M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Perbedaan Frugal Living dan Pelit dalam Mengelola Keuangan, Jangan Disamakan!

4 Perbedaan Frugal Living dan Pelit dalam Mengelola Keuangan, Jangan Disamakan!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Belakangan ini, tren gaya hidup frugal living atau hidup hemat berkesadaran semakin populer dan banyak diadopsi oleh masyarakat modern yang ingin mencapai kebebasan finansial di masa depan.

Namun, di tengah antusiasme tersebut, sering kali terjadi kesalahpahaman dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang berniat menjalani frugal living justru terjebak dalam perilaku pelit. Atau sebaliknya, mereka yang hidup hemat malah dicap pelit oleh lingkungan sekitar.

Padahal, secara psikologis dan finansial, kedua konsep ini memiliki filosofi dasar yang sangat bertolak belakang. Perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada tujuan, nilai efisiensi, dan dampak emosional yang ditimbulkan terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: 4 Alasan Wanita Harus Punya Penghasilan Sendiri di Era Modern

Memahami batasan yang jelas antara hemat dan pelit akan membantu Anda mengelola uang dengan bijak tanpa harus mengorbankan kualitas hidup dan hubungan sosial.

Agar tidak salah kaprah, inilah 4 perbedaan frugal living dan pelit yang wajib Anda tahu sebagaimana dilansir dari Psychology Today dan Forbes.

1. Fokus Utama

Perbedaan paling mencolok yang memisahkan pelaku frugal living dan orang pelit adalah tolok ukur mereka saat mengeluarkan uang.

Orang-orang yang menerapkan frugal living sangat berfokus pada value for money atau nilai guna jangka panjang dari suatu barang. Mereka tidak keberatan membeli sepatu yang sedikit lebih mahal asalkan memiliki material yang kokoh dan bisa bertahan hingga bertahun-tahun ke depan, karena secara perhitungan itu jauh lebih hemat.

Sebaliknya, orang pelit hanya peduli pada nominal harga yang murah di awal (price-oriented). Mereka akan selalu memilih opsi paling murah tanpa memikirkan kualitas, meskipun barang tersebut cepat rusak dan memaksa mereka untuk membelinya kembali dalam waktu dekat yang justru berujung pada pemborosan.

2. Alasan Dasar di Balik Penghematan

Perilaku keuangan seseorang sangat dipengaruhi oleh kondisi mental dan niat di dalam benaknya. Gaya hidup frugal living didasari oleh tujuan finansial yang jelas dan positif, seperti ingin bebas dari utang, mengumpulkan dana pensiun lebih cepat, atau berinvestasi untuk masa depan keluarga.

Mereka mengontrol pengeluaran dengan penuh kesadaran dan rasa bahagia karena tahu ada target besar yang ingin dicapai.

Sementara itu, sifat pelit umumnya digerakkan oleh rasa cemas, ketakutan yang berlebihan akan kehilangan uang, atau keserakahan. Orang pelit cenderung menahan uangnya bukan untuk dialokasikan ke pos yang lebih berguna, melainkan sekadar ingin menimbun kekayaan karena merasa tidak pernah puas atau selalu merasa kekurangan.

Baca Juga: 4 Penyebab Perut Buncit pada Wanita yang Jarang Disadari, Bikin Susah Langsing

3. Dampak Terhadap Kualitas Hidup Diri Sendiri dan Kenyamanan Keluarga

Frugal living adalah tentang menyederhanakan hidup untuk meningkatkan kualitasnya, bukan tentang menyiksa diri.

Pelaku gaya hidup ini tahu kapan harus memangkas pengeluaran yang tidak penting (seperti langganan aplikasi yang jarang dipakai) serta kapan harus mengeluarkan uang untuk hal krusial seperti makanan bergizi, kesehatan, dan pendidikan yang layak demi kenyamanan hidup harian.

Sangat kontras dengan hal tersebut, orang yang pelit tega mengorbankan kenyamanan, kesehatan, bahkan keselamatan diri sendiri dan keluarganya demi menghemat sepeser uang. Mereka mungkin akan memilih melewatkan makan makanan bernutrisi, menunda berobat ke dokter saat sakit, atau membiarkan fasilitas rumah rusak parah hanya karena tidak mau kehilangan uangnya.

