
Daun pepaya digunakan dalam praktik pengobatan tradisional untuk mengobati diabetes dan kadar gula darah tinggi.
Meskipun penelitian pada hewan menunjukkan, daun pepaya memiliki efek menurunkan gula darah, belum ada penelitian pada manusia yang mendukung penggunaannya untuk tujuan ini.
Baca Juga: 8 Sayur Ini Bisa Menurunkan Kolesterol Paling Cepat, Layak Dicoba
Memiliki efek anti-inflamasi
Berbagai olahan daun pepaya sering digunakan untuk mengobati berbagai kondisi peradangan internal dan eksternal, termasuk ruam kulit, nyeri otot, dan nyeri sendi.
Daun pepaya mengandung berbagai nutrisi dan senyawa tanaman dengan potensi manfaat anti inflamasi, seperti papain, flavonoid, dan vitamin E.
Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan mengurangi peradangan dan pembengkakan pada kaki tikus yang menderita arthritis. Namun, belum ada penelitian pada manusia yang mengkonfirmasi hasil ini.
Mendukung kesehatan hati
Berbagai sistem pengobatan tradisional telah memanfaatkan sari daun pepaya untuk mendukung fungsi hati dan proses detoksifikasi.
Meskipun bukti ilmiahnya masih terus berkembang, sejumlah penelitian awal, menurut Metropolis India, mengindikasikan bahwa sari daun pepaya dapat membantu melindungi hati dari stres oksidatif.
Membantu pencernaan
Daun pepaya mengandung papain dan chymopapain, enzim yang membantu memecah protein. Jika Anda mengalami ketidaknyamanan pencernaan, jus ini dapat membantu melancarkan proses pencernaan.
Teh dan ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai terapi alternatif untuk meringankan gejala pencernaan yang tidak nyaman, seperti gas, kembung, dan mulas.
Mendukung kesehatan kulit
Daun pepaya sering dikonsumsi atau dioleskan secara topikal untuk menjaga kulit tetap lembut, bersih, dan tampak awet muda.
Enzim pemecah protein dalam daun pepaya yang disebut papain dapat digunakan secara topikal sebagai eksfolian untuk mengangkat sel-sel kulit mati serta berpotensi mengurangi masalah pori-pori tersumbat, ingrown hair, dan jerawat.
Selain itu, enzim daun pepaya telah digunakan untuk membantu penyembuhan luka, dan sebuah penelitian menemukan bahwa enzim tersebut meminimalkan pembentukan jaringan parut pada kelinci.
Itulah tadi beberapa manfaat daun pepaya yang sehat dan berkhasiat untuk kesehatan tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News