M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Efek Samping Skincare Overclaim untuk Kulit, Iritasi hingga Kerusakan Ginjal

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ketahui efek samping skincare overclaim untuk kulit, mulai dari iritasi hingga risiko jangka panjang. Cari tahu bagaimana klaim berlebihan bisa menjerumuskan.

Istilah skincare overclaim merujuk pada praktik promosi produk skincare dengan klaim berlebihan atau tidak didukung bukti ilmiah yang kuat. Contohnya, menyembuhkan jerawat hanya dalam semalam atau memutihkan kulit dalam sehari. 

Menurut European Commission, klaim kosmetik harus jujur, berdasarkan bukti, dan tidak boleh menyesatkan konsumen. Jika klaim melebihi fungsi kosmetik dan menyentuh ranah medis (misalnya mengobati psoriasis atau melasma berat), produk tersebut seharusnya dikategorikan sebagai obat, bukan kosmetik biasa. 

Baca Juga: Skincare Overclaim? Kenali 7 Ciri-Ciri Skincare Overclaim

Jauh dari kata aman, penggunaan skincare overclaim sebaiknya dihindari. Ada setidaknya 4 efek samping skincare overclaim untuk kulit. Menurut Food and Drug Administration (FDA) dan JAMA Dermatology, berikut penjelasannya.

1. Iritasi dan sensitivitas kulit 

Efek samping skincare overclaim untuk kulit yang pertama yaitu iritasi dan sensitivitas kulit.

Banyak produk skincare dengan klaim “instan” mengandung bahan aktif dosis tinggi seperti AHA dan retinoid. 

AHA dapat meningkatkan sensitivitas terhadap sinar UV dan memperbesar risiko sunburn. FDA mewajibkan label peringatan untuk produk AHA. 

Sementara itu, retinoid sering menyebabkan dermatitis iritan seperti kulit merah, kering, dan mengelupas, terutama jika digunakan berlebihan. 

2. Reaksi alergi atau dermatitis kontak

Efek samping skincare overclaim untuk kulit yang kedua yaitu reaksi alergi atau dermatitis kontak.

Banyak produk skincare dengan klaim “hypoallergenic” atau “dermatologist tested” tetap mengandung alergen. 

Studi dalam JAMA Dermatology menemukan sebagian besar pelembab populer berlabel “hypoallergenic” justru masih mengandung bahan pemicu alergi. 

FDA sendiri menyatakan bahwa tidak ada definisi resmi untuk istilah “hypoallergenic”, sehingga label tersebut bisa menyesatkan. 

Baca Juga: Ketahui Apa itu NPD, Lengkap dengan Ciri-Ciri dan Penyebabnya

3. Kerusakan jangka panjang

Efek samping skincare overclaim untuk kulit yang ketiga yaitu kerusakan jangka panjang.

Produk dengan klaim “memutihkan instan” atau “menghapus kerutan permanen” sering kali mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau kortikosteroid yang kuat. 

WHO melaporkan krim pemutih ilegal dengan kandungan merkuri dapat menyebabkan kerusakan ginjal, gangguan saraf, dan masalah kulit kronis. 

Di sisi lain, penggunaan kortikosteroid yang tidak diawasi dapat menimbulkan penipisan kulit, jerawat steroid, hingga gangguan hormonal. 

4. Kegagalan pengobatan masalah kulit 

Efek samping skincare overclaim untuk kulit yang keempat yaitu kegagalan pengobatan masalah kulit.

Klaim berlebihan bisa membuat orang menunda perawatan medis yang tepat. Misal, produk yang mengaku bisa “menyembuhkan melasma” mungkin membuat pengguna enggan berkonsultasi ke dokter kulit. Padahal, kondisi tersebut membutuhkan terapi medis. 

Itulah beberapa efek samping skincare overclaim untuk kulit. Selain efek fisik, skincare overclaim juga bisa berdampak negatif pada psikologis.

Ekspektasi yang tidak realistis dapat membuat konsumen kecewa, bahkan mengalami stres akibat mencoba berbagai produk tanpa hasil. Studi psikodermatologi menunjukkan hubungan erat antara masalah kulit dan kesehatan mental, termasuk kepercayaan diri yang rendah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.