M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Tips Pola Makan agar Panjang Umur ala Orang Jepang

10 Tips Pola Makan agar Panjang Umur ala Orang Jepang
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa tips pola makan agar panjang umur ala orang Jepang. Apa sajakah itu?

Jepang sudah lama dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup yang tinggi di dunia. Banyak warganya tetap aktif hingga usia lanjut, bahkan masih bisa bekerja atau beraktivitas di atas usia 80 tahun.

Fenomena ini bukan sekadar keberuntungan genetik, tetapi juga hasil dari pola hidup dan kebiasaan makan yang sehat serta disiplin.

Pola makan khas Jepang dikenal kaya akan makanan laut, kedelai, makanan fermentasi, teh, dan ikan. Mereka tidak terlalu banyak mengonsumsi daging merah, gula, kentang, produk susu, atau buah dalam jumlah besar.

Karena lebih menekankan keseimbangan dan kesederhanaan, pola makan ini dianggap sebagai salah satu yang paling sehat di dunia. Tak heran, banyak orang Jepang memiliki kulit umur yang panjang.

Baca Juga: Ini 5 Tips Panjang Umur Menurut Sains yang Dapat Anda Terapkan

Melansir dari laman Times of India, inilah beberapa tips pola makan agar panjang umur ala orang Jepang:

1. Makan Perlahan dan Nikmati Setiap Suapan

Orang Jepang memiliki kebiasaan makan dengan tenang dan perlahan. Mereka mengunyah makanan dengan baik sambil berbincang santai bersama keluarga atau teman.

Selain memperkuat hubungan sosial, cara ini juga membuat mereka lebih bahagia. Mengunyah perlahan membantu tubuh mengenali rasa kenyang dengan lebih baik dan mendukung pencernaan yang sehat.

2. Mengatur Porsi Makan

Di Jepang, makan bukan tentang seberapa banyak yang bisa dihabiskan, tetapi seberapa cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Karena itu, mereka cenderung menggunakan piring berukuran kecil agar porsi tetap terkontrol. Dengan cara ini, mereka bisa merasa kenyang tanpa mengonsumsi kalori berlebihan.

3. Minum Teh Hijau Setiap Hari

Jepang dikenal sebagai negara pecinta teh. Salah satu jenis yang paling populer adalah matcha, teh hijau bubuk yang kaya antioksidan.

Matcha membantu melawan radikal bebas, menjaga kesehatan kulit, dan memberi efek menenangkan. Minum teh juga menjadi bagian penting dari budaya mereka, bukan hanya sekadar kebiasaan.

4. Tidak Melewatkan Sarapan

Bagi masyarakat Jepang, sarapan adalah waktu makan terpenting dalam sehari. Menu mereka biasanya terdiri dari nasi kukus, bubur nasi, ikan panggang, dan sup miso.

Kombinasi ini memberikan energi yang cukup dan membantu mencegah rasa lapar berlebihan di siang hari.

Baca Juga: 9 Manfaat Minum Kopi bagi Kesehatan Tubuh, Bikin Panjang Umur!

5. Makan dengan Sadar (Hara Hachi Bu)

Prinsip Hara Hachi Bu sangat terkenal di Jepang, yang berarti “makan sampai 80 persen kenyang”. Kebiasaan ini membantu mereka menghindari makan berlebihan dan menjaga berat badan ideal.

Dengan berhenti sebelum benar-benar kenyang, tubuh punya waktu untuk mengenali rasa puas dan bekerja lebih efisien dalam mencerna makanan.

6. Kurangi Makanan Manis

Meskipun Jepang memiliki banyak jenis kue dan camilan lezat, kebanyakan orang Jepang tidak terbiasa mengonsumsi makanan manis setiap hari.

Mereka lebih suka makanan gurih atau camilan ringan tanpa tambahan gula berlebihan. Pola ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan melindungi kesehatan gigi serta kulit.

7. Pilih Cara Memasak yang Sehat

Masakan Jepang umumnya tidak digoreng dalam minyak banyak. Mereka lebih memilih metode memasak seperti mengukus, memanggang, menumis ringan, atau fermentasi.

Cara ini membantu mempertahankan nutrisi alami bahan makanan dan mengurangi lemak jenuh. Selain lebih sehat, hidangan yang dimasak dengan cara ini juga terasa ringan dan segar.

