M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspadai Penularan Cacar Monyet Melalui Pemberian ASI, Ini Penjelasannya!

Waspadai Penularan Cacar Monyet Melalui Pemberian ASI, Ini Penjelasannya!
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Saat ini, cacar monyet atau monkeypox telah ditetapkan sebagai kondisi darurat global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seperti telah diketahui, masalah kesehatan ini telah menyebar di 75 negara di seluruh dunia, dengan total kasus mencapai lebih dari 16 ribu.

Meski penelitian terkait penularan cacar monyet melalui ASI terus dilakukan, dokter mengimbau sebaiknya ibu yang sedang mengidap cacar monyet tidak memberikan ASI kepada bayinya.

Menurut pakar, virus dapat ditularkan melalui ASI seperti halnya pada sperma. Sebab, virus sama-sama mengalir melalui darah. 

Selain itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga mengimbau kepada semua ibu menyusui yang terpapar cacar monyet, untuk tidak memberikan ASI kepada bayinya.

Baca Juga: Cara Tepat Mengantisipasi Cacar Monyet yang Perlu Anda Ketahui

Ibu baru boleh kembali memberikan ASI, baik secara langsung maupun ASI perah apabila semua luka sudah sembuh, keropeng menghilang sepenuhnya, dan telah terbentuk lapisan kulit baru.

Alhasil, ASI yang diperah harus dibuang selama ibu masih terinfeksi cacar monyet. 

Supaya terhindar dari paparan virus penyebab cacar monyet, pastikan untuk melakukan tindakan pencegahan yang tepat, yaitu:

1. Tidak berkontak langsung dengan hewan yang memiliki risiko menyebarkan virus penyebab cacar monyet.

2. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas. Termasuk setelah melakukan kontak langsung dengan hewan berisiko dan pengidap cacar monyet.

3. Memastikan semua sayuran dan buah dicuci sampai bersih dan memasak daging sampai matang.

4. Cukup istirahat.

5. Memenuhi asupan nutrisi untuk meningkatkan imun tubuh.

6. Memakai alat pelindung diri ketika melakukan kontak langsung dengan pengidap.

7. Jika memang dibutuhkan, Anda bisa mengonsumsi suplemen dan vitamin sesuai dengan anjuran dokter. 

Itulah penjelasan tentang penularan penyakit cacar monyet melalui pemberian ASI yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?