M O M S M O N E Y I D
Bugar

15 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

 15 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh yang jarang diketahui. Apa saja, ya?

Daun kelor dikenal sebagai tanaman ajaib karena kandungan nutrisinya yang sangat melimpah. Di Indonesia, daun kelor kerap dijadikan sayur harian.

Baca Juga: 10 Manfaat Kesehatan Bawang Merah bagi Tubuh yang Jarang Diketahui

Tanaman ini menyimpan segudang manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Melansir dari laman Medical News Today, berikut beberapa manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh yang jarang diketahui:

1. Menutrisi Kulit dan Rambut

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kelor dapat membantu mempercepat penyembuhan luka pada kulit. Hal ini terjadi karena kandungan antioksidannya mampu mengurangi stres oksidatif yang memperlambat proses pemulihan.

Selain itu, minyak biji kelor dipercaya bermanfaat untuk kesehatan rambut karena dapat menjaga kelembapan dan kekuatannya. Meskipun begitu, bukti ilmiah pada manusia masih perlu diperkuat melalui penelitian lebih lanjut.

2. Mengurangi Pembengkakan atau Edema

Edema adalah kondisi ketika cairan menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan bengkak, misalnya di sekitar telinga akibat infeksi.

Dalam penelitian tahun 2022, minyak biji kelor yang dioleskan pada tikus terbukti dapat mengurangi peradangan pada kulit yang mengalami edema. Hasil ini menunjukkan potensi antiinflamasi kelor, meskipun penelitian pada manusia masih diperlukan.

3. Melindungi Kesehatan Hati

Beberapa penelitian laboratorium menemukan, senyawa dalam daun kelor dapat membantu melindungi hati dari penyakit perlemakan hati non-alkohol.

Kelor diketahui mampu mengurangi penumpukan lemak di sel hati dan meningkatkan aktivitas enzim yang memecah lemak. Walau hasilnya menjanjikan, penelitian pada manusia masih harus dilakukan untuk memastikan manfaat ini.

4. Mencegah dan Menghambat Pertumbuhan Kanker

Daun kelor mengandung senyawa niazimicin yang berpotensi menghambat perkembangan sel kanker. Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak dari daun, kulit batang, dan bagian lain tanaman kelor memiliki efek antikanker.

Hasil ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk membantu pengobatan kanker payudara, hati, dan usus besar. Namun, mekanisme pastinya di dalam tubuh manusia masih perlu diteliti lebih dalam.

Baca Juga: 11 Manfaat Makan Yogurt Setiap Hari bagi Kesehatan Tubuh

5. Membantu Mengatasi Masalah Pencernaan

Ekstrak daun kelor dapat membantu meredakan berbagai gangguan pencernaan. Kandungan serat dan senyawa aktifnya bisa membantu mencegah kanker usus besar, mengurangi sembelit, serta menurunkan kadar asam lambung.

Kelor juga memiliki efek antiinflamasi yang dapat melindungi usus dari peradangan seperti kolitis ulserativa. Semua hasil ini masih didapat dari penelitian pada hewan, sehingga diperlukan uji klinis pada manusia.

6. Melawan Bakteri Penyebab Keracunan Makanan

Penelitian pada tahun 2022 menemukan bahwa daun kelor mengandung senyawa yang dapat melawan bakteri penyebab penyakit bawaan makanan, seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

Kedua bakteri ini dapat menyebabkan diare atau keracunan makanan. Meski begitu, penelitian baru dilakukan di laboratorium, sehingga efektivitasnya pada manusia belum dapat dipastikan.

7. Mencegah Radang Sendi (Rheumatoid Arthritis)

Ekstrak kelor memiliki sifat antiinflamasi yang berpotensi membantu mencegah peradangan sendi. Hasil ini terlihat dalam penelitian pada hewan pengerat, tetapi penelitian klinis pada manusia masih diperlukan agar hasilnya bisa dikonfirmasi.

8. Menjaga Kesehatan Otak dan Suasana Hati

Kandungan antioksidan dalam daun kelor diyakini dapat melindungi sistem saraf dari kerusakan. Hal ini berpotensi membantu mencegah gangguan seperti Alzheimer, multiple sclerosis, dan depresi.

Kelor juga diduga memiliki efek menenangkan, meskipun mekanismenya belum sepenuhnya dipahami.

Baca Juga: 10 Manfaat Kesehatan Makan Buah Nanas bagi Tubuh

9. Menjaga Kesehatan Jantung

Daun kelor mengandung senyawa antioksidan seperti quercetin yang membantu mengurangi peradangan dan mencegah penumpukan lemak dalam pembuluh darah.

Efek ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol. Walau hasil penelitian menunjukkan potensi positif, bukti ilmiah yang lebih kuat masih diperlukan.

10. Membantu Mengelola Diabetes

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini dapat membantu mencegah komplikasi akibat diabetes.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan hasil yang beragam sehingga diperlukan studi yang lebih besar dan komprehensif untuk memastikan manfaatnya.

