MOMSMONEY.ID - PT United Family Food (Unifam) memperluas portofolio bisnisnya dengan memasuki ranah fruit snacks melalui pengenalan produk terbarunya, HiFruit. Kehadiran lini anyar ini dirancang untuk menjawab pergeseran pola konsumsi masyarakat yang ingi praktis, dalam menikmati kesegaran buah di tengah mobilitas harian.
Menurut catatan Euromonitor, pasar savoury snacks di Indonesia, termasuk camilan berbahan buah kering dan kacang-kacangan, pada tahun 2025 lalu, mencapai Rp 37,7 triliun, dengan pertumbuhan 4% dibandingkan tahun sebelumnya.
HiFruit menawarkan cara menikmati buah dalam format snack yang praktis.
Chief Executive Officer Unifam, Steven Wijaya, mengemukakan bahwa dinamika selera publik menuntut pihaknya untuk adaptif melahirkan terobosan. Menurutnya, inisiatif ini bukan sekadar menambah portofolio dagang, melainkan membuka ruang pertumbuhan di lini bisnis yang belum tergarap optimal.
“Kami melihat konsumen terus berubah, termasuk dalam cara mereka memilih dan menikmati snack. Bagi kami, ini menjadi peluang untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda,” ujar Steven.
Baca Juga: Promo Burger King Kupon Agustus, Banjir Diskon Menu Favorit Mulai Goceng
Senada dengan hal tersebut, Executive Director Unifam, Ongkie Tedjasurja, menekankan bahwa tantangan utama dalam merintis segmen anyar terletak pada upaya membangun kesadaran pasar (market awareness). Pihaknya berkomitmen untuk mengedukasi konsumen agar memahami nilai tambah dan relevansi produk dalam rutinitas harian.
“Kami melihat Fruit Snacks memiliki ruang untuk berkembang. HiFruit adalah salah satu langkah awal kami untuk mengeksplorasi opportunity tersebut dan melihat bagaimana kategori ini dapat menjadi bagian dari pilihan snack konsumen ke depannya,” tambah Ongkie
Sebelum diresmikan ke publik secara luas, produk ini sempat menyapa masyarakat melalui keterlibatannya sebagai camilan resmi di ajang Prambanan Jazz Festival 2026. Langkah ini menjadi landasan kuat bagi perusahaan FMCG tersebut untuk mengukuhkan eksistensi HiFruit di kancah nasional.
Unifam berharap penetrasi pasar ini mampu mendefinisikan ulang standar camilan sehat sekaligus memperkuat posisi kompetitif korporasi di industri makanan dan minuman tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News