M O M S M O N E Y I D
AturUang

Yuk Mengenal Exchange Traded Fund (ETF) dan Perbedaannya dengan Reksa Dana

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Jika Anda suka berinvestasi, harus tahu bahwa ada banyak pilihan instrumen yang bisa dipilih oleh investor untuk mengelola portofolio mereka. Dua jenis instrumen yang sering dibahas adalah Exchange Traded Fund (ETF) dan reksa dana.

Nah, meskipun keduanya adalah alat investasi yang dapat menawarkan diversifikasi dan manajemen investasi profesional, namun ada beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya. 

ETF adalah reksa dana jenis investasi kolektif yang diperdagangkan di Bursa.  ETF sama seperti saham, menggunakan Indeks Saham sebagai acuan untuk investor agar lebih maksimal dalam bertransaksi. ETF bisa dilakukan di pasar primer maupun pasar sekunder.

Sedangkan, reksa dana adalah kumpulan dana dari berbagai investor yang dikelola oleh manajer investasi profesional. Dana-dana ini diinvestasikan dalam berbagai aset, seperti saham, obligasi, atau instrumen pasar uang. 

Baca Juga: BCA Luncurkan Reksa Dana Saham Syariah BISEU

Berikut di bawah adalah empat perbedaan antara ETF dan reksa dana: 

1.           Perdagangan dan Likuiditas

ETF menawarkan likuiditas yang lebih baik karena diperdagangkan sepanjang hari bursa dengan harga yang fluktuatif, memberi fleksibilitas dalam waktu transaksi. Reksa dana, tidak diperdagangkan di bursa, hanya dapat dibeli atau dijual pada harga Net Asset Value (NAV) atau Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang sama untuk semua transaksi hari itu, menawarkan fleksibilitas yang lebih rendah.

2.           Biaya

ETF umumnya memiliki biaya pengelolaan yang lebih rendah tetapi mungkin dikenakan biaya transaksi seperti komisi broker. Reksa dana sering kali memiliki biaya pengelolaan lebih tinggi yang tidak langsung terlihat tetapi dapat berdampak besar pada hasil investasi jangka panjang. 

3.           Transparansi dan Diversifikasi

ETF unggul dalam transparansi karena portofolionya diperbarui secara rutin dan dapat diakses publik. Reksa dana menawarkan diversifikasi yang serupa tetapi dengan transparansi yang lebih rendah, hanya memperbarui informasi portofolio bulanan atau kuartalan. 

4.           Manajemen dan Investasi Awal

ETF biasanya dikelola secara pasif, mengikuti indeks pasar, sementara reksa dana sering dikelola secara aktif oleh manajer investasi. Reksa dana memungkinkan investasi awal yang lebih kecil dan manajemen profesional yang bisa menarik bagi investor pemula. 

Baca Juga: Mau Investasi di Reksadana, BNI AM Gandeng BTPN untuk Pemasaran Reksadana Indeks

SEVP Retail Markets & Technology BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengatakan, bahwa ketika memilih antara ETF dan reksa dana, nasabah perlu mempertimbangkan apa yang paling penting bagi dirinya. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing dan keputusan akhir tergantung pada kebutuhan investasi, gaya, dan tujuan keuangan pribadi setiap nasabah. 

Menurut Teddy, ETF cocok bagi investor yang mencari likuiditas tinggi dan biaya rendah dengan kemampuan untuk memantau harga sepanjang hari. Mereka juga ideal untuk investor yang menginginkan transparansi tinggi tentang portofolio yang mereka miliki. 

“Sedangkan reksa dana, di sisi lain, lebih sesuai untuk investor yang menginginkan manajemen profesional tanpa harus terlibat langsung dalam keputusan investasi dan yang mungkin tidak membutuhkan likuiditas yang sama. Reksa dana juga bisa lebih ramah untuk investor dengan jumlah investasi awal yang lebih kecil,” tutup Teddy 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Perubahan Pola Pikir Finansial yang Menandakan Anda Naik Level Menuju Kaya

Kenali 5 perubahan pola pikir finansial yang jadi tanda Anda naik level dari kelas menengah menuju kaya secara bertahap.​  

15 Makanan untuk Membakar Lemak Tubuh secara Alami agar Berat Badan Turun

Yuk, coba beberapa makanan untuk membakar lemak tubuh secara alami agar berat badan turun berikut ini!

Tips Renovasi Rumah yang Tahan Lama dari Desainer Dunia, Cocok Segala Zaman

Berikut ide renovasi rumah praktis agar hemat biaya, nyaman, dan tidak cepat ketinggalan zaman untuk hunian modern Indonesia.​

9 Tanda pada Tubuh jika Sudah Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Ternyata ini, lho, beberapa tanda pada tubuh jika sudah terlalu banyak konsumsi garam. Apa sajakah itu?

8 Kebiasaan Buruk yang Membahayakan Kesehatan Jantung Anda

Ada beberapa kebiasaan buruk yang membahayakan kesehatan jantung Anda, lho. Yuk, cari tahu di sini! 

Punya Uang Mendadak Rp1,6 Miliar? Ini Cara Kelola biar Gak Habis Percuma

Punya uang mendadak Rp1,6 miliar? Ikuti strategi cerdas ini agar tidak salah langkah dan keuangan makin kuat di masa depan.​

Pesan Instagram: Meta Hentikan Enkripsi, Amankan Riwayatmu Sekarang

Membaca pesan di Instagram kini tidak seaman dulu. Meta hentikan enkripsi End-to-End Instagram lo, riwayat chat Anda berisiko terbaca pihak lain.

Investor Emas Digital Wajib Tahu, Hindari Risiko Aset Non-Fisik!

Keamanan aset digital sering jadi pertanyaan? Cermati menjawab dengan fitur cetak emas fisik. Pahami risiko sebelum terlambat.

Piala Uber 2026 : Ini Skuad Tim Indonesia VS Kanada di Babak Penyisihan Grup C

Pertandingan pertama akan dibuka oleh atlet tunggal putri Indonesia melawan tunggal putri Kanada, Michelle Lee

Anak Malas Gerak? Ini Solusi Ampuh Bikin Ketagihan Olahraga

Membiasakan anak bergerak aktif tak lagi sulit. Ada metode lari yang bikin si kecil ketagihan olahraga. Simak caranya di sini!