11. Membantu Mengatasi Asma

Kelor mengandung senyawa alami yang dapat membantu meredakan penyempitan saluran napas dan peradangan akibat asma.

Dalam uji coba pada hewan, fungsi paru-paru meningkat setelah diberi ekstrak kelor. Namun, penelitian lanjutan pada manusia masih dibutuhkan untuk memastikan hasilnya.

12. Menurunkan Tekanan Darah

Sebuah studi pada tahun 2021 menemukan bahwa konsumsi daun kelor yang dimasak dapat membantu menurunkan tekanan darah dalam waktu singkat.

Hal ini diduga karena kandungan kalium dan antioksidan yang membantu menjaga elastisitas pembuluh darah. Walau hasilnya menjanjikan, penelitian lanjutan tetap dibutuhkan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Baca Juga: Manfaat Jalan Kaki Metode 6-6-6 yang Bisa Turunkan Berat Badan Menurut Ahli

13. Menjaga Kesehatan Mata

Daun kelor kaya akan beta karoten, salah satu jenis antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Zat ini membantu mencegah gangguan seperti rabun dan katarak.

Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami sejauh mana kelor bisa membantu meningkatkan fungsi penglihatan.

14. Membantu Mengatasi Anemia dan Penyakit Sel Sabit

Di beberapa wilayah, kelor digunakan secara tradisional untuk membantu mengatasi anemia. Kandungan zat besi dan antioksidan di dalamnya dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah dan menyeimbangkan kadar zat besi.

Penelitian awal juga menunjukkan potensi kelor untuk membantu pengidap penyakit sel sabit, meski bukti klinisnya masih terbatas.

15. Membantu Menurunkan Berat Badan

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak biji kelor dapat membantu mengatur metabolisme dan menurunkan kadar kolesterol serta lemak.

Kelor juga berpotensi meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi stres oksidatif, yang berhubungan dengan obesitas. Namun, hingga kini belum ada bukti kuat yang membuktikan efektivitasnya pada manusia.

Baca Juga: Ini Dia Sederet Manfaat Olahraga Kardio untuk Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Itulah beberapa manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh yang jarang diketahui. Kelor memiliki potensi besar untuk mendukung kesehatan tubuh Anda. Tanaman ini mengandung berbagai zat penting seperti vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Meski banyak penelitian menunjukkan hasil positif, sebagian besar masih dilakukan pada hewan atau di laboratorium. Karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat kelor bagi manusia secara menyeluruh.

Mengonsumsi kelor sebagai bagian dari pola makan sehat tetap bisa menjadi pilihan alami yang bernutrisi, asalkan dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu (4/3) Merosot Tajam

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Rabu (4/3) merosot tajam. Emas Galeri 24 jadi Rp 3.146.000, emas UBS Rp 3.162.000.

Honor Magic V6: Bawa Daya 7000mAh & Snapdragon 8 Elite, Siap Guncang Pasar HP Lipat

Kamera 50MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 64MP Honor Magic V6 hadirkan Superzoom generatif. Pelajari teknologi pengisian daya cepat 80W/66W!

11 Manfaat Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan jika Dikonsumsi Setiap Hari

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat biji bunga matahari bagi kesehatan jika dikonsumsi setiap hari, lho. Yuk, cari tahu di sini!

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae Sekuritas (4/3)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menunjukkan di fase bearish minor. Bagaimana proyeksi IHSG hari ini, Rabu, 4 Maret 2026.

Ramadan Aman bagi Penderita Asam Urat, Cukup Lakukan Ini

Penderita asam urat wajib tahu cara mengelola gejala saat puasa Ramadan. Pilih makanan rendah purin agar asam urat tidak kambuh. 

All England 2026: 3 Wakil Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar di Hari Pertama

Ada 3 wakil Indonesia yang gagal memetik kemenangan di pertandingan penyisihan Babak 32 Besar All England 2026 kemarin. 

Xiaomi Watch 5 Rilis Global: Semua Fitur Canggih Ada di Pergelangan Tangan

Xiaomi Watch 5 tawarkan daya tahan baterai hingga 18 hari. Temukan bagaimana teknologi Xiaomi Surge Battery bisa mewujudkannya.

19 Makanan Penurun Berat Badan yang Tinggi Protein

Mari intip daftar makanan penurun berat badan yang tinggi protein berikut ini. Kira-kira ada apa saja?

Cara Melihat Data Informasi Kepemilikan Saham di Atas 1% di Website BEI

Informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1% ini akan disediakan oleh KSEIdan dipublikasikan setiap bulan melalui situs BEI.

Pasien Diabetes Bisa Puasa? Ini Syarat Aman Agar Ibadah Lancar dan Aman

Pasien diabetes boleh berpuasa, namun ada syarat ketat yang harus dipenuhi. Pahami panduan medis agar ibadah tetap aman.