MOMSMONEY.ID - Ada beberapa kebiasaan sederhana yang menjaga gula darah tetap stabil, lho. Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!
Menjaga kadar gula darah tetap stabil bukan hanya penting bagi penderita diabetes, tetapi juga bagi Anda yang ingin tetap sehat dalam jangka panjang.
Gula darah yang sering naik turun dapat memengaruhi energi harian, suasana hati, hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
Kestabilan gula darah tidak selalu harus dicapai dengan cara rumit. Ada kebiasaan sederhana yang dapat Anda terapkan setiap hari untuk membantu tubuh bekerja lebih optimal dan menjaga keseimbangan metabolisme.
Baca Juga: 7 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Gula Darah Tinggi
Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa kebiasaan sederhana yang menjaga gula darah tetap stabil:
1. Awali Hari dengan Sarapan Seimbang
Melewatkan sarapan atau hanya mengonsumsi karbohidrat dapat menyebabkan gula darah naik dengan cepat lalu turun drastis. Kondisi ini membuat tubuh cepat lemas.
Pilih sarapan yang mengandung protein, serat, dan lemak sehat agar pencernaan lebih lambat dan rasa kenyang bertahan lebih lama. Contohnya roti gandum dengan telur dan alpukat, atau yogurt Yunani dengan buah beri dan biji chia.
Kadar gula darah memang bisa berubah sepanjang hari, terutama setelah makan. Konsumsi protein saat sarapan dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah di waktu makan berikutnya. Hal ini penting untuk mengontrol diabetes sekaligus mencegah obesitas dan tekanan darah tinggi.
2. Tambahkan Protein di Setiap Makan dan Camilan
Protein membantu memperlambat masuknya gula ke dalam aliran darah. Usahakan selalu ada sumber protein di setiap makan utama dan camilan.
Pilihannya bisa berupa ayam, ikan, telur, keju, tahu, tempe, atau kacang-kacangan. Tidak perlu dalam jumlah besar, yang penting cukup untuk menyeimbangkan karbohidrat dan lemak agar gula darah tetap stabil.
3. Pilih Makanan Tinggi Serat
Serat membantu memperlambat penyerapan gula dan menjaga kesehatan pencernaan. Anda bisa mendapatkannya dari sayur dan buah dengan kulit, kacang-kacangan, biji-bijian, serta gandum utuh.
Usahakan selalu ada satu jenis makanan berserat di setiap waktu makan. Selain membantu mengontrol gula darah, serat juga membuat Anda kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan usus serta jantung.
Baca Juga: 8 Jenis Buah Rendah Gula yang Aman untuk Gula Darah Anda
4. Batasi Minuman Manis
Minuman seperti soda, teh manis, minuman energi, dan beberapa jus buah dapat membuat gula darah naik dengan cepat. Minuman ini mudah dicerna dan tidak mengandung serat atau protein yang bisa memperlambat penyerapan gula.
Sebagai gantinya, pilih air putih, air soda tanpa gula, atau teh herbal tanpa pemanis.
Jika ingin minuman beraroma, Anda bisa menambahkan irisan lemon, jeruk, mentimun, buah beri, atau daun mint ke dalam air.
5. Makan Secara Teratur Sepanjang Hari
Terlalu lama tidak makan dapat membuat gula darah turun dan menyebabkan tubuh gemetar atau mudah lelah. Usahakan makan setiap 3 hingga 4 jam agar tubuh mendapat energi secara konsisten.
Makanan kecil dan seimbang serta camilan sehat dapat membantu mencegah gula darah naik atau turun secara ekstrem. Dengarkan sinyal lapar dari tubuh dan hindari melewatkan waktu makan.
6. Pilih Biji-bijian Utuh
Karbohidrat dari biji-bijian utuh dicerna lebih lambat dibandingkan produk olahan seperti roti putih atau sereal manis. Pilihan yang lebih baik meliputi beras merah, quinoa, gandum, roti gandum utuh, dan oatmeal. Kandungan serat dan nutrisinya membantu menjaga gula darah tetap stabil.
Baca Juga: 6 Makanan Tinggi Protein yang Bisa Turunkan Gula Darah Tinggi
7. Perhatikan Ukuran Porsi
Meskipun makanannya sehat, porsi berlebihan tetap bisa menaikkan gula darah. Gunakan metode piring untuk membantu mengontrol porsi.
Isi setengah piring dengan sayuran, seperempat dengan protein tanpa lemak, dan seperempat lagi dengan karbohidrat dari biji-bijian utuh. Pola ini membantu tubuh mengelola gula darah dengan lebih baik.
8. Tetap Aktif Bergerak
Aktivitas fisik membantu otot menggunakan gula sebagai energi sehingga kadar gula darah lebih stabil. Anda tidak perlu olahraga berat.
Jalan kaki 10 menit setelah makan sudah memberikan manfaat. Usahakan bergerak secara rutin, seperti berjalan, berkebun, membersihkan rumah, atau menari.
9. Kelola Stres dengan Baik
Stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon yang memicu naiknya gula darah. Luangkan waktu untuk menenangkan diri dengan cara menulis jurnal, menarik napas dalam, meditasi, berjalan santai, membaca, atau sekadar duduk di luar ruangan.
Beberapa menit relaksasi setiap hari sudah membantu tubuh mengatur gula darah dengan lebih baik.
Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Menaikkan Gula Darah dengan Cepat untuk Penderita Hipoglikemia
10. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Kurang tidur dapat membuat tubuh kurang responsif terhadap insulin, sehingga gula darah lebih mudah naik. Usahakan tidur 7 hingga 9 jam setiap malam.
Atur jam tidur yang konsisten, hindari layar sebelum tidur, ciptakan suasana kamar yang nyaman, dan batasi kafein serta alkohol. Jika masalah tidur berlanjut, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan solusi yang sesuai.
Itulah beberapa kebiasaan sederhana yang menjaga gula darah tetap stabil. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: Kemenkes Buka Rekrutmen Global Fund 2026: Cek Formasi & Syarat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News