M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Bahaya Gaya Hidup Sedentari yang Diam-Diam Mengancam Fisik dan Mental Anda

5 Bahaya Gaya Hidup Sedentari yang Diam-Diam Mengancam Fisik dan Mental Anda
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Gaya hidup sedentari menjadi sebuah fenomena yang banyak dialami oleh sebagian besar orang. Terutama mereka yang sehari-harinya terpaku di satu tempat dalam waktu yang cukup lama.

Gaya hidup sedentari sendiri adalah sebuah gaya hidup yang kurang aktif bergerak atau melakukan aktivitas fisik. Orang yang menjalani gaya hidup seperti ini biasanya akan lebih banyak duduk atau berbaring, sedangkan aktivitas olahraga sangat sedikit.

Baca Juga: Hati-Hati Jebakan! 5 Gaya Hidup Ini Bisa Kuras Uang Anda Tanpa Disadari

Di tengah hiruk-pikuk tuntutan pekerjaan, terutama bagi para pekerja kantoran, gaya hidup sedentari seakan menjadi seragam yang tak terhindarkan.

Pekerjaan yang banyak menghabiskan waktu di kursi dan menatap layar monitor ini membuat pantat setia menempel di kursi selama berjam-jam.

Namun, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama bisa berbahaya bagi kesehatan?

Bukan berarti kita harus berhenti bekerja, melainkan kita perlu menyadari bahwa tubuh bukanlah furnitur kantor. Ia butuh aliran darah, oksigen, dan keringat untuk tetap hidup segar.

Baca Juga: Pikiran Negatif Menumpuk? Ubah Pola Pikir Negatif dengan 5 Teknik Anti Depresi Ini

Nah, gaya hidup sedentari ini memiliki beberapa bahaya bagi tubuh sebagai berikut, bersumber dari www.alodokter.com:

1. Menurunkan imunitas

Bahaya yang pertama adalah bisa menurunkan imunitas tubuh. Seperti yang diketahui bahwa imunitas tubuh sangat penting untuk menjaga tubuh agar lebih kuat dari serangan penyakit.

Ketika tubuh Anda tidak aktif bergerak dalam waktu yang lama, hal ini akan membuat imunitas tubuh menurun. Jadi, orang yang tidak aktif bergerak akan lebih mudah terserang penyakit.

2. Meningkatkan risiko diabetes tipe 2

Gaya hidup sedentari memang terasa santai dan nyaman, namun bahayanya bagi kesehatan sangatlah fatal. Salah satunya adalah meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Akibat dari kurangnya beraktivitas fisik, hal ini bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 112% karena terjadi penumpukan gula di darah.

Baca Juga: 4 Perbedaan Frugal Living dan Pelit dalam Mengelola Keuangan, Jangan Disamakan!

3. Menyebabkan obesitas

Menjalani gaya hidup sedentari bisa menyebabkan obesitas. Di mana kalori yang dibakar oleh tubuh sedikit. Sehingga, lemak akan menumpuk dan berat badan pun meningkat.

Bahkan, dalam sebuah penelitian menemukan bahwa duduk selama 8 jam atau lebih setiap hari bisa meningkatkan risiko obesitas.

4. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Jantung menjadi salah satu penyakit berbahaya yang kerap terjadi dan banyak merenggut nyawa manusia. Tak hanya orang tua, bahkan saat ini semakin banyak anak muda yang terkena penyakit jantung.

Salah satunya disebabkan oleh gaya hidup sedentari, di mana kurang melakukan aktivitas fisik. Akibatnya, terjadi peningkatan tekanan darah dan kolesterol di tubuh.

Jika tekanan darah meningkat, pembuluh arteri yang mendistribusikan darah ke jantung akan menyempit. Inilah yang menjadi penyebab terjadinya penyakit jantung.

Baca Juga: Bukan Ansos atau Introvert, Kenali Cave Syndrome yang Bikin Anda Malas Keluar Rumah

5. Risiko gangguan mental

Tak hanya bahaya fisik, tapi juga mental. Ya, gaya hidup sedentari bisa berisiko mendatangkan gangguan mental, seperti depresi dan kecemasan.

Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, namun ada dugaan bahwa orang yang banyak melakukan aktivitas dengan duduk atau berbaring, membuatnya jarang berinteraksi di luar rumah dan melakukan aktivitas. Sehingga, hal ini bisa membuat kondisinya mudah tertekan.

Jadi, ubah kebiasaan, bangkitlah dari kursi, dan lawan gaya hidup sedentari sebelum ia diam-diam mengubah hidup Anda menjadi sebuah penyakit berbahaya yang menghantui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Infinix 1 Jutaan Ini Boyong Baterai 5160mAh dan Layar 120Hz

Layar 120Hz Infinix Hot 60i tampak memikat untuk kelas 1 jutaan. Temukan catatan performa game dan kompromi ketajaman layarnya.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 17-23 Agustus 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 17-23 Agustus 2026.

Hujan Lebat Masih Guyur Provinsi Ini, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Selasa 18 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di sejumlah provinsi berikut ini.

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Ada yang Menipis, Cek Spread Paling Kecil

Spread harga jual dan buyback emas UBS menyempit signifikan. Namun, selisih harga paling tipis masih tercatat pada emas Pegadaian.

Harga Buyback Emas Terbaru: UBS Melejit Rp 47.000, Antam Tertinggi

Harga buyback emas hari ini sebagian besar naik. Kenaikan terbesar terjadi pada UBS, namun emas Antam tetap yang tertinggi.

Harga Emas Dunia Kembali Tembus US$ 4.400, Bisa Lanjut Naik?

Harga emas kembali menguat ke atas US$ 4.400 per troi ons setelah data ekonomi AS meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Itel VistaTab 30 Pro: Ukuran Tipis 7 mm, Bawa Baterai 10.000mAh

Layar itel VistaTab 30 Pro Capai 13 Inci, tablet murah ini bawa daya 10.000mAh. Kehadiran perangkat ini ubah standar tablet murah berlayar jumbo.

Harga POCO F9 Pro & Spesifikasi Terbaik: Layar AMOLED 185Hz dan Kamera 200MP 

Layar AMOLED 185Hz dan kamera 200MP kini hadir di POCO F9 Pro. Cek bocoran fitur yang bakal mengguncang pasar flagship.

Hasil Kejuaraan Dunia 2026, Alwi dan Putri Melenggang ke Babak 32 Besar

Hasil Kejuaraan Dunia 2026, Senin (17/8), tunggal putra Indonesia Alwi Farhan dan tunggal putri Putri Kusuma Wardani melenggang ke babak 32 besar.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 18 Agustus 2026, Tahan Diri Sebelum Ambil Sikap

Simak ramalan zodiak besok Selasa 18 Agustus 2026, mulai karier, keuangan, cinta hingga kesehatan untuk Aries sampai Pisces.