8. Rutin Konsumsi Makanan Berbahan Kedelai

Kedelai merupakan bahan makanan utama dalam masakan Jepang. Kandungan protein, lemak sehat, dan karbohidrat di dalamnya membuat kedelai mudah dicerna dan bergizi tinggi.

Produk turunannya seperti tahu, miso, susu kedelai, hingga natto (kedelai fermentasi) sering dikonsumsi setiap hari. Kedelai juga membantu menjaga keseimbangan hormon dan mendukung pembentukan otot.

Baca Juga: Rahasia Panjang Umur ala Warren Buffet yang Kini Berusia 95 Tahun

9. Tambahkan Rumput Laut dalam Menu Harian

Rumput laut adalah bahan yang hampir selalu ada dalam hidangan Jepang, mulai dari sushi hingga sup miso. Kandungan mineral, vitamin, dan omega-3 di dalamnya sangat baik untuk jantung dan otak.

Selain itu, rumput laut juga membantu menjaga kesehatan kulit serta mendukung metabolisme tubuh.

10. Utamakan Nasi daripada Roti

Di Jepang, roti bukanlah makanan utama. Mereka lebih memilih nasi sebagai sumber karbohidrat. Alasannya sederhana, karena nasi dianggap lebih alami dan mudah dicerna, sementara roti sering dibuat dari tepung olahan yang dianggap kurang sehat.

Kebiasaan ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberi energi yang tahan lama.

Itulah beberapa tips pola makan agar panjang umur ala orang Jepang. Dari berbagai kebiasaan makan orang Jepang, terlihat bahwa kunci umur panjang mereka terletak pada keseimbangan, kesadaran, dan kesederhanaan dalam menikmati makanan.

Mereka tidak hanya memperhatikan apa yang dimakan, tetapi juga bagaimana dan seberapa banyak mereka makan. Dengan menerapkan pola makan seperti ini, Anda pun bisa menjaga tubuh tetap sehat, bugar, dan berumur panjang seperti masyarakat Jepang.

Baca Juga: Bahagia Bisa Bikin Umur Panjang, Begini Penjelasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Thailand Masters 2026: 6 Wakil Indonesia ke Final, Segel 2 Gelar Juara

Hasil Thailand Masters 2026 Babak Semifinal Sabtu (31/1), 6 wakil Indonesia menembus partai final dan menyegel 2 gelar juara.

Harga Bitcoin Bergerak Liar, Investor Disarankan Berhati-hati

Volatilitas tinggi menandakan pasar belum sepenuhnya tenang setelah gelombang jual atau likuidasi besar. 

Aset Kripto Ini Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers saat Pasar Rontok

Kripto Canton, salah satu yang bertahan naik dan menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir.       

Harga Emas Pekan Ini Ditutup Ambles di bawah US$ 5.000, Ini Penyebabnya!

Pada perdagangan intraday Jumat, emas sempat ambles 12%, penurunan terbesar dalam empat dekade atawa awal 1980-an.

Musikal Perahu Kertas Resmi Berlayar, Tampil hingga 15 Februari di Ciputra Artpreneur

Musikal Perahu Kertas resmi berlayar, tampil hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur Jakarta dengan total 21 pertunjukan.​

Samsung Galaxy A55: Desain Mewah Mirip S24, Performa Ngebut di Kelas Menengah

Samsung Galaxy A55 hadir dengan desain bingkai logam dan layar OLED adaptif 120Hz, sangat mirip S24+.  

7 Khasiat Konsumsi Buah Melon untuk Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Ternyata ini, lho, khasiat konsumsi buah melon untuk kesehatan tubuh yang luar biasa. Apa saja?        

Rekomendasi HP Kamera 200 MP: Pilihan Terbaik Januari 2026, Foto Sejernih DSLR

HP kamera 200 MP menjanjikan lompatan kualitas foto. Ketahui bagaimana teknologi ini akan mengubah pengalaman fotografi Anda.

Harga Emas Antam Sabtu 31 Januari 2026 Turun

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.860.000 Sabtu (31/1/2026), turun Rp 260.000 dibanding harga Jumat (30/1/2026).

Anjlok Parah Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu (31/1/2026)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (31/1/2026) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram jadi Rp 3.171.000, emas UBS Rp 3.186.000