M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Jenis Penyakit Kulit di Area Paha yang Bikin Tidak Nyaman, Apa Itu?

5 Jenis Penyakit Kulit di Area Paha yang Bikin Tidak Nyaman, Apa Itu?
Reporter: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Rasa gatal bisa menjadi pertanda buruk pada kulit, cari tahu jenis-jenis penyakit kulit di area paha. Munculnya gatal di bagian paha dikira gatal biasa.

Namun, Anda perlu mewaspadai jika punya kulit di area paha ini semakin memburuk. Faktanya, terdapat macam-macam penyakit kulit di area paha yang disebabkan oleh berbagai faktor.

Agar tidak keliru, berikut jenis penyakit kulit di area paha yang harus Anda tahu dilansir dari jovee.id, yaitu: 

1. Gesekan

Jenis penyakit kulit di area paha pertama adalah gesekan. Paha bagian dalam sangat rentan terhadap lecet karena dapat bergesekan satu sama lain.

Selain itu, paha bagian dalam juga rentan teriritasi oleh pakaian maupun pakaian dalam. Aktivitas fisik yang tinggi, seperti berlari juga dapat menyebabkan lecet pada paha bagian dalam.

Lecet yang diakibatkan karena gesekan ditandai dengan kulit yang memerah dan melepuh. Gejala ini dapat hilang setelah penyebabnya ditangani. Pastikan untuk segera mengobati lecet tersebut, sehingga terhindar dari infeksi kulit lainnya.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Toner untuk Kulit Kering Harga di Bawah Rp 50.000, Murah tapi Bagus

2. Dermatitis atopik

Dermatitis atopik atau eksim yang menyebabkan kulit memerah, gatal, dan kering. Kondisi ini lebih umum ditemukan pada anak-anak meskipun tidak menutup kemungkinan bisa dialami berbagai usia.

Penyakit ini dapat bermula dari lipatan siku atau lutut, tetapi seringkali juga ditemui pada area tubuh yang lain, termasuk paha bagian dalam.

3. Dermatitis kontak

Jenis penyakit kulit di area paha selanjutnya adalah dermatitis kontak. Dermatitis kontak menyebabkan ruam muncul setelah kulit terpapar bahan iritan (dermatitis kontak iritan) atau alergen (dermatitis kontak alergi).

Bisa muncul di bagian tubuh mana pun, dermatitis kontak umumnya muncul di area lipatan kulit maupun yang lebih sensitif, seperti paha dalam.

Dermatitis kontak iritan dapat disebabkan oleh berbagai zat, termasuk pemutih, deterjen, wewangian, atau pun sabun mandi.

Baca Juga: Tidak Hanya Wanita, Kenali 4 Manfaat Menggunakan Pelembab Wajah untuk Pria

4. Biang keringat

Berikutnya, biang keringat adalah salah satu penyebab penyakit kulit di area paha yang cukup umum. Biang keringat juga dikenal sebagai miliaria.

Penyakit ini terjadi ketika pori-pori tersumbat dan keringat terjebak di dalamnya. Akibatnya kulit terasa gatal dan teriritasi.

Biang keringat biasanya muncul sebagai benjolan kecil di kulit yang dapat muncul di area tubuh mana pun. Mulai dari punggung, dada, selangkangan, hingga paha bagian dalam.

Gejalanya biasanya hilang setelah kulit mendingin dan lebih tenang. Meskipun begitu ruam ini tidak berbahaya.

5. Hidradenitis suppurativa

Jenis penyakit kulit di area paha lainnya adalah hidradenitis suppurativa. Penyakit kulit ini memiliki ruam langka yang muncul sebagai komedo atau benjolan seperti jerawat di bawah kulit.

Dimana benjolan nya dapat pecah dan mengeluarkan nanah. Kondisi ini terjadi saat kulit bergesekan dengan kulit, sehingga dapat terjadi di paha bagian dalam, selangkangan, dan sering terjadi pada ketiak.

Penyebab HS tidak diketahui, tetapi paling sering terjadi pada orang yang:

  • memiliki berat badan berlebih atau obesitas.
  • merokok.
  • mengalami depresi, kecemasan, atau keduanya.
  • menderita diabetes, sindrom metabolik, atau keduanya.
  • Memiliki penyumbatan kelenjar keringat, sindrom yang menggabungkan HS dengan acne conglobata dan membedah selulitis kulit kepala.
  • memiliki karsinoma sel skuamosa di daerah yang terkena.

Menurut American Academy of Dermatology, HS mempengaruhi perempuan tiga kali lebih banyak daripada pria, dan biasanya muncul pada masa pubertas dan menopause. 

Itulah beberapa jenis penyakit kulit di area paha yang harus Anda tahu. Kenali ciri-ciri nya dan segera obati. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Ada beberapa rekomendasi menu diet untuk sarapan agar berat badan turun. Yuk, intip selengkapnya di sini!  

ROMAN Luncurkan 11 Koleksi Granit Premium Xtra 100x100 cm, Ada Tiga Special Effect

​ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra berukuran 100x100 cm, ada tiga spesial effect

Ada Diskon 20% hingga Rp1 Juta, Ini Promo Indodana di Planet Sports Run

Indodana PayLater menghadirkan sejumlah promo untuk peserta Planet Sports Run 2026, mulai dari cicilan 0% hingga diskon hingga Rp1 juta.​  

10 Cara Bikin Berat Badan Bertambah yang Efektif dalam Seminggu

Ternyata begini, lho, cara bikin berat badan bertambah yang efektif dalam seminggu. Mau coba?             

Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba

Ada beberapa rekomendasi snack untuk diet yang rendah kalori, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!   

7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami

Yuk, ketahui beberapa tips diet agar berat badan turun cepat secara alami berikut ini! Apa saja ya?   

5 Fitur Aplikasi Lark Untuk Efisiensikan Kinerja Perusahaan

5 cara aplikasi Lark mendorong kinerja perusahaan lebih cerdas dan produktif di era digital, tidak lagi pindah-pindah aplikasi. 

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?