M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Daftar Penyakit Serius Akibat Paparan Asap Kebakaran Hutan yang Harus Diwaspadai

6 Daftar Penyakit Serius Akibat Paparan Asap Kebakaran Hutan yang Harus Diwaspadai
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Apa dampak negatif bagi kesehatan akibat asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan?

Ya, kebakaran hutan kerap terjadi saat musim kemarau tiba. Kondisi inilah yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya Kalimantan.

Akibat kebakaran tersebut, aktivitas masyarakat pun terganggu, habitat hewan-hewan di hutan pun seketika musnah, jarak pandang menurun, hingga yang paling mengerikan adalah penyakit yang mengintai akibat asap dari kebakaran hutan.

Baca Juga: Awas! Ini 5 Penyebab Ginjal Rusak yang Mengintai dari Rutinitas Pagi Anda

Kabut asap dari kebakaran hutan mengandung gas beracun seperti karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), sulfur oksida (SO2), senyawa organik volatil (VOC) yang memicu reaksi alergi, serta ozon.

Belum lagi partikel-partikel halus seperti debu, asap atau kotoran lainnya yang bersatu padu menjadi ancaman bagi masyarakat sekitar.

Di tengah kabut asap tersebut, berbagai penyakit telah menghantui. Sehingga, penting untuk meminimalisir dampaknya dengan menahan diri untuk tidak sering keluar rumah serta selalu menggunakan masker.

Di samping itu, klinik maupun rumah sakit juga harus tetap berjaga untuk membantu masyarakat yang mulai merasakan keluhan akibat dampak dari asap kebakaran hutan.

Baca Juga: Hati-Hati! 5 Makanan & Minuman Ini Bisa jadi Penyebab Kanker Usus, Dibatasi ya

Berikut beberapa penyakit yang berisiko dialami oleh masyarakat akibat asap kebakaran hutan, sebagaimana dikutip dari www.alodokter.com:

1. Gangguan paru-paru

Inilah penyakit yang banyak terjadi akibat terpapar asap kebakaran hutan. Efek jangka panjang dari kabut asap adalah gangguan paru-paru, seperti infeksi pernapasan dan emfisema.

Dan bagi penderita asma, hal ini juga akan memperburuk kondisinya karena zat dalam kabut asap bersifat iritatif yang membuat paru-paru meradang.

2. Iritasi tenggorokan

Selain gangguan paru-paru, dampak kesehatan lainnya adalah iritasi tenggorokan. Kondisi ini bisa terjadi dalam jangka pendek. 

Biasanya ditandai dengan batuk dan adanya iritasi di tenggorokan. Bahkan, kondisinya bisa semakin serius jika terus terkena paparan asap tersebut.

Baca Juga: Jangan Diremehkan! Ini 5 Manfaat Luar Biasa Mandi Air Hangat sebelum Tidur bagi Tubuh

3. Iritasi mata

Mata juga menjadi bagian tubuh yang sensitif. Mata Anda bisa mengalami iritasi akibat paparan debu dan zat iritasi dari asap kebakaran.

Jadi, penting untuk menyediakan obat tetes mata di rumah atau sediakan di tas untuk bisa dibawa setiap Anda bepergian. 

Selain itu, jika beraktivitas di rumah, usahakan menggunakan masker dan kacamata untuk melindungi paparan asap secara langsung.

4. Iritasi kulit

Dampak kesehatan lainnya akibat asap kebakaran hutan adalah iritasi kulit. Apalagi kulit adalah organ tubuh paling luar yang mudah sekali terkena paparan.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa kabut asap bisa meningkatkan risiko penuaan dini, jerawat, memperburuk gejala eksim dan psoriasis, serta terjadinya kanker kulit.

Baca Juga: Bahaya Gula Darah Tinggi Buat Sering Ngantuk Siang Hari

5. Penyakit jantung

Hati-hati jika Anda berada di wilayah dengan paparan asap kebakaran hutan. Hal ini bisa membahayakan jantung Anda.

Dalam jangka pendek, asap tersebut bisa menyebabkan hipertensi dan stroke. Sedangkan dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko jantung koroner dan penumpukan plak di pembuluh darah.

6. Kanker paru-paru

Kondisi kesehatan yang lebih parah akibat paparan asap kebakaran hutan adalah kanker paru-paru. Penyakit yang biasanya menyerang para perokok ini juga bisa menyerang mereka yang terpapar kabut asap. Kenapa?

Karena asap tersebut mengandung partikel yang bersifat karsinogen sebagai penyebab kanker.

Itulah beberapa penyakit yang mengancam akibat terkena paparan asap kebakaran hutan. Jadi, pastikan Anda melakukan upaya-upaya pencegahan untuk meminimalisir risikonya ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kabut Asap di Banyak Wilayah, Ini Ramalan Cuaca Sumatera Utara Besok (29/8) dan Lusa

Cuaca Sumatera Utara cukup beragam pada akhir pekan. Tak sedikit wilayah yang diperkirakan mengalami udara kabur dan kabut asap.

Awas Hujan Petir, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (29/8) dan Lusa

Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi udara kabur. Minggu, Musi Banyuasin dan Lubuk Linggau berpotensi hujan petir.

Mahasiswa Mulai Pindah Kos, Permintaan Jasa Angkut Barang Ikut Melonjak

​Lalamove mencatat kenaikan pesanan layanan pindahan mahasiswa hingga 32,8% di Yogyakarta pada periode akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Waspada Udara Kabur, Cek Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (29/8) dan Lusa

Mayoritas wilayah Sumatera Barat diprediksi cerah besok. Dharmasraya mengalami udara kabur dengan suhu hingga 31°C.

Jangan Biarkan Dietmu Sia-Sia, Ini 7 Cara Mempertahankan Berat Badan agar Tetap Ideal

Mempertahankan berat badan setelah diet terasa lebih sulit daripada menurunkannya. Simak cara mempertahankan berat badan agar tetap konsisten.

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (29/8) dan Lusa, Cek Wilayah yang Cerah

BMKG memprakirakan cuaca di daerah Bantul, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta cerah pada Minggu. Dua wilayah lainnya cerah berawan.

Akhir Pekan Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (29/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Bali didominasi cerah dan cerah berawan. Simak kondisi sembilan kabupaten/kota beserta suhu udaranya.

6 Daftar Penyakit Serius Akibat Paparan Asap Kebakaran Hutan yang Harus Diwaspadai

Kabut asap akibat kebakaran hutan mengandung gas beracun yang bisa memicu berbagai gangguan kesehatan seperti infeksi paru-paru hingga jantung.

Tak Cuma Karya Seni, Pameran Ini Ajak Pengunjung Kenali Produksi Telur

​Pameran Beyond the Cage akan digelar di Taman Ismail Marzuki pada 5-7 September 2026 dan terbuka gratis untuk masyarakat.

Pertamina Gelar Eco RunFest di Akhir Tahun, Kenalkan Eco Jersey dari Manta Liberta

Pertamina Eco RunFest 2026 akan digelar pada 6 Desember 2026 di Plaza Parkir Timur dan Istora, Senayan, Jakarta.