M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Mengajarkan Self-Control pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Wajib Tahu

5 Cara Mengajarkan Self-Control pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Wajib Tahu
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Orang tua wajib tahu, berikut 5 cara mengajarkan self-control pada anak sejak dini. Simak sampai akhir, Moms.

Self-control atau kontrol diri adalah bagian dari kelompok keterampilan (fungsi eksekutif) yang memungkinkan orang dewasa maupun anak-anak untuk mengelola tindakan, emosi, dan pikiran mereka dalam menyelesaikan sesuatu.

Singkatnya, self-control adalah kemampuan untuk berhenti sejenak dan berpikir sebelum mengambil tindakan.

Sebagai keterampilan yang jauh lebih kompleks, self-control pada setiap individu mulai dibangun ketika mereka masih sangat muda dan akan terus berkembang hingga usia 20-an.

Pada anak-anak, self-control akan mereka kembangkan dalam tiga bidang meliputi kontrol impuls, kontrol gerakan, dan kontrol emosi.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Makan Nanas secara Rutin?

Seorang psikolog sosial sekaligus profesor universitas bernama Dr. Walter Mischel menemukan, anak-anak yang menunjukkan self-control atau pengendalian diri yang cukup baik, bahkan ketika masih berusia 4 tahun, cenderung terus berprestasi lebih baik di bidang akademik.

Kemudian, lebih populer di kalangan teman sekelas dan guru, serta sangat sukses dalam karir ketika menginjak usia dewasa.

Lalu, apa sajakah cara yang bisa para orang tua lakukan untuk membantu anak mengembangkan self-control yang baik? Melansir FirstCry Parenting, berikut 5 cara mengajarkan self-control pada anak sejak dini.

1. Buat rutinitas atau jadwal

Cara mengajarkan self-control pada anak yang pertama yaitu membuat jadwal tetap untuk mereka lakukan setiap harinya.

Cara ini bertujuan untuk membiasakan anak dengan apa yang namanya rutinitas. Ketika anak Anda tahu apa saja yang harus mereka lakukan, mereka pun akan cenderung tidak terganggu oleh kegiatan lain.

Anda dapat menetapkan rutinitas pagi dan waktu tidur anak secara konsisten. Dengan begini, anak akan terbantu dan belajar untuk mengikuti rutinitas yang telah ditetapkan secara mandiri.

Untuk anak yang lebih besar, tetapkanlah pekerjaan rumah tangga yang sesuai dengan usia mereka dan dorong mereka untuk bertanggung jawab menyelesaikan pekerjaannya tersebut.

2. Jadilah contoh

Cara mengajarkan self-control pada anak yang kedua yaitu menjadi contoh bagi anak.

Ingatlah bahwa anak-anak Anda akan mengamati dan meniru semua yang Anda lakukan. Jadi, jika Anda kurang bisa mengendalikan diri, si kecil pun akan belajar dari Anda dan berperilaku sesuai dengan apa yang telah mereka lihat.

Ketika anak Anda sering melihat Anda menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar, makan junk food, atau melakukan hal lain yang dikategorikan sebagai contoh yang buruk, bukan tidak mungkin mereka akan menganggap apa yang Anda lakukan tersebut tidak apa-apa untuk mereka lakukan juga.

3. Pastikan anak makan makanan sehat

Cara mengajarkan self-control pada anak yang ketiga yaitu pastikan anak makan makanan sehat.

Makanan bergizi seimbang memainkan peran yang penting dalam perkembangan mental dan sosio-emosional anak Anda.

Meskipun penting, nyatanya nutrisi yang baik dalam makanan masih sering diremehkan dalam hal perkembangan mental individu termasuk anak. Padahal, nutrisi yang dibarengi dengan stimulus yang tepat diklaim dapat meningkatkan kemampuan belajar anak.

Jadi, pastikan anak Anda makan makanan yang sehat setiap hari karena kebiasaan baik ini akan meningkatkan fungsi eksekutifnya. Adapun fungsi eksekutif ini termasuk juga pengendalian diri yang penting bagi anak untuk menavigasi kehidupannya.

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Paru-Paru agar Tetap Sehat dan Kuat, Terapkan yuk!

4. Pujilah perilaku baik anak

Cara mengajarkan self-control pada anak yang keempat yaitu pujilah perilaku baik anak.

