MOMSMONEY.ID - Wasir atau ambeien terjadi akibat pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus dan kerap dipicu kebiasaan mengejan saat buang air besar, duduk terlalu lama, kurang serat, hingga kehamilan.
Gejalanya bisa berupa nyeri, gatal, benjolan, hingga perdarahan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pada tahap ringan, wasir dapat membaik dengan perubahan gaya hidup seperti memperbanyak serat dan cairan, tidak mengejan, serta menghindari duduk terlalu lama.
Namun, bila keluhan makin berat, penanganan medis diperlukan.
Menurut dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B, Dokter Spesialis Bedah Umum RS Pondok Indah Puri Indah, kini tersedia metode minimal invasive yang lebih nyaman bagi pasien.
Baca Juga: Waspada! Otot Kaku dan Kram Mengintai Jika Pemanasan Terlewat
"Laser Hemorrhoidoplasty memungkinkan penanganan wasir tanpa pemotongan jaringan, dengan nyeri minimal dan masa pemulihan lebih cepat,” ujarnya dalam keterangan resmi Selasa (12/1).
Prosedur ini menggunakan teknologi laser untuk mengecilkan jaringan wasir dan umumnya memungkinkan pasien kembali beraktivitas dalam waktu kurang dari satu minggu.
Teknologi serupa juga digunakan untuk menangani fistula ani melalui metode Fistula-tract Laser Closure (FiLaC). Teknik ini menutup saluran fistula dari dalam tanpa sayatan besar.
"Pendekatan laser membantu mengurangi nyeri serta menurunkan risiko komplikasi,” jelas dr. Franky.
Ia menekankan, gejala seperti nyeri atau perdarahan di area anus sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan sejak dini membantu mencegah kondisi bertambah parah dan menentukan penanganan yang tepat.
Selanjutnya: Kinerja Hermina (HEAL) Diproyeksi Membaik pada 2026, Simak Rekomendasi Sahamnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News