M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes, Cek di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Catat beberapa jenis sayuran yang tidak boleh dimakan penderita diabetes berikut ini. Yuk, cek ada apa saja!

Diabetes merupakan kondisi medis yang mengganggu pengaturan kadar gula darah dalam tubuh. Bagi penderita diabetes, menjaga pola makan menjadi hal yang sangat penting untuk mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.

Meskipun sayuran merupakan bagian dari pola makan sehat, tidak semua sayuran cocok untuk penderita diabetes. Beberapa jenis sayuran dapat memengaruhi kadar gula darah, yang pada gilirannya bisa memperburuk kondisi kesehatan.

Baca Juga: 10 Sayuran yang Bagus untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes, Apa Saja ya?

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis sayuran yang tidak boleh dimakan penderita diabetes. Melansir dari laman dari Mantra Care, inilah daftarnya:

1. Jagung

Jagung, baik yang direbus atau dari kaleng, sering dianggap sebagai lauk yang lezat. Namun, jagung mengandung karbohidrat yang tinggi, terutama jagung manis yang juga mengandung banyak gula.

Hanya setengah cangkir jagung mengandung sekitar 21 gram karbohidrat dengan hanya 2 gram serat. Sebagai alternatif, Anda bisa mengganti jagung dengan biji chia.

2. Kacang Hijau

Kacang hijau termasuk dalam jenis sayuran bertepung yang sebaiknya dihindari penderita diabetes. Kacang hijau mengandung 20 gram karbohidrat dalam satu cangkir dan juga mengandung anti-nutrisi yang bisa mengganggu sistem pencernaan.

Sebaiknya, kacang hijau diganti dengan lentil atau buncis yang lebih baik untuk pengelolaan gula darah.

3. Kentang

Kentang adalah makanan dengan indeks glikemik tinggi, yang berarti dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Penelitian menunjukkan bahwa kentang goreng memiliki kandungan pati yang memengaruhi gula darah.

Sebagai pengganti kentang, penderita diabetes bisa memilih brokoli, kembang kol, atau kubis yang lebih rendah karbohidrat.

Baca Juga: Gatal Diabetes Seperti Apa Rasanya? Kenali Ciri-cirinya Berikut Ini

4. Daun Bawang

Daun bawang mengandung 14 gram karbohidrat dalam setiap 100 gram dengan hanya 1,8 gram serat. Selain itu, daun bawang mengandung fruktan, yaitu karbohidrat yang bisa menyebabkan gas dan kembung. Sebagai gantinya, penderita diabetes bisa memilih bawang bombay atau bawang merah.

5. Ubi Jalar

Meskipun ubi jalar kaya akan beta karoten, makanan memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi, hampir setinggi kentang putih. Ubi jalar juga mengandung karbohidrat yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Oleh karena itu, sebaiknya menghindari ubi jalar, terutama yang berwarna oranye, dan memilih alpukat sebagai alternatif yang lebih rendah karbohidrat.

6. Yam

Yam mengandung karbohidrat yang cukup tinggi dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah. 3/4 cangkir yam mengandung 9,3 beban glikemik, yang cukup signifikan bagi penderita diabetes.

Sebagai pengganti yam, penderita diabetes bisa memilih gooseberry yang lebih baik untuk mengontrol gula darah.

Baca Juga: Manfaat Konsumsi Alpukat bagi Penderita Diabetes yang Jarang Diketahui

7. Labu Butternut

Meskipun labu butternut memiliki karbohidrat yang lebih rendah daripada kentang, ia tetap berisiko bagi penderita diabetes. Satu potong labu butternut yang dipotong dadu mengandung 16 gram karbohidrat, yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah.

Sebagai alternatif yang lebih aman, penderita diabetes bisa memilih sayuran sehat seperti ladyfinger.

8. Parsnip

Parsnip adalah sayuran yang mengandung 24 gram karbohidrat dan 6 gram gula dalam satu cangkir kecil. Kandungan gula yang tinggi bisa menyebabkan kenaikan glukosa darah yang mendadak.

Sebagai pengganti parsnip, penderita diabetes bisa memilih bayam yang lebih rendah karbohidrat.

9. Kacang Lebar (Fava Beans)

Kacang lebar atau fava beans mengandung kalori dan karbohidrat yang tinggi, dengan sebagian besar karbohidratnya berupa gula. Satu cangkir kacang lebar mengandung 12 gram gula yang bisa meningkatkan kadar gula darah.

Sebagai alternatif, penderita diabetes bisa mengganti kacang lebar dengan kacang hijau yang lebih aman.

Baca Juga: 11 Penurun Gula Darah Alami yang Terbukti Efektif, Cocok untuk Penderita Diabetes

10. Jus Sayuran

Jus sayuran sering dianggap sebagai pilihan sehat, tetapi bagi penderita diabetes, jus bisa menjadi masalah. Jus sayuran umumnya menghilangkan serat, yang penting untuk mengontrol kadar gula darah.

Meskipun beberapa sayuran bisa digunakan dalam jus, lebih baik mengonsumsi sayuran dalam bentuk utuh agar kandungan seratnya tetap terjaga.

Nah, itulah beberapa jenis sayuran yang tidak boleh dimakan penderita diabetes. Penderita diabetes harus berhati-hati dalam memilih sayuran yang dikonsumsi, karena beberapa jenis sayuran mengandung karbohidrat yang dapat memengaruhi gula darah.

Jagung, kentang, ubi jalar, dan sayuran bertepung lainnya harus dihindari atau dikonsumsi dalam jumlah yang sangat terbatas. Sebaiknya, penderita diabetes memilih sayuran rendah karbohidrat seperti bayam, brokoli, dan kembang kol.

Selain itu, sangat penting untuk menjaga pola makan yang seimbang dan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi mengenai pilihan makanan yang tepat. Semoga membantu.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Camilan untuk Penderita Diabetes yang Sehat dan Aman Dikonsumsi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.

Produk Gelato Yogurt Matcha Ala Hometown Artisan Meluncur Bidik Masyarakat Urban

Hometown Artisan Dairy resmi meluncurkan Hometown Artisan Dairy Gelato Yogurt Matcha dengan target masyarakat urban.