MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa rekomendasi buah tinggi kalium untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Apa saja, ya?
Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering dijuluki sebagai silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal. Selain rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, dan membatasi konsumsi garam, pola makan juga memegang peranan penting dalam membantu mengontrol tekanan darah.
Salah satu nutrisi yang berperan besar dalam menjaga tekanan darah tetap stabil adalah kalium. Mineral ini membantu tubuh menyeimbangkan kadar natrium, mengendurkan pembuluh darah, dan mendukung fungsi jantung agar bekerja dengan optimal. Kabar baiknya, Anda tidak perlu selalu mengandalkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan kalium. Berbagai jenis buah mengandung kalium alami yang sekaligus kaya vitamin, serat, dan antioksidan.
Lantas, buah apa saja yang paling baik dikonsumsi untuk membantu menurunkan tekanan darah? Berikut rekomendasinya.
Baca Juga: 9 Minuman Tinggi Kalium yang Baik untuk Tekanan Darah, Mau Coba?
Rekomendasi Buah Tinggi Kalium untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa rekomendasi buah tinggi kalium untuk menurunkan tekanan darah tinggi:
1. Pisang
Pisang merupakan salah satu sumber kalium yang paling populer. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 422 mg kalium, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik (angka atas) maupun diastolik (angka bawah). Walaupun penurunannya tidak terlalu besar, perubahan kecil ini tetap bermanfaat karena dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke dalam jangka panjang.
Selain kaya kalium, pisang juga mengandung lebih dari 3 gram serat. Serat membantu menjaga kadar kolesterol, mendukung kesehatan metabolisme, dan menurunkan risiko penyakit jantung.
2. Delima
Delima dan jus delima kaya akan kalium serta antioksidan alami yang baik untuk jantung. Setengah buah delima mengandung sekitar 333 mg kalium, sedangkan satu cangkir jus delima mengandung sekitar 267 mg kalium. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi delima secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi.
Rata-rata, tekanan darah sistolik dapat turun sekitar 5–8 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik turun sekitar 2–3 mmHg. Selain itu, delima juga mengandung lebih dari 11 gram serat dan polifenol, yaitu senyawa antioksidan yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah serta mendukung tekanan darah tetap stabil.
Baca Juga: 5 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Tekanan Darah Tinggi
3. Kiwi
Meski berukuran kecil, kiwi kaya akan berbagai nutrisi penting. Dalam dua buah kiwi terdapat sekitar 602 mg kalium, yang berperan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi dua buah kiwi setiap hari selama beberapa minggu dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik.
Kiwi juga merupakan sumber vitamin C yang sangat tinggi, bahkan lebih banyak dibandingkan jeruk. Kandungan vitamin C dan polifenol di dalamnya membantu mengurangi peradangan serta menjaga kelancaran aliran darah, sehingga baik untuk kesehatan jantung.
4. Alpukat
Alpukat dapat menjadi pilihan buah yang baik untuk membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Dalam satu cangkir alpukat terdapat sekitar 182 mg kalium yang mendukung keseimbangan cairan tubuh dan kesehatan pembuluh darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi alpukat cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah, meskipun manfaatnya biasanya terlihat secara bertahap.
Selain kalium, alpukat juga mengandung magnesium, sekitar 4 gram serat, dan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung. Kombinasi nutrisi tersebut membantu menjaga fungsi pembuluh darah dan mendukung tekanan darah tetap terkendali jika dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat.
5. Jeruk
Jeruk dan buah-buahan sitrus lainnya juga merupakan sumber kalium yang baik. Satu buah jeruk ukuran sedang mengandung sekitar 237 mg kalium, sedangkan satu cangkir jus jeruk mengandung sekitar 248 mg kalium. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi buah jeruk cenderung memiliki tekanan darah sistolik sekitar 3–4 mmHg lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.
Jus jeruk juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dalam jumlah kecil. Manfaat ini berasal dari hesperidin, yaitu senyawa alami pada jeruk yang membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mengurangi peradangan. Agar manfaatnya lebih maksimal, memilih buah jeruk utuh lebih disarankan karena kandungan seratnya masih tetap terjaga.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Jus Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Menyehatkan
Itulah beberapa rekomendasi buah tinggi kalium untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News