MOMSMONEY.ID - Kenali tanda tubuh kekurangan kalori yang sering dialami saat sedang puasa berikut ini.
Healthline mencatat, rata-rata perempuan harus makan sekitar 2.000 kalori sehari untuk menjaga berat badan, sedangkan untuk laki-laki harus makan sekitar 2.500 kalori sehari
Saat berpuasa tentu saja asupan makanan ke dalam tubuh menjadi semakin berkurang. Berkurangnya kalori tidak akan merusak metabolisme jika kalori yang masuk ke tubuh berada dalam porsi yang tepat.
Kalori yang tepat akan membantu tubuh menjadi lebih sehat walaupun sedang berpuasa. Karena itu, penting juga untuk mengetahui beberapa tanda tubuh yang mengalami kekurangan kalori.
Apa saja tandanya? Simak beberapa tanda tubuh kekurangan kalori berikut:
Baca Juga: Pucat dan Pusing Saat Puasa? Awas, Mungkin Ini Tanda Dehidrasi
Selalu merasa lapar
Tubuh yang tidak mendapat asupan kalori atau makanan yang cukup tentunya akan mudah menjadi lapar. Mengutip laman Healthline, kekurangan makanan bisa mengakibatkan perubahan hormonal yang meningkatkan rasa lapar.
Tentunya, rasa lapar tersebut akan terus muncul sebagai tanda tubuh yang kekurangan makanan untuk diproses. Sehingga, penting untuk selalu mengonsumsi makanan dengan kalori yang cukup walaupun sedang dalam masa puasa.
Sembelit
Sembelit tak hanya bisa terjadi sebagai akibat kurangnya minum saja, kurangnya kalori yang masuk ke dalam tubuh juga bisa menyebabkan munculnya sembelit.
Melansir dari laman Medical News Today, ketika seseorang kekurangan makanan atau kalori, maka tubuh juga akan memiliki sedikit makanan yang diproses menjadi kotoran.
Akibatnya, sembelit pun terjadi sebagai salah satu tanda kurangnya kalori yang masuk dalam tubuh.
Rambut rontok
Rambut rontok juga merupakan salah satu tanda yang dihasilkan karena tidak terpenuhinya kalori, protein, vitamin, dan mineral yang masuk ke dalam tubuh.
Sehingga hal tersebut dapat juga berakibat pada rontoknya rambut karena tubuh akan memprioritaskan untuk menutrisi bagian organ vital lainnya, seperti jantung, otak, dan organ lainnya dibanding rambut.
Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh Tetap Tinggi saat Puasa, Lakukan Rutin
Menggigil
Kedinginan atau menggigil bisa menjadi tanda Anda kekurangan kalori, lho. Jika Anda terus-menerus merasa kedinginan, mungkin penyebabnya adalah kurang makan.
Tubuh Anda perlu membakar sejumlah kalori untuk menghasilkan panas dan menjaga suhu tubuh yang sehat dan nyaman. Pembatasan kalori dapat menurunkan suhu inti tubuh. Secara keseluruhan, semakin banyak Anda mengurangi kalori, kemungkinan besar Anda akan merasa lebih dingin.
Perubahan mood
Jika hal-hal kecil mulai membuat Anda kesal, hal itu mungkin terkait dengan kurang asupan makan. Sebuah studi tahun 2020 di Healthline menemukan bahwa gizi buruk dapat menyebabkan suasana hati yang buruk dan berdampak negatif pada kesehatan mental Anda secara keseluruhan.
Meskipun demikian, yang mempengaruhi suasana hati kita dalam hal nutrisi mungkin adalah seberapa banyak makanan yang dimakan dan apa jenis makanan yang dimakan.
Pusing
Salah satu tanda utama yang biasa dijadikan tanda tubuh kekurangan kalori adalah pusing. Jika merasa pusing saat sedang melakukan puasa, maka bisa jadi itu adalah tanda tubuh yang kekurangan kalori.
Hal tersebut terjadi karena tubuh kekurangan energi yang diperoleh dari kalori untuk melakukan fungsinya dengan baik.
Maka dari itu, penting untuk selalu memastikan makanan yang sehat dan cukup dikonsumsi saat sedang berbuka maupun sahur, agar tubuh tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
Jika sudah mulai merasakan tanda-tanda kekurangan kalori saat sedang berpuasa, sebaiknya penuhi di waktu berbuka dan sahur, ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News