Sering kali, perilaku baik anak luput dari perhatian orang tua. Padahal, memuji anak untuk perilaku baik yang telah mereka lakukan sangat penting untuk dibiasakan.

Kebiasaan ini berguna untuk memberikan perhatian positif setiap kali anak menunjukkan self-control. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk memuji anak Anda ketika mereka berhasil atau telah berusaha melakukan sesuatu yang baik tanpa diingatkan terlebih dahulu.

Selain itu, selalu ingat juga untuk senantiasa menunjukkan perilaku yang positif kepada mereka jika Anda ingin lebih sering melihat anak Anda melakukan hal-hal baik.

5. Terapkan batasan

Cara mengajarkan self-control pada anak yang kelima yaitu menerapkan batasan.

Salah satu cara bagi anak Anda untuk dapat belajar tentang self-control yaitu dengan mengalami sendiri apa yang terjadi tatkala mereka tidak melatih mengendalikan diri.

Jika anak Anda tidak menanggapi Anda atau teman-temannya dengan tepat, maka anak perlu memahami bahwa mereka seharusnya memikirkan alternatif tindakan sebelum mereka benar-benar bertindak.

Dengan cara ini, anak akan memiliki kesempatan lebih bagus untuk membuat pilihan yang baik. Konsekuensi seperti kehilangan hak istimewa atau time out juga bisa Anda terapkan ketika anak tidak dapat mengendalikan dirinya dengan baik.

Kedua konsekuensi ini akan membantu anak Anda belajar bahwa melatih self-control dan memutuskan pilihan yang penuh hormat adalah dua hal penting sekaligus baik untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah 5 cara mengajarkan self-control pada anak sejak dini. Dengan membantu anak untuk memahami cara mengendalikan perilakunya, itu artinya Anda sedang mempermudah anak untuk mengendalikan impuls dan menangani emosinya dengan cara yang lebih baik.

Jika dilakukan secara konsisten dan penuh kesabaran, anak pun memiliki kesempatan yang besar untuk mengalami peningkatan harga diri dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

8 Fakta Menarik Norwegia, Negara Asal Haaland yang Warganya Super Tajir dan Bahagia

Yuk, kepoin berbagai fakta menarik Norwegia yang dinobatkan sebagai salah satu negara terkaya dan terbahagia di dunia!

Huawei Pura 90s Pro Max: Baterai 6000mAh & Layar Anti Gores 16x Lebih Kuat

Layar OLED LPTO 6,9 inci Huawei Pura 90s Pro Max dilindungi Kaca Kunlun yang 16x lebih kuat. Ketahui ketahanan gores dan jatuh dari ponsel ini.

Cek Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (16/7), Turun Tipis Jadi Rp 2.633.000 per Gram

Harga emas Antam turun Rp 2.000 menjadi Rp 2.633.000 per gram. Buyback ikut melemah ke Rp 2.380.000 per gram.

IHSG Dibuka Menguat 0,28%, Simak Pergerakan Saham Top Market Cap Pagi Ini (16/7)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 0,28% pada perdagangan Kamis pagi, 16 Juli 2026.

Temani Momen Ngemil Seru, Gery Ciptakan Inovasi Camilan untuk Semua Generasi

Bukan sekedar gaya hidup, ngemil jadi kebutuhan banyak orang di berbagai momen. Gery beri rekomendasinya.

Rahasia Stamina Brutal Erling Haaland, Apa Saja yang Dimakan? Ini Daftarnya

Ingin tahu rahasia stamina brutal Erling Haaland apa saja? Yuk, intip menu pola makan sehat berbasis real food ala sang striker Manchester City!

Jadwal Japan Open 2026: 5 Wakil Indonesia Berlaga, Ana/Trias Langsung ke 8 Besar

Jadwal Japan Open 2026 babak 16 besar Kamis (16/7), lima wakil Indonesia berlaga dengan Ana/Trias langsung melenggang ke perempat final.

Peluang Penguatan IHSG Masih Terbuka, Ini Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas

 Peluang penguatan bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terbuka, hari ini, Kamis, 16 Juli 2026. 

Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas Hari Ini (16/7)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (16/7).​ Simak rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

Promo Kopi Kenangan Nobar World Cup Makin Hemat, Ada Voucher Diskon hingga 40%

Nikmati keseruan nobar World Cup 2026 dengan promo Kopi Kenangan! Diskon bundling hingga 40% dan gratis ongkir menanti Anda.