M O M S M O N E Y I D
Bugar

17 Makanan Padat Nutrisi yang Bagus untuk Kesehatan

17 Makanan Padat Nutrisi yang Bagus untuk Kesehatan
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa makanan padat nutrisi yang bagus untuk kesehatan. Cek selengkapnya di sini, yuk!

Pola makan bukan hanya soal mengenyangkan perut, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang diberikan makanan bagi tubuh. Di tengah gaya hidup modern, pilihan makanan sering kali tinggi kalori tetapi rendah nutrisi.

Padahal, tubuh membutuhkan asupan zat gizi lengkap untuk menjaga daya tahan, mendukung metabolisme, dan mencegah berbagai penyakit kronis. Di sinilah peran makanan padat nutrisi menjadi sangat penting.

Baca Juga: 6 Manfaat Kulit Lemon bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Makanan jenis ini mengandung vitamin, mineral, serat, protein, dan lemak sehat dalam jumlah optimal dibandingkan kalorinya. Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa makanan padat nutrisi yang bagus untuk kesehatan:

1. Kacang

Almond, kenari, kacang mete, dan jenis kacang lainnya mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung. Kacang juga kaya protein nabati, serat, vitamin E dan K, serta mineral seperti magnesium, tembaga, kalium, dan selenium.

Konsumsi kacang secara rutin dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung, peradangan, kanker tertentu, serta diabetes tipe 2.

2. Kacang-kacangan

Kacang hitam, kacang merah, lentil, buncis, dan edamame merupakan sumber serat dan protein nabati yang baik. Serat membantu melancarkan pencernaan, menjaga kestabilan gula darah, dan mendukung penurunan berat badan.

Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung antioksidan, vitamin B, zat besi, kalsium, folat, fosfor, kalium, dan seng.

3. Salmon

Salmon dikenal kaya asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan otak. Lemak sehat ini membantu mengurangi peradangan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menurunkan tekanan darah dan kadar trigliserida.

Salmon juga tinggi protein dan merupakan salah satu sumber vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem imun.

4. Sarden

Sarden termasuk ikan berlemak yang kaya omega-3. Ikan ini biasanya dikonsumsi bersama kulit dan tulangnya, sehingga memberikan tambahan kalsium.

Kandungan kalsium dalam sarden setara dengan beberapa gelas susu, sehingga cocok untuk Anda yang menghindari produk susu. Sarden juga mengandung vitamin D, magnesium, kalium, dan fosfor yang membantu menjaga tekanan darah.

5. Kerang

Kerang, remis, dan tiram merupakan makanan laut yang kaya protein, vitamin B12, seng, dan tembaga. Nutrisi tersebut membantu meningkatkan energi, mendukung sistem imun, dan berperan dalam pembentukan sel darah merah.

Tiram dikenal sebagai salah satu sumber seng tertinggi yang penting untuk daya tahan tubuh dan fungsi indera perasa.

Baca Juga: 13 Manfaat Jalan Kaki bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Memperpanjang Umur!

6. Rumput laut

Rumput laut tergolong makanan padat nutrisi karena kandungan vitamin dan mineralnya yang beragam, seperti zat besi, kalsium, dan magnesium. Selain itu, rumput laut merupakan sumber yodium yang sangat baik untuk membantu produksi hormon tiroid dan menjaga metabolisme tubuh.

7. Kangkung

Kangkung kaya vitamin A, C, dan K, folat, serta mineral penting seperti kalsium, kalium, dan magnesium. Sayuran ini juga mengandung serat dan antioksidan.

Kandungan serat prebiotiknya membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus yang berperan dalam menurunkan risiko diabetes dan penyakit kronis lainnya.

8. Daun dandelion

Daun dandelion adalah sayuran hijau yang kaya nutrisi. Dalam satu cangkir sajian matang, daun ini mengandung vitamin A, C, K, serta mineral seperti kalsium dan kalium. Selain itu, daun dandelion juga mengandung antioksidan dan serat yang baik untuk pencernaan.

9. Kentang

Kentang termasuk makanan rendah kalori tetapi kaya vitamin C dan kalium. Jika dikonsumsi bersama kulitnya, kandungan seratnya akan lebih tinggi. Kentang juga mengandung pati resisten yang bermanfaat bagi kesehatan usus karena membantu pertumbuhan bakteri baik.

10. Ubi jalar

Ubi jalar kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Ubi jalar berwarna oranye mengandung beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A, penting untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C-nya juga mendukung pembentukan kolagen dan penyerapan zat besi.

Baca Juga: Inilah Manfaat Minum Jus Bit untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

11. Bawang putih

Bawang putih mengandung mineral penting seperti kalium, fosfor, dan seng. Senyawa allicin di dalamnya dipercaya membantu melawan bakteri, melindungi tubuh dari radikal bebas, serta berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

12. Buah beri

Buah beri seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry rendah kalori tetapi tinggi serat, vitamin C, dan antioksidan. Konsumsinya dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, serta membantu menjaga berat badan dan kesehatan otak.

13. Pare

Pare kaya folat, vitamin C, dan serat. Buah ini mengandung senyawa alami yang bekerja mirip insulin dan dapat membantu mengontrol kadar gula darah, meskipun penelitian lanjutan masih dibutuhkan.

14. Telur

Telur sering disebut sebagai multivitamin alami karena mengandung vitamin A, D, B12, kolin, dan selenium. Telur juga mengenyangkan sehingga membantu mengontrol asupan kalori. Kuning telur kaya lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata.

15. Hati

Hati merupakan salah satu makanan paling padat nutrisi. Selain tinggi protein dan rendah kalori, hati kaya vitamin A, vitamin B, zat besi, tembaga, seng, dan selenium. Konsumsinya perlu dibatasi sesuai anjuran agar tetap aman.

Baca Juga: 7 Manfaat Konsumsi Jahe untuk Mengatasi Migrain yang Tak Banyak Diketahui

16. Quinoa

Quinoa adalah biji-bijian utuh bebas gluten yang kaya protein nabati, serat, serta vitamin dan mineral penting. Konsumsi quinoa dikaitkan dengan penurunan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit kronis lainnya.

17. Cokelat hitam dan kakao

Cokelat hitam dan kakao mengandung antioksidan tinggi, terutama flavonoid. Konsumsinya dalam jumlah sedang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan diabetes. Namun, karena sering mengandung gula tambahan dan tinggi kalori, sebaiknya dikonsumsi secukupnya.

Itulah beberapa makanan padat nutrisi yang bagus untuk kesehatan. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​