MOMSMONEY.ID - Mengonsumsi makanan kemasan berlebih bisa memicu gula darah tinggi. Makanan kemasan mengandung zat tambahan seperti pewarna dan perasa tetapi rendah serat dan vitamin.
Sandra Zhang, dokter ahli gizi menjelaskan bahwa makanan kemasan cenderung tinggi gula, garam, dan lemak tidak sehat. Makanan kemasan biasanya mengandung gula tersembunyi seperti fruktosa, maltodekstrin dan dekstrosa.
Makanan kemasan picu resistensi insulin & kenaikan gula darah
WHO merekomendasikan konsumsi gula tambahan tidak lebih dari 25g per hari. Gula tersembunyi tidak hanya terdapat dalam makanan kemasan dan camilan manis, tetapi juga ada dalam protein bar dan minuman energi.
Baca Juga: Makan Buah Tinggi Karbo Bikin Gula Darah Tinggi, Ini Alternatif yang Lebih Aman
Mengonsumsi gula tersembunyi dalam makanan kemasan menyebabkan lonjakan gula darah. Pankreas akan melepaskan insulin berulang kali untuk mengatasi lonjakan ini, tapi akhirnya menyebabkan resistensi insulin.
Asupan gula tambahan yang tinggi memperburuk resistensi insulin, sehingga mengganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa secara efisien. Lonjakan gula darah yang berulang akan membebani pankreas dan menyebabkan kadar insulin yang tinggi secara terus-menerus.
Hal ini bisa memperburuk bagaimana gula memengaruhi pengendalian gula darah.
Dampak buruk lain dari konsumsi makanan kemasan
Selain gula darah tinggi, konsumsi makanan kemasan bisa memberikan dampak buruk seperti berikut:
- Perlemakan hati, obesitas dan peradangan kronis
- Kelebihan gula diubah menjadi lemak di hati, yang men
- Trigliserida dan kolesterol LDL tinggi
- Penumpukan lemak perut
Semua kondisi ini meningkatkan risiko sindrom metabolik dan penyakit kardiovaskular. Konsumsi gula tersembunyi dalam makanan kemasan dalam jangka panjang merusak pembuluh darah, meningkatkan stres oksidatif, dan memicu peradangan tanpa gejala yang menyebabkan hipertensi dan penyakit jantung.
Daftar makanan kemasan yang menyebabkan gula darah tinggi
Pahami berbagai daftar makanan kemasan yang menyebabkan gula darah tinggi:
1. Sereal, protein bar & granola
Sereal dan granola yang tampak sehat pun mengandung gula tambahan yang tinggi dalam bentuk camilan. Satu porsi granola rasa dapat mengandung 15-20 g gula, setara dengan satu porsi makanan penutup.
2. Yogurt, jus & smoothie berperisa
Yogurt rasa, smoothie dalam botol, dan jus kemasan yang diberi label tanpa tambahan gula tetap menggunakan konsentrat hingga 20-30g gula per sajian. Makanan kemasan ini harus dibatasi agar tidak memicu gula darah tinggi.
3. Saus tomat dan saus salad
Dua sendok makan saus tomat dapat mengandung hingga 5g gula. Saus pasta siap pakai, campuran mayones, dan saus salad seringkali menyembunyikan gula atau maltodekstrin untuk meningkatkan rasa dan kekentalan.
Baca Juga: Gula Tinggi Darah Tanpa Gejala Ternyata Mampu Merusak Jantung dan Ginjal
4. Biskuit dan minuman energi
Biskuit seringkali menggunakan gula tambahan seperti maltitol atau gula tersembunyi seperti sirup beras. Multigrain atau protein yang dipasarkan untuk mendukung kebugaran juga mengandung sirup dan konsentrat.
Sehingga, tidak baik dikonsumsi penderita gula darah tinggi. Itulah daftar makanan kemasan yang bisa memicu gula darah tinggi dan penting untuk dibatasi konsumsinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News