M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Mitos tentang Kolesterol yang Tidak Perlu Dipercaya

8 Mitos tentang Kolesterol yang Tidak Perlu Dipercaya
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lho, beberapa mitos tentang kolesterol yang tidak perlu dipercaya. Apa saja, ya? Intip selengkapnya di sini!

Kolesterol sering kali menjadi kambing hitam setiap kali hasil cek kesehatan menunjukkan angka yang tidak ideal. Tidak sedikit orang langsung merasa cemas, membatasi makan secara berlebihan, atau bahkan salah mengambil keputusan kesehatan karena informasi yang keliru.

Padahal, kolesterol bukan musuh utama tubuh jika dipahami dengan benar. Banyak mitos tentang kolesterol yang beredar dan terdengar meyakinkan, tetapi tidak sepenuhnya sesuai fakta medis.

Baca Juga: 7 Bahaya Kadar Kolesterol Jahat yang Tinggi bagi Kesehatan

Melansir dari Verywell Health, di bawah ini beberapa mitos tentang kolesterol yang tidak perlu dipercaya:

1. Semua Kolesterol Itu Buruk

Faktanya, tidak semua kolesterol berbahaya. Ada kolesterol LDL yang disebut kolesterol jahat karena dapat menempel di dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Plak inilah yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebaliknya, ada kolesterol HDL yang dikenal sebagai kolesterol baik. HDL membantu membawa kolesterol kembali ke hati untuk diproses dan dikeluarkan dari tubuh, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Makanan Tinggi Kolesterol Selalu Menyebabkan Penyakit Jantung

Faktanya, risiko penyakit jantung lebih berkaitan dengan kandungan lemak jenuh dalam makanan, bukan hanya kolesterolnya. Banyak makanan tinggi kolesterol seperti daging merah dan produk susu juga tinggi lemak jenuh.

Namun, makanan seperti telur dan udang yang tinggi kolesterol tetapi rendah lemak jenuh tidak terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung jika dikonsumsi secara wajar.

3. Oat adalah Satu-Satunya Makanan Terbaik untuk Kolesterol

Oat memang dapat membantu menurunkan kolesterol, tetapi bukan satu satunya solusi. Faktanya, mengurangi asupan lemak jenuh dan meningkatkan konsumsi serat secara keseluruhan jauh lebih efektif dalam membantu mengontrol kadar kolesterol.

Baca Juga: 12 Minuman Sehat yang Bantu Turunkan Kolesterol secara Alami

4. Anda Pasti Tahu Jika Memiliki Kolesterol Tinggi

Sebagian besar orang dengan kolesterol tinggi tidak merasakan gejala apa pun. Faktanya, satu satunya cara mengetahui kadar kolesterol adalah melalui tes darah. Pemeriksaan rutin sangat penting, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga kolesterol tinggi atau kondisi seperti diabetes.

5. Wanita Tidak Perlu Khawatir tentang Penyakit Jantung

Faktanya, penyakit jantung juga menjadi penyebab utama kematian pada wanita. Gejalanya bisa berbeda dengan pria, sehingga wanita tetap perlu waspada dan memperhatikan kesehatan jantung.

6. Makan Makanan Tinggi Kolesterol Pasti Meningkatkan Kolesterol Darah

Faktanya, jenis lemak yang dikonsumsi lebih berpengaruh dibandingkan jumlah kolesterol dalam makanan. Lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam darah. Karena itu, penting membatasi asupan lemak jenuh agar kadar kolesterol tetap terkontrol.

Baca Juga: 9 Jenis Buah yang Bantu Turunkan Kolesterol secara Alami

7. Diet dan Olahraga Selalu Cukup untuk Mengontrol Kolesterol

Pola makan sehat dan olahraga memang sangat penting, tetapi tidak selalu cukup bagi semua orang. Faktanya, sebagian orang tetap memerlukan obat penurun kolesterol, terutama jika memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga, diabetes tipe 2, atau penyakit jantung.

8. Hanya Orang dengan Berat Badan Berlebih yang Bisa Memiliki Kolesterol Tinggi

Faktanya, kolesterol tinggi dapat dialami siapa saja, tanpa memandang berat badan atau tingkat aktivitas. Orang dengan berat badan ideal pun tetap perlu melakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Itulah beberapa mitos tentang kolesterol yang tidak perlu dipercaya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 8 Pilihan Sayur yang Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 3-4 Oktober 2026, Cek Jamnya di sini

Yuk, cek jadwal KRL Jogja-Solo akhir pekan 3-4 Oktober 2026, menuju stasiun Palur. Jangan lupa catat jam pentingnya, ya.

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 3-4 Oktober 2026, Catat Waktunya

Ini jadwal KRL Solo-Jogja akhir pekan 3-4 Oktober 2026. Jadwal akhir pekan perlu diperhatikan agar tidak keliru menggunakan jadwal hari biasa.

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.