M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Cara Menjaga Paru-Paru agar Tetap Sehat dan Kuat, Terapkan yuk!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Begini cara menjaga paru-paru agar tetap sehat dan kuat. Intip selengkapnya berikut ini.

Kesehatan paru-paru sering kali baru disadari pentingnya ketika masalah mulai muncul. Organ ini bekerja tanpa henti setiap hari untuk memasok oksigen yang dibutuhkan tubuh sekaligus membuang karbon dioksida.

Tanpa paru-paru yang sehat, aktivitas sederhana seperti berjalan, berbicara, atau bahkan tertawa pun bisa terasa berat. Sayangnya, gaya hidup modern dan paparan polusi membuat paru-paru lebih rentan mengalami gangguan.

Karena itu, menjaga kesehatan paru-paru sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup Anda.

Baca Juga: Waspadai Gejala Awal Kanker Paru Ini, Masyarakat Harus Lebih Peduli

Paru-paru yang terjaga dengan baik tidak hanya membantu Anda bernapas lega, tetapi juga mendukung daya tahan tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Lalu, apa saja langkah yang bisa dilakukan? Melansir dari laman Healthline, berikut ini beberapa cara menjaga paru-paru agar tetap sehat dan kuat:

1. Hentikan kebiasaan merokok

Merokok adalah penyebab utama berbagai masalah paru-paru, termasuk kanker, PPOK, hingga asma.

Kandungan berbahaya seperti nikotin, karbon monoksida, dan tar yang masuk ke dalam tubuh setiap kali Anda merokok membuat paru-paru menghasilkan lebih banyak lendir, merusak jaringan, serta mempersempit saluran pernapasan.

Lama-kelamaan, fungsi paru-paru melemah dan risiko kanker meningkat.

Berhenti merokok memberikan manfaat pada usia berapa pun. Hanya dalam 12 jam setelah berhenti, kadar karbon monoksida dalam darah mulai normal kembali. Beberapa bulan kemudian, fungsi paru-paru akan membaik.

Dalam satu tahun, risiko penyakit jantung Anda bisa berkurang hingga setengahnya dibanding perokok aktif. Memang butuh usaha untuk berhenti sepenuhnya, namun dengan konseling dan bantuan medis, peluang sukses jauh lebih besar.

2. Rutin berolahraga

Olahraga bukan hanya menyehatkan jantung dan otot, tetapi juga sangat bermanfaat bagi paru-paru. Saat berolahraga, paru-paru bekerja lebih keras untuk memasok oksigen dan membuang karbon dioksida. Proses ini membuat paru-paru lebih kuat dan efisien dalam jangka panjang.

Latihan aerobik seperti jalan cepat, berlari, berenang, atau bersepeda membantu meningkatkan kapasitas paru-paru. Gerakan ini juga melatih otot-otot di sekitar dada dan diafragma agar bisa bekerja optimal.

Dengan rajin berolahraga, paru-paru lebih siap menghadapi penuaan dan risiko penyakit. Bahkan, jika suatu saat Anda terkena gangguan paru-paru, kebiasaan berolahraga akan membantu memperlambat perkembangannya.

Baca Juga: Kanker Paru Penyebab Kematian Akibat Kanker Tertinggi di Indonesia

3. Kurangi paparan polusi

Polusi udara adalah salah satu faktor terbesar yang dapat merusak paru-paru. Saat masih muda, tubuh mungkin lebih tahan terhadap racun dari asap kendaraan atau debu. Namun seiring bertambahnya usia, daya tahan itu melemah sehingga risiko infeksi meningkat.

Lindungi paru-paru Anda dengan menghindari asap rokok, memakai masker di area berpolusi, serta tidak berolahraga di dekat lalu lintas padat. Untuk lingkungan dalam ruangan, pastikan rumah selalu bersih dari debu, jamur, dan bulu hewan.

Buka jendela secara rutin agar sirkulasi udara lancar, gunakan pembersih udara bila perlu, dan hindari penggunaan pengharum sintetis yang dapat menambah beban paru-paru.

4. Cegah infeksi dengan menjaga kebersihan

Infeksi seperti flu atau pneumonia bisa sangat berbahaya bagi paru-paru, terutama bagi orang lanjut usia atau penderita penyakit paru kronis.

Untuk mencegahnya, biasakan mencuci tangan dengan sabun, hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor, dan perbanyak konsumsi buah serta sayuran untuk memperkuat sistem imun.

Selain itu, jangan lupa vaksinasi. Suntikan flu tahunan dan vaksin pneumonia sangat dianjurkan, khususnya untuk orang berusia 65 tahun ke atas. Menjaga cairan tubuh tetap cukup juga membantu paru-paru tetap lembap dan berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Waspada, Ini Dia Ciri-Ciri Asam Lambung Naik ke Paru-Paru

5. Latih pernapasan dalam

Kebanyakan orang bernapas dangkal hanya dari dada, padahal paru-paru bisa bekerja lebih optimal dengan pernapasan dalam yang melibatkan diafragma. Latihan ini membantu membersihkan paru-paru, meningkatkan pertukaran oksigen, sekaligus membuat tubuh lebih rileks.

Caranya cukup sederhana. Duduk dengan tenang, tarik napas perlahan melalui hidung sambil menghitung empat detik. Kemudian, hembuskan napas melalui mulut dua kali lebih lama, sekitar delapan detik. Rasakan perut naik dan turun saat melakukannya.

Jika rutin dipraktikkan, teknik ini tidak hanya memperkuat paru-paru tetapi juga membantu mengurangi stres.

Nah, itulah beberapa cara menjaga paru-paru agar tetap sehat dan kuat. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.