MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kemarin turun dalam, berada dalam posisi jenuh jual atau oversold. Yuk, lihat proyeksi IHSG dan rekomendasi saham dari Mirae Asset Sekuritas untuk hari ini, Kamis, 29 Januari 2026.
IHSG pada Rabu (28/1) ditutup turun 7,35% ke level 8.320,56. Seiring dengan penurunan tersebut, asing melakukan aksi jual dengan nilai jual bersih atau net sell Rp 6,12 triliun di pasar reguler.
Baca Juga: IHSG Anjlok, Asing Mencatatkan Net Sell Sampai Rp 6,12 Triliun (28/1)
M. Nafan Aji Gusta, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas menilai, dengan penurunan IHSG kemarin, mulai terbentuk kondisi jenuh jual. Ini karena tekanan jual cukup kuat sehingga baru masuk ke area oversold.
"Secara teknikal, IHSG mulai oversold berdasarkan indikator RSI setelah breakdown dari MA20&60 yang masih berada dalam positive crossover," tulis dia dalam riset paginya.
Jika IHSG terus turun, maka akan menguji level support atau batas bawah kuat. Level support hari ini di 8.178 & 8.122. Jika menguat, akan menguji level resistance 8.458 & 8.514.
Baca Juga: MSCI Ancam Saham Indonesia Masuk Frontier Market, Seberapa Buruk Dampaknya?
Selain itu, market juga akan memperhatikan sejumlah sentimen dari global dan dalam negeri.
Dari pasar global, pasar mencerna langkah bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve (The Fed) yang menahan suku bunga pada 3,75% di tengah tekanan politik dan isu independensi The Fed, apalagi menjelang berakhirnya masa jabatan Jerome Powell pada Mei 2026.
Hal ini juga membuat harga emas dunia menguat di atas US$ 5.400 per ons. Di sisi lain, market juga memperkirakan terdapat maksimal dua kali pemangkasan suku bunga khususnya pada semester kedua 2026.
Baca Juga: IHSG Melorot Terkena Dampak MSCI, Saatnya Buy on Weakness?
Dari domestik, selama sentimen dampak kebijakan interim freeze MSCI masih kuat, maka IHSG akan terus terkoreksi. Untuk itu, koordinasi BEI, OJK, dan KSEI dengan MSCI harus terus ditingkatkan demi mengurangi gejolak serta meningkatkan kepercayaan pasar, transparansi struktur kepemilikan dan free float pasar modal Indonesia.
Bila terjadi pemulihan keyakinan pasar ketika isu teknis ini bisa terselesaikan dengan baik, maka IHSG berpeluang rebound.
Rekomendasi saham
Di tengah penurunan IHSG, Nafan menyarankan akumulasi saham dengan fundamental solid dan undervalue. Fokus pada sinyal pembalikan dan terapkan manajemen risiko secara efektif.
Berikut sejumlah rekomendasi saham untuk hari ini:
1. EMAS – Uptrend
ACTION: MAINTAIN BUY; especially with entry level area around 6600 – 7300.
TP1: 7400 (+5.71%)
TP2: 7525 (+7.50%)
Support: 6600 & 6400
2. MDKA – Uptrend
ACTION: ADD (MARGINABLE STOCK); especially with entry level area at 3110 - 3290.
TP1: 3350 (+3.40%)
TP2: 3450 (+6.48%)
TP3: 3720 (+14.81%)
Support: 3110 & 2970
3. MEDC – Escalating
ACTION: ACCUMULATIVE BUY (MARGINABLE STOCK); especially with entry level area around 1495 – 1525.
TP1: 1540 (+1.65%)
TP2: 1585 (+4.62%)
TP3: 1810 (+19.47%)
Support: 1495 & 1425
Perlu diingat, rekomendasi ini bukan ajakan untuk menjual atau membeli saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko Anda masing-masing.
Selanjutnya: Segmen E-commerce Masih Topang Jasa Logistik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News