M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Tanda Hormon Kortisol Tinggi pada Wanita, Salah Satunya Perut Buncit

4 Tanda Hormon Kortisol Tinggi pada Wanita, Salah Satunya Perut Buncit
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Menjalani rutinitas yang padat, tuntutan pekerjaan, hingga tuntutan peran dalam kehidupan sehari-hari sering kali membuat wanita berada dalam kondisi stres kronis tanpa disadari.

Ketika tubuh mengalami tekanan mental atau fisik secara terus-menerus, kelenjar adrenal akan melepaskan hormon kortisol atau yang lebih dikenal sebagai "hormon stres" secara berlebihan.

Secara biologis, hormon kortisol sebenarnya berfungsi penting untuk mengatur tekanan darah, mengontrol gula darah, dan mengelola energi saat tubuh menghadapi bahaya. Namun, jika kadarnya tetap tinggi dalam jangka panjang, hormon ini dapat mengacaukan fungsi organ tubuh lainnya dan menimbulkan dampak buruk yang signifikan bagi kesehatan fisik maupun mental wanita.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Penderita Asam Urat: Jamur Kancing Aman Dikonsumsi

Fluktuasi kortisol yang ekstrem sangat memengaruhi sistem reproduksi, metabolisme, hingga penampilan luar seorang wanita. Mengidentifikasi gejalanya sejak dini adalah kunci utama untuk mencegah komplikasi kesehatan yang lebih serius.

Melansir Harvard Medical School dan The Endocrine Society, ada 4 tanda hormon kortisol tinggi pada wanita yang wajib diwaspadai. Berikut penjelasannya.

1. Penumpukan Lemak yang Tidak Biasa di Area Perut dan Wajah

Tanda hormon kortisol tinggi pada wanita yang pertama yaitu penumpukan lemak yang tidak biasa di area perut dan wajah.

Salah satu tanda paling nyata dari melonjaknya kadar kortisol pada wanita adalah perubahan drastis pada cara tubuh menyimpan lemak.

Secara ilmiah, hormon kortisol yang tinggi akan merangsang pelepasan insulin dan memicu sinyal kelaparan di otak, yang membuat Anda terus-menerus mendambakan makanan manis, asin, dan tinggi kalori.

Lebih dari itu, hormon kortisol yang tinggi menginstruksikan tubuh untuk memindahkan sel-sel lemak ke area viseral (perut bagian dalam) karena area ini memiliki lebih banyak reseptor kortisol. Kondisi ini menyebabkan timbulnya fenomena stress belly atau perut buncit yang sangat sulit dikecilkan meskipun Anda sudah berolahraga.

Pada beberapa kasus yang lebih intens, penumpukan lemak ini juga terjadi di area wajah, sehingga membuat wajah tampak lebih bulat dan bengkak (moon face).

2. Siklus Menstruasi Tidak Teratur atau Berhenti Total

Tanda hormon kortisol tinggi pada wanita yang kedua yaitu siklus menstruasi tidak teratur atau berhenti total.

Sistem reproduksi wanita sangat sensitif terhadap sinyal stres yang dikirimkan oleh otak. Ketika kadar kortisol melambung tinggi, hormon ini akan mengganggu kinerja hipotalamus (bagian otak yang berfungsi mengatur kelenjar reproduksi).

Akibatnya, produksi hormon reproduksi utama seperti LH (Luteinizing Hormone), FSH (Follicle Stimulating Hormone), estrogen, dan progesteron akan ikut kacau atau tertekan.

Efek domino dari gangguan hormonal ini adalah siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur, darah haid yang keluar terlalu sedikit atau justru terlalu banyak, hingga mengalami amenorea atau berhenti haid berbulan-bulan. Kondisi ini tentu juga berdampak langsung pada penurunan tingkat kesuburan wanita.

Baca Juga: Hyrox Viral, Apa Rahasia di Balik Latihan Hybrid Mendunia Ini?

3. Gangguan Tidur Kronis dan Rasa Lelah Sepanjang Hari

Tanda hormon kortisol tinggi pada wanita yang ketiga yaitu gangguan tidur kronis dan rasa lelah sepanjang hari.

Dalam kondisi normal, hormon kortisol memiliki ritme sirkadian yang teratur. Kadarnya memuncak di pagi hari untuk membantu kita terbangun dan berenergi, lalu perlahan turun hingga mencapai titik terendah di malam hari agar kita bisa tidur nyenyak.

Namun, saat seorang wanita mengalami stres kronis, produksi kortisol di malam hari tetap bertahan di level yang tinggi. Akibatnya, Anda akan mengalami fenomena tired but wired, yaitu kondisi di mana tubuh merasa sangat lelah secara fisik, namun pikiran Anda tetap waspada, cemas, dan tidak bisa tenang (overthinking).

Hal ini dapat memicu insomnia, membuat Anda sering terbangun di tengah malam, dan merasa tidak segar atau kehabisan energi saat terbangun di pagi hari berikutnya.

4. Kerusakan Kulit Wajah yang Parah dan Kerontokan Rambut

Tanda hormon kortisol tinggi pada wanita yang keempat yaitu kerusakan kulit wajah yang parah dan kerontokan rambut.

Dampak dari tingginya hormon kortisol juga akan tecermin secara jelas pada penampilan luar seorang wanita, terutama pada kulit dan rambut.

Kortisol tingkat tinggi secara langsung merangsang kelenjar minyak di wajah untuk memproduksi sebum secara berlebihan. Minyak berlebih ini, jika bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati, akan menyumbat pori-pori dan memicu jerawat meradang yang sulit disembuhkan dengan skincare biasa.

Selain itu, hormon kortisol yang tinggi dapat menghambat produksi kolagen dan protein alami tubuh, sehingga membuat kulit wajah kehilangan elastisitasnya, tampak kusam, tipis, dan lebih cepat muncul garis-garis halus.

Di saat yang sama, folikel rambut akan melemah dan memasuki fase istirahat lebih cepat, yang berujung pada kerontokan rambut yang parah (telogen effluvium).

Itulah 4 tanda hormon kortisol tinggi pada wanita. Jika Anda merasakan kombinasi dari tanda-tanda di atas, mengandalkan perawatan kosmetik atau diet ketat saja tidak akan menyelesaikan masalah utamanya. Langkah paling bijak untuk menurunkan kadar kortisol secara alami adalah dengan memperbaiki manajemen stres dari dalam.

Cobalah untuk rutin mempraktikkan teknik pernapasan dalam, yoga, atau meditasi minimal 10 menit sehari untuk menenangkan sistem saraf pusat. Selain itu, batasi konsumsi kafein berlebih (seperti kopi atau teh pekat) terutama di sore hari. Pasalnya, kafein dapat memicu kelenjar adrenal memproduksi lebih banyak kortisol, yang akan memperburuk gangguan tidur dan kecemasan Anda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.