M O M S M O N E Y I D
AturUang

Mau Investasi di Reksadana, BNI AM Gandeng BTPN untuk Pemasaran Reksadana Indeks

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Buat Anda yang mau berinvestasi di reksadana, ada yang terbaru dari BNI Asset Management (BNI AM) yang baru saja bekerjasama dengan Bank BTPN untuk menjual produk reksadana. Kerja sama ini menandai langkah awal kerjasama penjualan reksadana melalui jaringan Bank BTPN sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari distribusi produk Reksa Dana BNI-AM, khususnya reksa dana indeks di Indonesia.

Melalui kerjasama ini BNI-AM menambah 9 reksa dana di line product Jenius, apa saja itu?

  • 1 reksadana pasar uang (BNI-AM Dana Likuid),
  • 2 reksadana pendapatan tetap (BNI-AM Teakwood dan BNI-AM Ardhani Pendapatan Tetap Syariah)
  • Dan 6 reksadana indeks (BNI-AM Indeks IDX30 (BNI30), BNI-AM IDX Growth 30 , BNI-AM SRI-KEHATI Kelas R1, BNIAM IDX - PEFINDO Prime Bank Kelas R1, BNI-AM PEFINDO i-Grade Kelas R1, BNI-AM IDX High Dividend 20.

Saat ini, BNI-AM mempunyai berbagai produk andalan untuk memenuhi kebutuhan nasabah berupa reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, reksadana campuran, reksadana ETF dan reksadana indeks yang dikenal dengan BNI-AM Family of Index Fund.

Nah, BNI-AM Family of Index Fund ini terdiri dari 8 reksadana indeks yang mempunyai karakteristik yang beragam sesuai dengan berbagai preferensi nasabah yang berbeda-beda pula. Reksadana indeks BNI-AM dibuat bekerjasama dengan provider indeks terkemuka seperti IDX, PEFINDO dan Yayasan KEHATI. Dari 8 reksadana indeks anggota BNI-AM Family of Index Fund yang dimilik BNI-AM, 6 diantaranya sudah tersedia di semua kanal penjualan Bank BTPN.

Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Reksa Dana Cocok untuk Investor Pemula

Direktur Bisnis Investasi BNI AM, Putut E Andanawarih mengatakan, belakangan ini instrumen investasi reksadana berbasis indeks saham dan reksadana pendapatan tetap semakin diminati oleh para investor retail di Indonesia terutama di era tren penurunan suku bunga, PWC bahkan memprediksikan bahwa AUM reksa dana pasif di US akan terus bertumbuh sebesar 44%-58% sampai tahun 2030.

Hal tersebutlah yang menjadi salah satu pertimbangan BNI-AM meluncurkan 3 produk baru reksadana indeks baru untuk melengkapi ekosistem BNI-AM Family of Index Fund yaitu : BNI-AM IDX - PEFINDO Prime Bank kelas R1, BNI-AM PEFINDO i-Grade kelas R1, dan BNI-AM SRI-KEHATI Kelas R1 sejak tahun 2023 lalu.

BNI-AM berharap produk reksadana indeks dari BNI Asset Management ini dapat menjadi produk reksa dana unggulan di Bank BTPN serta dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah setia Bank BTPN di tahun ini dan tahun mendatang.

Dengan kerjasama ini antara BNI-AM dan BTPN bisa menjadi sinergi bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dan terutama memberikan manfaat dan solusi finansial bagi nasabah Bank BTPN. Manfaat lain bagi BNI-AM akan semakin memperluas jaringan pemasaran reksa dana terutama reksa dana indeks yang menjadi produk andalan.

Plt. Direktur Utama BNI-AM, Ade Yusriansyah mengatakan, dengan aplikasi Jenius yang inovatif dan mempunyai jaringan luas, BNI-AM yakin akan semakin mempermudah nasabah Bank BTPN untuk menikmati solusi finansial dari BNI-AM melalui berbagai promo produk dan literasi keuangan yang diberikan oleh BNI-AM dan Bank BTPN. Kemudahan dan inovasi aplikasi mobile Jenius diharapkan tidak hanya menambah Number of Account (NoA) nasabah baru namun juga meningkatkan manfaat inklusi keuangan yang dicanangkan oleh OJK.

Senada, Wakil Direktur Utama Bank BTPN Darmadi Sutanto menyampaikan, melalui kerja sama ini, BTPN menghadirkan solusi investasi yang dirancang untuk memberikan lebih banyak fleksibilitas dan peluang yang lebih baik dalam lanskap keuangan yang semakin kompleks. Kerja sama ini mencerminkan komitmen BTPN untuk memberikan solusi dan layanan keuangan yang lengkap dengan menghadirkan variasi pilihan investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai segmen nasabah dengan memanfaatkan dukungan tekonologi digital.

Baca Juga: Potensi Investor Milenial dan Gen Z Bertambah, Ayovest Luncurkan Aplikasi Reksadana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 5-7 Juni 2026, Diskon Body Care-Frozen Food!

Akhir pekan tiba! Promo JSM Alfamart 5-7 Juni 2026 tawarkan Diskon hingga Beli 2 Gratis 1. Temukan semua produk hemat di sini!

Promo J.CO Terbaru, Paket Minuman Spesial + Donat Hemat Hanya sampai 14 Juni 2026

J.CO tawarkan paket minuman hemat mulai Rp 56.000 saja. Cek detail paket berdua hingga berlima, dan donat favorit di sini!

H-1 EXO di Indonesia! Catat 7 Tips Nonton Konser Ini biar Momen Kamu Gak Terlupakan

EXO-L wajib tahu! 7 trik jitu ini akan membuat pengalaman nonton konser EXO tak terlupakan. Pastikan kamu siap sebelum berangkat!

Jadi Bintang Skincare, Ini 5 Manfaat Centella Asiatica untuk Perawatan Anti-Aging

Ingin kulit bebas flek hitam dan selulit? Centella asiatica solusinya! Cari tahu bagaimana tanaman ini menjaga kulit tetap sehat dan muda alami.

Bukan Fiksi, 5 Film Psikopat Terpopuler Ini Diangkat dari Kejadian Asli

Percaya atau tidak, 5 film thriller psikopat populer ini punya akar dari kejadian sungguhan. Temukan daftar rekomendasinya di sini.

Harga Buyback Emas Hari Ini 5 Juni 2026: Antam dan HRTA Naik, Galeri 24 Tertinggi

Harga buyback emas Antam dan HRTA naik Rp 12.000 hari ini. Pelajari selisih jual-beli emas Anda agar tidak rugi.

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Emas Dunia Terkoreksi 2% Pekan Ini

Negosiasi AS-Iran terhenti, memicu kekhawatiran inflasi. Mengapa harga emas sulit naik di tengah kondisi ini?

Pengusaha Kebaya Mbok Dhe Sukses Pasarkan Kebaya, Akses Permodalan Dibutuhkan

Akses permodalan jadi kunci utama bagi para pengusaha perempuan mengembangkan bisnisnya. Berikut selengkapnya

Wanita Wajib Tahu! Atasi PCOS dan Kram Menstruasi dengan 5 Teh Ini

Daftar 5 jenis teh ini terbukti ampuh menyeimbangkan hormon, redakan kram, dan bantu kesuburan. Cek daftar lengkapnya di sini!

IHSG Pagi Bergerak Fluktuatif, Saham Big Caps Tertekan (5/6)

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada awal perdagangan Jumat, 5 Juni 2026. Cek saham top gainer dan loser pagi ini.