MOMSMONEY.ID - Parfum telah lama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gaya hidup banyak orang, baik pria maupun wanita.
Saat Anda berkunjung ke gerai parfum atau menjelajahi toko online, Anda pasti sering melihat istilah-istilah seperti Eau De Parfum (EDP) dan Extrait De Parfum tertera pada label kemasan.
Perbedaan istilah ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan sebuah klasifikasi ilmiah yang menentukan kualitas, formula, dan pengalaman penciuman yang akan Anda dapatkan dari sebuah parfum.
Baca Juga: 4 Tanda Hormon Kortisol Tinggi pada Wanita, Salah Satunya Perut Buncit
Perbedaan mendasar dari Eau De Parfum (EDP) dan Extrait De Parfum terletak pada konsentrasi minyak wangi murni yang dilarutkan ke dalam alkohol. Dengan memahami karakteristik masing-masing, itu akan membantu Anda memilih aroma yang paling sesuai dengan aktivitas, jenis kulit, dan budget.
Selengkapnya, inilah 4 perbedaan Eau De Parfum dan Extrait De Parfum yang perlu Anda tahu sebagaimana dilansir dari The Fragrance Foundation dan Vogue.
1. Tingkat Konsentrasi Minyak Wangi Murni
Perbedaan paling mendasar yang memisahkan kedua kasta parfum ini adalah persentase konsentrasi minyak wangi murni di dalamnya.
Eau De Parfum umumnya memiliki kadar konsentrasi minyak berkisar antara 15% hingga 20%. Ini menjadikannya salah satu jenis parfum paling populer di pasaran karena formulanya yang seimbang.
Di sisi lain, Extrait De Parfum berada di kasta tertinggi dunia parfum dengan konsentrasi minyak wangi mencapai 20% hingga 40%. Tingginya kadar minyak murni ini membuat struktur cairan Extrait De Parfum terasa lebih kental dan pekat saat diaplikasikan ke kulit.
2. Daya Tahan Aroma dan Kecepatan Penguapan (Longevity)
Karena memiliki perbedaan konsentrasi minyak murni, daya tahan kedua jenis parfum ini saat diaplikasikan ke tubuh juga otomatis berbeda.
Kandungan alkohol yang lebih tinggi pada Eau De Parfum membuatnya menguap lebih cepat ke udara. Adapun ketahanan aromanya terbilang standar yaitu berkisar antara 5-8 jam, tergantung pada aktivitas dan cuaca.
Sebaliknya, karena Extrait De Parfum didominasi oleh minyak murni dan sangat minim alkohol, proses penguapan aromanya berjalan dengan sangat lambat. Parfum jenis Extrait mampu bertahan di kulit selama 8-12 jam. Bahkan, aromanya sering kali masih menempel erat pada serat pakaian hingga keesokan harinya.
Baca Juga: Stop Skincare-an Kalau Masih PMO! Ini 4 Efek PMO bagi Wajah yang Wajib Anda Tahu
3. Karakteristik Penyebaran Aroma di Udara (Sillage dan Projection)
Secara ilmiah, performa parfum dipengaruhi oleh alkohol yang berfungsi membantu menyebarkan molekul aroma ke udara (projection).
Karena Eau De Parfum memiliki kandungan alkohol yang cukup, maka parfum jenis ini memiliki jejak aroma (sillage) yang kuat dan menyebar luas saat Anda berjalan.
Sementara itu, Extrait De Parfum cenderung berkarakter lebih intim dan melingkar dekat di kulit (skin scent). Aromanya akan tercium sangat kaya, halus, dan mendalam ketika seseorang berada dalam jarak dekat atau melakukan kontak fisik dengan Anda.
4. Keamanan bagi Pemilik Kulit Sensitif dan Rentan Alergi
Kandungan alkohol dan air di dalam parfum ternyata berdampak langsung pada kesehatan kulit pemakainya, lho. Alkohol sendiri merupakan salah satu bahan yang dapat memicu reaksi alergi, membuat kulit menjadi kering, kemerahan, atau terasa perih bagi sebagian orang.
Dalam hal ini, Extrait De Parfum jauh lebih unggul dan aman bagi pemilik kulit sensitif karena formulanya yang kaya akan minyak alami dan sangat rendah alkohol. Keberadaan minyak murni tersebut justru membantu menjaga kelembapan di titik-titik nadi Anda.
Sebaliknya, pengguna Eau De Parfum dengan kulit yang sangat sensitif disarankan untuk menyemprotkan parfum ke pakaian atau memastikan kulit telah dilapisi pelembap terlebih dahulu.
Itulah 4 perbedaan Eau De Parfum dan Extrait De Parfum yang perlu Anda tahu. Selain mempertimbangkan daya tahan dan jenis kulit, sesuaikan penggunaan parfum Anda dengan waktu dan acara.
Eau De Parfum sangat cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, pergi ke kantor, atau saat cuaca hangat karena aromanya yang segar dan menyebar dengan baik di ruang terbuka. Sementara itu, kemewahan dan kepekatan aroma Extrait De Parfum akan bekerja paling maksimal untuk acara-acara formal di malam hari, kencan romantis, atau pesta di ruangan ber-AC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News