M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Makanan Olahan yang Masih Bisa Masuk dalam Pola Makan Sehat

7 Makanan Olahan yang Masih Bisa Masuk dalam Pola Makan Sehat
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa makanan olahan yang masih bisa masuk dalam pola makan sehat. Yuk, cek di sini!

Makanan olahan sering kali mendapat reputasi buruk karena dianggap tinggi gula, garam, dan lemak tidak sehat. Padahal, tidak semua makanan olahan harus dihindari sepenuhnya. Beberapa di antaranya justru tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat selama dipilih dengan cermat dan dikonsumsi dalam porsi yang tepat.

Kuncinya bukan sekadar menghindari makanan olahan, tetapi memahami mana yang masih memiliki nilai gizi baik. Dengan pendekatan yang seimbang, Anda tetap bisa menikmati makanan praktis tanpa mengorbankan kesehatan.

Baca Juga: 8 Menu Sarapan Rendah Gula yang Tidak Bikin Gula Darah Naik

Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa makanan olahan yang masih bisa masuk dalam pola makan sehat:

1. Buah dan Sayuran Beku

Buah dan sayuran beku termasuk makanan olahan karena telah dicuci, dipotong, lalu dibekukan dan dikemas. Meski begitu, biasanya produk ini hanya mengandung sedikit pengawet agar tahan lebih lama.

Mengonsumsi buah dan sayur beku bisa menjadi cara praktis dan hemat untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat. Menariknya, bahan makanan ini biasanya dipanen saat sudah matang sempurna, lalu langsung dibekukan sehingga nutrisinya tetap terjaga.

Saat memilih, sebaiknya hindari produk yang ditambahkan sirup atau saus. Anda bisa langsung mengolahnya saat masih beku atau mencairkannya terlebih dahulu di dalam kulkas.

2. Kacang Kalengan

Kacang seperti kacang merah dan lentil merupakan sumber protein nabati dan serat yang baik. Mengonsumsi kacang kalengan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan mendukung kesehatan jantung.

Selain itu, kacang juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol asupan kalori dan menjaga berat badan tetap sehat.

Namun, kacang kalengan sering mengandung natrium tinggi. Pilih produk dengan label rendah natrium dan bilas kacang dengan air sebelum dikonsumsi agar kandungan garamnya berkurang.

3. Yogurt Yunani Polos

Yogurt Yunani tanpa rasa merupakan sumber kalsium, protein, dan probiotik yang baik untuk tubuh. Konsumsi rutin dapat membantu menjaga kepadatan tulang dan menurunkan risiko gangguan tulang.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi yogurt secara teratur dapat meningkatkan kesehatan tulang, termasuk pada atlet dan wanita setelah menopause.

Hindari yogurt dengan tambahan rasa karena biasanya mengandung gula cukup tinggi. Anda bisa menambahkan buah segar, kacang, atau biji bijian sebagai pemanis alami.

Baca Juga: 10 Tips Panjang Umur dengan Menerapkan Pola Makan Sehat ala Jepang

4. Selai Kacang Alami

Kacang mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, serat, vitamin, dan lemak sehat. Selai kacang alami, termasuk selai almond, kaya akan lemak tak jenuh yang baik untuk jantung.

Lemak sehat ini dapat membantu meningkatkan kolesterol baik sekaligus menurunkan kolesterol jahat, sehingga mendukung kesehatan jantung.

Saat memilih selai kacang, pastikan produk tersebut tidak mengandung tambahan gula, minyak, atau bahan lain. Idealnya, selai hanya terbuat dari kacang.

5. Ikan Kalengan

Ikan kalengan seperti tuna dan salmon sudah matang dan siap dikonsumsi. Makanan ini kaya akan asam lemak omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung.

Omega 3 diketahui dapat membantu meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat. Konsumsi rutin juga dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi dan gangguan jantung.

Anda bisa mengolah ikan kalengan menjadi salad, menambahkannya ke pasta gandum utuh, atau mengombinasikannya dengan alpukat untuk menu yang lebih sehat.

6. Pasta Gandum Utuh

Pasta gandum utuh dibuat dari biji gandum yang masih utuh, sehingga kandungan serat, vitamin, dan mineralnya tetap terjaga. Makanan ini juga dicerna lebih lambat dibandingkan pasta biasa.

Karena itu, pasta gandum utuh membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi lebih tahan lama. Pola makan yang kaya biji bijian utuh juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Saat membeli, pastikan label mencantumkan gandum utuh dan tidak mengandung tambahan gula.

Baca Juga: Tips Makan Sehat untuk Stabilkan Gula Darah dari Dokter, Intip di sini!

7. Burger Sayuran

Burger sayuran biasanya dibuat dari bahan seperti kacang, lentil, atau sayuran. Dibandingkan burger daging, pilihan ini cenderung lebih rendah lemak jenuh.

Burger sayuran juga mengandung serat, karbohidrat, dan protein yang membantu Anda merasa kenyang sekaligus tetap bertenaga. Selain itu, kandungan serat larutnya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Pilih produk dengan bahan alami dan hindari yang mengandung terlalu banyak bahan tambahan. Jika memungkinkan, Anda juga bisa membuatnya sendiri di rumah agar lebih sehat.

Itulah beberapa makanan olahan yang masih bisa masuk dalam pola makan sehat. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Manfaat Minum Jamu Kunyit Asam Saat Haid, Usir Kram Perut hingga Mood Swing

Haid sering bikin tak nyaman? Jamu kunyit asam tawarkan 4 manfaat tak terduga, dari mengatasi kram perut hingga mood swing. Cek di sini.

Hasil Indonesia Open 2026, Wakil Indonesia Bertumbangan Termasuk Fajar/Fikri

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua Rabu (3/6), hanya 4 dari 10 wakil Indonesia maju ke 16 besar. 

7 Menu Sarapan yang Terlihat Sehat tapi Ternyata Bikin Gula Darah Naik

Tahukah bahwa ada beberapa menu sarapan yang terlihat sehat tapi ternyata bikin gula darah naik lo. Yuk, cek selengkapnya di sini!

Mengajarkan Anak Belajar Berbagi Sejak Dini Lewat Berbagi Kurban

McD Berbagi Kurban juga mengajarkan anak berbagi sejak dini. Kebiasaan itu akan menjadi fondasi karakter mereka.

4 Manfaat Kandungan Niacinamide 10% dalam Produk Skincare, Ampuh Usir Flek Hitam!

Ada 4 manfaat kandungan niacinamide 10% dalam produk skincare. Cari tahu informasi selengkapnya di sini.  

6 Makanan yang Sering Dikira Rendah Gula Padahal Tinggi Gula

Ternyata ada beberapa makanan yang sering dikira rendah gula padahal tinggi gula, lho. Apa sajakah itu?

10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Apa saja cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung, ya? Cari tahu di sini, yuk!

6 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Menurunkan Peradangan

Ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa menurunkan peradangan, lho. Apa sajakah itu?          

ShopeePay Beri Tips Kelola Pengeluaran Bulanan Agar Saldo Tak Cepat Habis

Begini tips dari ShopeePay untuk mengelola pengeluaran bulanan agar saldo dompet digital tidak cepat habis.

Investasi Anti-Aging Terbaik! 4 Manfaat Marine Collagen yang Bikin Wajah Awet Muda

Ingin wajah kenyal dan bebas kerutan? Marine collagen bisa jadi solusi. Cari tahu lebih lanjut, ini 4 manfaat marine collagen untuk wajah.