MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026. Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini dari Kiwoom Sekuritas Indonesia.
Kelanjutan rebound IHSG didukung membaiknya sentimen global setelah Amerika Serikat dan Iran dilaporkan semakin dekat menuju kesepakatan damai. Kabar tersebut berhasil mengangkat bursa saham global sekaligus mendorong investor asing kembali mencatatkan pembelian bersih di pasar domestik.
Sekadar mengingatkan, pada perdagangan Jumat (12/6), IHSG ditutup menguat 2,07% atau 121,62 poin ke level 6.007,66. Penguatan tersebut membawa indeks kembali ke area 6.000 setelah sempat bertahan di bawah level tersebut selama hampir dua pekan.
Investor asing juga mencatatkan aksi beli dengan net buy Rp 287 miliar, menjadi salah satu arus dana harian positif setelah tekanan jual periode panjang.
Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata menjelaskan, sentimen positif berasal dari perkembangan geopolitik Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran telah selesai dan dijadwalkan ditandatangani pada 19 Juni mendatang di Swiss.
Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade angkatan laut AS terhadap Iran, hingga pelepasan aset Iran senilai US$ 25 miliar yang sebelumnya dibekukan.
Prospek dibukanya kembali Selat Hormuz disambut positif oleh pelaku pasar karena dapat mengurangi risiko gangguan pasokan energi global. Dampaknya langsung terlihat pada penurunan harga minyak dunia yang diharapkan dapat membantu meredakan tekanan inflasi global.
Optimisme tersebut juga tercermin di Wall Street. Pada akhir pekan lalu, Dow Jones menguat 0,70%, S&P 500 naik 0,50%, dan Nasdaq bertambah 0,31%. Secara mingguan, ketiga indeks utama AS mencatat kenaikan sekitar 7%.
Selain faktor geopolitik, pasar global juga mendapat dorongan dari debut spektakuler SpaceX di Nasdaq. Perusahaan milik Elon Musk tersebut berhasil menghimpun dana US$ 75 miliar dalam IPO terbesar sepanjang sejarah dan ditutup melonjak 19,2% pada hari pertama perdagangan.
Sentimen positif
Sementara itu, nilai tukar rupiah juga menunjukkan perbaikan. Rupiah pagi ini berada di kisaran Rp 17.769 per dolar AS dan berhasil keluar dari tren pelemahan sebelumnya. Stabilisasi rupiah dinilai menjadi salah satu faktor penting yang dapat membantu mengembalikan kepercayaan investor terhadap aset Indonesia.
Meski demikian, pelaku pasar masih akan mencermati sejumlah agenda penting pekan ini. Fokus utama tertuju pada rapat Federal Reserve yang akan menentukan arah suku bunga acuan AS, serta Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18 Juni yang akan mengumumkan keputusan BI Rate.
Di tengah berbagai sentimen tersebut, Liza cukup optimistis merekomendasikan investor melakukan avarege up dengan cara akumulasi bertahap.
Secara teknikal, area 5.860 (MA10) menjadi level support penting apabila terjadi pullback jangka pendek. Sementara itu, level 6.150 (MA20) menjadi target resistance berikutnya yang akan diuji pasar.
Rekomendasi saham
Cek rekomendasi saham hari ini dari Kiwoom Sekuritas Indonesia
1. AADI
Entry Buy: 8.350 – 8.650
Target Price: 9.000 – 9.350
Support: 8.200 – 8.350
Cut Loss: 8.150
2. INCO
Entry Buy: 4.550 – 4.710
Target Price: 4.900 – 5.100
Support: 4.460 – 4.550
Cut Loss: 4.440
3. INET
Entry Buy: 192 – 199
Target Price: 208 – 216
Support: 188 – 192
Cut Loss: 186
4. UNTR
Entry Buy: 21.925 – 22.500
Target Price: 23.175 – 23.850
Support: 21.625 – 21.925
Cut Loss: 21.575
Perlu diingat, rekomendasi saham ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News