M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Manfaat Aktivitas Fisik atau Olahraga untuk Penderita Diabetes

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja manfaat aktivitas fisik atau olahraga untuk penderita diabetes, ya?

Diabetes bukan akhir dari segalanya. Dengan gaya hidup yang tepat, banyak orang dengan diabetes tetap bisa menjalani hidup aktif, sehat, dan produktif.

Salah satu kunci utamanya adalah aktivitas fisik atau olahraga. Bukan hanya soal membakar kalori atau menjaga berat badan, olahraga memiliki peran penting dalam mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi jangka panjang.

Lantas, apa saja manfaat aktivitas fisik atau olahraga untuk penderita diabetes? MomsMoney akan membahasnya di sini. Yuk, simak!

Baca Juga: IDF Resmi Akui Diabetes Tipe 5, Mari Simak Penjelasannya di Sini

Manfaat Aktivitas Fisik atau Olahraga untuk Penderita Diabetes

Olahraga adalah salah satu kebiasaan paling bermanfaat yang bisa dilakukan. Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan, menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Selain itu, olahraga memperkuat otot dan tulang, mengurangi stres dan cemas, serta secara keseluruhan membuat tubuh dan pikiran lebih bugar.

Khusus bagi penderita diabetes, olahraga memiliki manfaat tambahan, yakni membantu menurunkan kadar gula darah dan membuat tubuh lebih sensitif terhadap insulin, sehingga mengurangi risiko resistensi insulin. Berbagai penelitian telah menunjukkan manfaat luar biasa olahraga untuk penderita diabetes.

Dikutip dari laman Health Harvard, ini dia beberapa manfaat aktivitas fisik atau olahraga untuk penderita diabetes:

  1. Olahraga terbukti menurunkan kadar HbA1c (indikator rata-rata kadar gula darah) sebesar 0,7 persen, bahkan pada orang dari berbagai latar belakang dan tanpa perlu penurunan berat badan signifikan.
  2. Semua jenis olahraga, baik aerobik, latihan kekuatan, maupun kombinasi keduanya, sama-sama efektif dalam membantu mengontrol kadar gula darah.
  3. Bagi orang yang jarang bergerak dan memiliki lemak di sekitar perut, latihan aerobik dan latihan kekuatan sama-sama membantu mengurangi resistensi insulin. Kombinasi keduanya ternyata memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan hanya melakukan salah satu jenis latihan.
  4. Penderita diabetes yang berjalan kaki setidaknya dua jam per minggu memiliki risiko lebih rendah meninggal akibat penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak aktif. Jika frekuensi ditingkatkan menjadi tiga hingga empat jam per minggu, risikonya menurun lebih besar lagi.
  5. Wanita dengan diabetes yang berolahraga sedang hingga berat selama empat jam per minggu memiliki risiko 40% lebih rendah terkena penyakit jantung dibandingkan yang tidak berolahraga, bahkan setelah memperhitungkan faktor-faktor lain seperti berat badan, kebiasaan merokok, dan riwayat penyakit jantung.

Itulah beberapa manfaat aktivitas fisik atau olahraga untuk penderita diabetes.

Baca Juga: Perhatikan, Begini 8 Ciri-ciri Luka Diabetes Mau Sembuh

Kapan Waktu yang Paling Tepat untuk Olahraga bagi Penderita Diabetes?

Secara umum, waktu yang paling tepat untuk berolahraga adalah satu hingga tiga jam setelah makan, karena pada waktu inilah kadar gula darah biasanya sedang tinggi.

Bagi Anda yang menggunakan insulin, penting untuk memeriksa kadar gula darah sebelum mulai berolahraga. Jika kadar gula di bawah 100 mg/dL, disarankan untuk makan camilan ringan atau buah agar kadar gula tidak turun terlalu rendah.

Periksa kembali kadar gula darah 30 menit kemudian untuk memastikan sudah stabil. Setelah olahraga berat, kadar gula darah juga sebaiknya dicek kembali, karena bagi pengguna insulin, risiko hipoglikemia (gula darah terlalu rendah) bisa terjadi enam hingga 12 jam setelah berolahraga.

Karena diabetes adalah kondisi serius, ada baiknya Anda memakai gelang atau tanda pengenal medis yang menunjukkan bahwa Anda mengidap diabetes dan apakah menggunakan insulin.

Selain itu, selalu bawa permen atau tablet glukosa sebagai langkah berjaga-jaga jika gula darah turun mendadak saat berolahraga.

Demikianlah ulasan tentang manfaat aktivitas fisik atau olahraga untuk penderita diabetes. Semoga membantu, ya.

Baca Juga: 9 Pilihan Buah yang Cocok untuk Diabetes, Bantu Mengontrol Gula Darah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.