MOMSMONEY.ID - Memiliki gigi seputih mutiara tentu menjadi idaman banyak orang. Kendati demikian, perubahan warna gigi menjadi kekuningan sering kali terjadi tanpa kita sadari akibat kebiasaan makan.
Enamel atau lapisan terluar gigi pada dasarnya memiliki pori-pori mikroskopis yang mudah menyerap pigmen warna gelap serta zat asam dari hidangan yang kita nikmati.
Proses perubahan warna gigi dipicu oleh dua faktor utama dalam makanan yaitu kandungan chromogen (zat warna pekat) dan kadar asam tinggi yang mengikis enamel sehingga lapisan dentin yang berwarna kuning di bawahnya menjadi lebih terlihat.
Baca Juga: Mau Bleaching Gigi? Ketahui Dulu 4 Efek Samping Bleaching Gigi yang Biasanya Muncul
Batasi konsumsinya, berikut adalah 4 makanan penyebab gigi kuning sebagaimana dilansir dari American Dental Association (ADA), Cleveland Clinic, dan Healthline.
1. Buah-Buahan Berwarna Pekat
Meskipun sangat sehat dan kaya akan antioksidan, kelompok buah-buahan berwarna pekat seperti buah naga merah, blackberry, blueberry, delima, dan anggur merah mengandung zat chromogen organik yang sangat kuat.
Saat Anda mengunyah buah-buahan ini, pigmen warnanya yang pekat langsung melapisi permukaan gigi.
Jika sisa-sisa buah tidak segera dibersihkan dengan membilas mulut atau menyikat gigi, senyawa warnanya akan terikat erat dengan enamel dan meninggalkan noda kekuningan atau keunguan dalam jangka panjang.
2. Saus Berwarna dan Bumbu Kari
Saus olahan seperti saus tomat, kecap manis, saus kedelai (soy sauce), serta bumbu kari yang kaya akan rempah kunyit merupakan musuh tersembunyi bagi kecerahan gigi Anda.
Saus tomat dan bumbu kari memadukan dua zat berbahaya bagi warna gigi sekaligus, yaitu pigmen warna yang sangat pekat dan tingkat keasaman yang tinggi.
Asam dalam saus akan melemahkan dan membuka pori-pori enamel gigi, sehingga memudahkan pigmen warna kuning dan merah tua dari bumbu untuk meresap masuk jauh ke dalam struktur gigi.
Baca Juga: 4 Aroma Parfum yang Cocok untuk Olahraga, Tetap Segar meski Berkeringat
3. Permen Manis dan Makanan Tinggi Gula
Permen keras, permen kenyal, dan makanan manis olahan tidak hanya memicu masalah gigi berlubang, tetapi juga mempercepat proses penguningan gigi.
Gula dalam permen akan diubah oleh bakteri alami mulut menjadi zat asam pekat yang dengan cepat mengikis dan menipiskan lapisan enamel. Ketika lapisan enamel yang putih mulai menipis, lapisan dentin di bawahnya yang secara alami berwarna kekuningan akan tampak membayang ke permukaan.
Ditambah lagi, permen berbahan pewarna buatan pekat akan semakin mudah menempel pada enamel yang sudah terkikis asam tersebut.
4. Acar dan Makanan Olahan Cuka
Acar mentimun, bit olahan, maupun sayuran lain yang direndam dalam larutan cuka memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi.
Kandungan asam asetat dari cuka merupakan agen utama yang dapat melunakkan serta mengikis enamel gigi secara agresif jika dikonsumsi terlalu sering.
Saat lapisan pelindung enamel menipis, struktur gigi menjadi jauh lebih rentan terhadap erosi fisik, mudah mengalami penguningan alami dari dentin, serta lebih gampang menyerap warna dari hidangan lain yang Anda santap setelahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News