Bugar

11 Gejala Gula Darah Tinggi yang Tidak Boleh Diabaikan, Salah Satunya Sering Haus

11 Gejala Gula Darah Tinggi yang Tidak Boleh Diabaikan, Salah Satunya Sering Haus

MOMSMONEY.ID - Perhatikan beberapa gejala gula darah tinggi yang tidak boleh diabaikan berikut ini. Sering harus juga salah satunya, lho.

Di tengah kesibukan hidup, kita sering kali tidak menyadari perubahan kecil dalam tubuh yang sebenarnya bisa menjadi tanda adanya masalah serius. Salah satu masalah yang sering terabaikan namun berbahaya adalah gula darah tinggi atau hiperglikemia.

Kondisi ini bisa menjadi pemicu penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 yang dapat merusak organ-organ vital tubuh jika tidak ditangani dengan baik. Gula darah yang tidak terkendali dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh dan mempengaruhi kualitas hidup.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Buah Penurun Gula Darah yang Tinggi dan Terbukti Efektif

Penting bagi kita untuk mengenali gejala-gejala awal gula darah tinggi, sehingga bisa segera melakukan langkah pencegahan dan pengobatan.

Melansir dari laman Medicine Net dan WebMD, ini dia beberapa gejala gula darah tinggi yang tidak boleh diabaikan:

1. Rasa Haus yang Berlebihan

Salah satu gejala paling umum dari gula darah tinggi adalah rasa haus yang tidak biasa. Jika Anda merasa terus-menerus haus meskipun sudah minum banyak air, ini bisa jadi adalah tanda bahwa kadar gula darah Anda terlalu tinggi.

2. Sering Buang Air Kecil

Ketika gula darah Anda tinggi, ginjal Anda bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan gula melalui urine. Hal ini menyebabkan Anda menjadi lebih sering buang air kecil.

3. Kelelahan yang Berlebihan

Gejala gula darah tinggi lainnya adalah sering merasa lelah terus-menerus, meskipun sudah cukup tidur, makan sehat, dan berolahraga secara teratur. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar glukosa pada wanita dapat memengaruhi tingkat kelelahan mereka.

Baca Juga: 12 Ciri Gula Darah Tinggi pada Wanita yang Harus Diwaspadai

4. Penglihatan yang Terganggu

Tingginya kadar gula darah dapat menyebabkan masalah pada mata, termasuk penglihatan yang kabur. Hal ini terjadi karena kadar glukosa yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di mata dan membuat lensa mata membengkak, sehingga sulit untuk fokus.

5. Rasa Lapar yang Berlebihan

Gula darah tinggi dapat menyebabkan siklus kelaparan saat tubuh mencoba mengembalikan kadar gula darah ke normal. Kadar gula darah yang tinggi juga dapat membuat seseorang sulit merasakan rasa kenyang.

6. Gerakan Tubuh yang Lambat

Jika Anda sering merasa tubuh menjadi lebih lambat dari biasanya, itu mungkin merupakan gejala dari kadar gula darah yang tinggi. Lonjakan insulin akibat konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan masalah ini, sehingga energi menjadi tidak stabil.

Baca Juga: 11 Penurun Gula Darah Alami yang Terbukti Efektif, Cocok untuk Penderita Diabetes

7. Masalah Kulit

Kadar gula darah yang tinggi juga dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Lonjakan insulin dapat memicu hormon lain yang menyebabkan kondisi kulit seperti jerawat.

8. Keinginan yang Kuat untuk Makanan Manis

Semakin banyak gula yang dikonsumsi, semakin besar keinginan untuk mengonsumsinya. Hal ini terjadi akibat kurangnya gula darah atau selera seseorang, dan makanan manis dapat menyebabkan ketagihan.

9. Penurunan Berat Badan yang Signifikan

Penurunan berat badan secara signifikan tanpa sebab bisa menjadi gejala gula darah tinggi. Hal ini terjadi ketika tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk energi karena gula tetap berada dalam darah.

Baca Juga: Kenapa Gula Darah Tetap Tinggi Meskipun Sudah Makan Sehat?

10. Luka yang Lama Sembuh

Tingginya kadar gula darah dapat menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah, sehingga kesembuhan luka menjadi terhambat dan sirkulasi darah terganggu.

11. Nyeri pada Kaki

Tingginya kadar gula darah dapat menyebabkan kerusakan saraf di seluruh tubuh, termasuk di kaki, yang dikenal sebagai neuropati diabetik. Hal ini dapat menyebabkan kaki kesemutan, nyeri, atau mati rasa.

Nah, itu tadi beberapa gejala gula darah tinggi yang tidak boleh diabaikan. Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya: Hitungan Indef, Indonesia Hanya Kenakan Tarif Impor Barang dari AS 8%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Survei KG Media