4. Sikap Pengeluaran yang Melibatkan Orang Lain dalam Hubungan Sosial

Perbedaan terakhir yang sangat memengaruhi penilaian lingkungan sekitar adalah bagaimana kedua karakter ini memperlakukan orang lain secara finansial.

Orang yang menjalani frugal living hanya bersikap ketat pada anggaran pribadi dan tetap menghargai komitmen sosial seperti adil dalam membagi tagihan saat makan bersama teman, memberikan tip yang layak untuk pengemudi ojek online, atau memberikan kado yang pantas saat sahabat menikah.

Di sisi lain, orang pelit cenderung egois dan sering kali merugikan atau memanfaatkan orang lain demi keuntungan finansialnya sendiri. Mereka biasanya suka menghindar saat tiba waktunya membayar tagihan kelompok, menawar jasa pekerja kecil dengan harga yang tidak manusiawi, atau sengaja tidak mau menyumbang dalam kegiatan sosial.

Itulah 4 perbedaan frugal living dan pelit dalam mengelola keuangan. Agar Anda bisa menerapkan gaya hidup frugal living yang sehat tanpa dicap sebagai orang pelit, mulailah dengan membuat anggaran yang seimbang dan fleksibel.

Jangan memotong semua anggaran kesenangan Anda hingga 0%, melainkan alokasikan pos khusus untuk hiburan, apresiasi diri, dan berbagi kepada sesama meskipun dalam jumlah yang minimal. Ingatlah bahwa esensi dari frugal living adalah mengendalikan uang agar Anda bisa menikmati hidup dengan lebih bermakna dan tenang, bukan menjadikan uang sebagai majikan yang mengendalikan seluruh kebahagiaan dan kebebasan Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Isi Waktu Luang Anak Tak Harus dengan Gadget, Coba Aktivitas Kreatif Ini

Pizza Hut dan Play-Doh menawarkan aktivitas kreatif yang dapat dilakukan anak bersama keluarga di waktu luang.

Set Lengkap Serba 60 Ribuan! Ada Promo Pepper Lunch Senin Happy untuk Awali Pekan

Manfaatkan promo Pepper Lunch hari Senin untuk menikmati sajian daging favorit plus minuman segar dengan harga hemat.

Aqua Bawa Teras Adem ke Pestapora 2026, Jadi Ruang Singgah di Tengah Festival

Seharian di Pestapora 2026, Aqua menyediakan titik isi ulang air dan ruang istirahat bagi pengunjung.   

6.000 Pelari Ikut Herbalife Run 2026, Momentum Positif Dorong Gaya Hidup Aktif Sehat

Herbalife Indonesia menggelar Herbalife Run 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Minggu (27/9). 

Promo Superindo Weekday 28 Sept-1 Oktober 2026, Anggur-Telur Omega Diskon hingga 45%

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 28 September-1 Oktober 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Tidak Bisa Diam, 5 Zodiak Paling Suka Traveling ke Mana-Mana

Apakah zodiak Anda termasuk dalam daftar zodiak yang doyan traveling atau jalan-jalan? Yuk, cari tahu di sini.​

9 Film Horor Tentang Satanis dan Sekte Sesat Penuh Misteri Menegangkan

Langsung intip beberapa rekomendasi film horor tentang sekte sesat dan satanis menyeramkan berikut ini, yuk.

Cari Tahu Cara Menghilangkan Mata Panda biar Mata Jadi Segar Kembali di Sini

Agar tidak menjadi makin parah, coba gunakan cara alami untuk mencegah kemunculan dan menghilangkan mata panda berikut ini.

5 Jenis Keintiman dalam Hubungan yang Bukan Cuma dari Hubungan Seks

Keintiman dalam hubungan tak hanya dari seks, ini beberapa jenis keintiman dalam hubungan yang juga wajib Anda ketahui bersama pasangan.​

BNI Sekuritas Bagikan 6 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Senin (28/9)

BNI Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini Senin (28/9/2026).​ Simak ulasannya berikut.