M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Jenis Teh yang Secara Alami Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

7 Jenis Teh yang Secara Alami Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lho, beberapa jenis teh yang secara alami bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Kira-kira apa saja?

Tekanan darah tinggi sering muncul tanpa gejala yang jelas. Saat aktivitas terasa normal, tekanan darah bisa saja terus meningkat dan memengaruhi kesehatan jantung serta pembuluh darah. Karena itu, menjaga pola hidup sehat menjadi langkah penting agar kondisi tubuh tetap stabil.

Selain mengatur pola makan dan rutin bergerak aktif, pilihan minuman juga berpengaruh terhadap tekanan darah. Salah satu yang cukup membantu adalah teh. Beberapa jenis teh mengandung antioksidan dan senyawa alami yang membantu pembuluh darah lebih rileks sehingga aliran darah menjadi lancar.

Teh juga mudah ditemukan dan nyaman dikonsumsi sehari-hari. Namun, tetap perhatikan jumlah gula dan pemanis tambahan agar manfaatnya tidak berkurang.

Baca Juga: 5 Sup yang Aman untuk Tekanan Darah Anda, Mau Coba?

Melansir dari Health, berikut beberapa jenis teh yang secara alami bisa menurunkan tekanan darah tinggi:

1. Teh Kembang Sepatu

Teh kembang sepatu dibuat dari kelopak bunga hibiscus yang dikeringkan. Teh ini tidak mengandung kafein dan memiliki rasa asam yang segar.

Warna merah pada teh berasal dari antosianin, yaitu antioksidan yang juga terdapat pada buah beri dan buah berwarna merah atau ungu. Senyawa ini membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan membuatnya lebih rileks sehingga tekanan darah dapat menurun.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum 2 cangkir teh kembang sepatu setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

2. Teh Hijau

Teh hijau berasal dari tanaman Camellia sinensis yang sama dengan teh hitam dan oolong, tetapi proses pengolahannya berbeda. Teh hijau tidak melalui proses oksidasi sehingga kandungan antioksidannya tetap terjaga.

Salah satu kandungan utama teh hijau adalah katekin. Senyawa ini membantu menjaga pembuluh darah tetap lentur, melancarkan aliran darah, dan mengurangi peradangan.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada orang yang memiliki hipertensi atau risiko penyakit jantung.

Sebagian besar penelitian menunjukkan manfaat bisa dirasakan dengan minum sekitar 2 sampai 4 cangkir per hari. Namun, karena mengandung kafein, orang yang sensitif sebaiknya membatasi jumlahnya atau memilih versi tanpa kafein.

3. Teh Chamomile

Teh chamomile sering diminum untuk membantu tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. Manfaat ini juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil karena stres dan kurang tidur berhubungan dengan risiko hipertensi.

Chamomile mengandung antioksidan seperti flavonoid dan asam fenolat yang membantu mengurangi peradangan dan menjaga kesehatan pembuluh darah.

Meski penelitian tentang pengaruh langsung chamomile terhadap tekanan darah masih terbatas, teh ini tetap baik untuk membantu tubuh lebih tenang dan nyaman.

Baca Juga: 8 Buah-buahan yang Secara Alami Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

4. Teh Hitam

Teh hitam berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau, tetapi daunnya mengalami proses oksidasi penuh sehingga rasanya lebih kuat dan warnanya lebih gelap.

Teh hitam mengandung flavonoid yang membantu melindungi pembuluh darah, mengurangi peradangan, dan mendukung sirkulasi darah yang sehat.

Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang rutin minum 2 sampai 5 cangkir teh hitam per hari cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

Karena mengandung kafein, teh hitam mungkin kurang cocok bagi orang yang sensitif terhadap stimulan.

5. Teh Oolong

Teh oolong diproses setengah oksidasi sehingga rasanya berada di antara teh hijau dan teh hitam.

Teh ini mengandung berbagai antioksidan seperti katekin, theaflavin, dan polifenol yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh oolong dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dalam sebuah penelitian, peserta yang minum teh oolong dengan tambahan GABA mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik.

GABA merupakan senyawa yang membantu menenangkan sistem saraf. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui manfaat teh oolong biasa tanpa tambahan GABA.

6. Teh Bawang Putih

Saat bawang putih dipotong atau dihancurkan, akan muncul senyawa bernama allicin. Senyawa ini membantu melancarkan sirkulasi darah, mengurangi stres oksidatif, dan membuat pembuluh darah lebih rileks.

Penelitian tentang teh bawang putih memang masih terbatas, tetapi beberapa studi mengenai suplemen bawang putih menunjukkan hasil yang cukup baik dalam membantu menurunkan tekanan darah.

Jika ingin mencoba, Anda bisa merebus bawang putih yang sudah dihancurkan dalam air panas lalu menambahkan madu atau lemon agar rasanya lebih nyaman diminum.

Baca Juga: 5 Makanan Tak Terduga yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

7. Teh Jahe

Teh jahe memiliki rasa hangat dan sering digunakan untuk membantu pencernaan. Selain itu, jahe juga dipercaya baik untuk kesehatan jantung.

Senyawa dalam jahe membantu mengurangi peradangan, melancarkan aliran darah, dan membuat pembuluh darah lebih rileks.

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 4.000 orang dewasa menemukan bahwa konsumsi jahe secara rutin berhubungan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Beberapa penelitian lain juga menunjukkan bahwa jahe dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, baik dalam bentuk teh maupun suplemen.

Itulah beberapa jenis teh yang secara alami bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.

Hari Terakhir Promo Burger Bangor, Nikmati Payday Deals & Flashsale Hemat

Jangan lewatkan hari terakhir promo Burger Bangor Payday Deals dan Flashsale Mealtime. Nikmati burger favorit super hemat lewat aplikasi GoFood.

Obat Asam Urat Kolkisin Pemicu Diare, Waspadai Bahaya Dehidrasi!

Obat asam urat kolkisin rentan memicu diare parah. Pahami batas aman penggunaan cairan dan interaksi obat sebelum ginjal Anda terganggu.

Jangan Salah Langkah, Begini Cara Bikin Akun Google Tanpa Gmail!

Mau bikin akun Google tapi ogah pakai Gmail? Simak trik rahasia mendaftarnya agar langsung aktif tanpa kendala.

Bisa Dilakukan di Rumah! 7 Cara Menurunkan Hipertensi agar Tensi Normal Lagi

Tekanan darah tinggi membahayakan kesehatan. Simak cara menurunkan hipertensi di rumah, mulai dari teknik pernapasan hingga diet DASH yang tepat.  

Banyak Digunakan Diet, Simak Manfaat Kesehatan Chia Seed

Berikut ini adalah beberapa daftar manfaat dan fakta menarik tentang chia seed yang tidak banyak diketahui orang.  

Penting untuk Diet! Segini Jumlah Kalori Telur Rebus & Batas Aman Konsumsinya

Sedang jalani program diet? Ketahui jumlah kalori telur rebus per butir, kandungan nutrisinya, hingga batas aman konsumsinya agar diet efektif.