M O M S M O N E Y I D
Santai

3 Langkah Gampang Melepas Wallpaper Lama Tanpa Bikin Dinding Rusak, Simak Yuk

3 Langkah Gampang Melepas Wallpaper Lama Tanpa Bikin Dinding Rusak, Simak Yuk
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Yuk, simak cara simpel lepas wallpaper lama tanpa merusak dinding. Cuma butuh 3 langkah mudah ini aja lo dan alat seadanya di rumah.

Wallpaper memang bisa bikin ruangan kelihatan estetik dan hidup. Tapi kalau warnanya udah pudar atau motifnya bikin bosan, artinya saatnya ganti suasana baru! 

Nah, kabar baiknya, kamu nggak perlu repot manggil tukang. Melansir dari Country Living, ada cara super gampang buat melepas wallpaper tanpa bikin dinding jadi lecet atau rusak.

Menurut desainer interior Janece Maze, “Kuncinya bukan seberapa cepat kamu ngerjainnya, tapi seberapa teliti kamu ngelepas tiap lapisannya,” ujarnya.

Yuk, simak langkah-langkah simpel dan aman biar dinding kamu siap tampil segar lagi yang cukup pakai alat seadanya di rumah!

Baca Juga: Pemain Bola dengan Penghasilan Tertinggi 2025: Ada Ronaldo hingga Lamine Yamal

Sebelum mulai, siapin dulu “mental dan area tempur”

Proses lepas wallpaper itu nggak ribet, tapi memang agak berantakan. Jadi, sebelum mulai, pastikan kamu udah matikan listrik, tutup stopkontak dengan selotip, dan lapisi lantai pakai plastik biar nggak kena air atau lem.

Yang paling penting? Siapin kesabaran. Soalnya proses ini bisa makan waktu, apalagi kalau wallpaper-nya udah nempel bertahun-tahun. Tapi tenang, hasil akhirnya bakal bikin kamu puas banget.

“Begitu dindingnya bersih, rasanya kayak punya rumah baru lagi,” ujar Janece Maze.

3 langkah gampang melepas wallpaper tanpa drama

1. Cek dulu kondisi wallpaper-nya

Coba angkat sedikit bagian wallpaper pakai pisau dempul logam. Kalau langsung terkelupas, selamat! Artinya kamu bisa lanjut lepas manual. Tapi kalau masih nempel kuat, berarti kamu harus bantu lunakkan lemnya dulu.

Gunakan alat pengikis wallpaper dan buat goresan-goresan kecil biar air bisa meresap. Jangan tekan terlalu keras ya, supaya dinding tetap aman.

Tips: Hindari pisau plastik karena terlalu tebal. Pisau logam lebih efektif, apalagi kalau ujungnya agak tumpul.

2. Campur cairan ajaib pengangkat lem

Campur air panas serta pelembut kain dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan ke area yang udah digores tadi. Diamkan 5–10 menit biar lemnya melunak. Setelah itu, coba kelupas sedikit pakai kuku atau spatula.

Kalau masih sulit? Semprot ulang dan tunggu sedikit lebih lama. Air panas plus aroma pelembut kain juga bikin proses ini lebih “nyaman” dikerjakan, lho!

3. Kelupas pelan-pelan dan bersihkan sisa lem

Begitu wallpaper mulai lepas, tarik perlahan dari bawah ke atas. Jangan buru-buru, biar hasilnya rapi. Setelah semua bagian lepas, bersihin sisa lem pakai air sabun hangat dan spons lembut.

Pastikan dinding benar-benar bersih sebelum dicat ulang atau dipasang wallpaper baru. Kalau masih terasa lengket, kamu bisa pakai gel remover khusus lem wallpaper biar bersih total.

Baca Juga: Konsep Rumah Terbuka Mulai Ditinggalkan? Ini Alasan Desainer Suka Ruang Tertutup

Alternatifnya pakai steamer kalau wallpaper super bandel

Kalau wallpaper kamu udah berumur puluhan tahun, coba cara ini. Sewa atau beli steamer wallpaper, lalu tempelkan pad-nya di permukaan wallpaper selama 10–15 detik. Setelah itu, angkat pakai spatula sambil pakai sarung tangan.

Ulangi di seluruh permukaan sampai semua bagian lepas. Catatan pentingnya, jangan tempel steamer terlalu lama, karena bisa bikin plester dinding mengelupas.

“Steamer bisa bantu banget buat wallpaper lama yang keras kepala, asal sabar dan hati-hati,” sebut dari laman Country Living.

Sekarang, kamu udah bisa nikmatin hasil kerja kerasmu seperti dinding bersih, halus, dan siap dikasih tampilan baru. Mau dicat dengan warna yang lebih hangat atau dipasang wallpaper motif modern juga bisa banget.

Sedikit usaha dan waktu akhir pekan aja bisa bikin rumah terasa beda banget. Kadang, perubahan kecil seperti ini justru jadi awal suasana baru yang lebih segar dan bikin betah di rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/7), Provinsi Ini Masih Hujan Lebat

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 14 Juli 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

5 Manfaat Masker Tepung Beras untuk Wajah, Cocok untuk Kulit Kusam dan Jerawat

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 manfaat masker tepung beras untuk wajah. Simak, Moms!

4 Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori untuk Menurunkan Berat Badan

Ada jenis olahraga tertentu yang jauh lebih efisien dalam mengikis kalori dalam waktu singkat. Ini 4 olahraga yang paling banyak membakar kalori.

Tayang 18 Hari, Film Jangan Buang Ibu Tembus 3 Juta Penonton

 Pada hari ke-18 penayangannya di bioskop, film Jangan Buang Ibu mencatat 3.015.577 penonton.       

Ingin Lebih Cepat Untung? Cek Merek Emas dengan Spread Paling Tipis

Spread emas UBS dan Antam melonjak, jauh di atas merek lain. Cek perbandingan spread semua merek untuk keputusan jual-beli emas!   

Harga Buyback Emas Antam Turun Lagi, Galeri 24 Tawarkan Harga Termahal

Harga buyback emas hari ini kompak turun. Galeri 24 puncaki daftar, Antam di posisi ketiga. Cek selisihnya sebelum jual emas Anda.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 14 Juli 2026, Capricorn Bersinar di Karier

Simak ramalan zodiak besok Selasa, 14 Juli 2026. Cek peruntungan karier, keuangan, asmara, dan kesehatan lengkap untuk 12 bintang.

Hampir Seluruh Kota Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Selasa (14/7)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jawa Barat berawan pada Selasa (14/7), dengan suhu udara berkisar 14-34 °C.

Mengenal Single Malt Whisky, Dari Proses Distilasi hingga Pematangan

​Kehadiran Glengoyne dan Tamdhu menjadi momentum untuk mengenal lebih jauh proses pembuatan single malt whisky yang memengaruhi cita rasanya

Inovasi Kulit Pisang Antar Sekolah Indonesia Jadi Juara Regional di Asia Pasifik

​SMP IL Kapten Fatubaa sukses menjadi Regional Winner dalam kompetisi AIA Healthiest Schools lewat program pengolahan limbag kulit pisang