M O M S M O N E Y I D
Santai

TransTrack Perkuat Keselamatan Motorsport di Ajang Sprint Rally Sumut 2026

TransTrack Perkuat Keselamatan Motorsport di Ajang Sprint Rally Sumut 2026
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - TransTRACK, perusahaan teknologi (tech enabler) yang berfokus pada digitalisasi operasional armada kendaraan melalui solusi fleet operation optimizer dan supply chain integrator, berperan dalam meningkatkan  standar keselamatan (safety) di industri motorsport Indonesia. 

Salah satu upaya yang TransTRACK lakukan adalah dengan berkontribusi pada pagelaran Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam ajang Sprint Rally Sumut 2026. 

Sejak pertama kali dikenalkan di ajang Sumatera Utara Rally 2024 lalu hingga hari ini, TransTRACK telah menghadirkan pengembangan Rally Tracking System berbasis teknologi lokal yang memungkinkan pemantauan posisi kendaraan rally secara real-time setiap detik.

Sistem ini dilengkapi dengan fitur tombol darurat seperti SOS, OK, Fire, dan Blocked Road, yang memungkinkan pembalap dan navigator mengirimkan sinyal kondisi darurat secara instan kepada panitia.

Dukungan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas monitoring serta mempercepat respons terhadap potensi insiden di lintasan, sekaligus memastikan kelancaran operasional selama perlombaan berlangsung.

Anggia Meisesari, Founder dan CEO TransTRACK, menyampaikan sejak TransTrack pertama kali memperkenalkan teknologi ini pada 2024, ia terus melakukan pengembangan untuk menjawab kebutuhan industri motorsport yang semakin kompleks.

"TransTrack menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh peserta menjadi prioritas utama,” kata Anggia dalam keterangan tertulis, Selasa (4/14). 

Baca Juga: Tren Motor Listrik Berlanjut di 2026, Edukasi dan Kredit Jadi Kunci

Dari perspektif penyelenggara, Poedio Oetojo, Pimpinan Perlombaan Kejurnas Sprint Rally Putaran 1 yang merupakan praktisi senior rally Indonesia yang telah terlibat sejak 1978, menekankan aspek keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan olahraga otomotif, karena sifatnya yang berbahaya. 

"Sejak saya terlibat di dunia reli, mulai sebagai peserta pada tahun 1972 hingga menjadi pelaksana sejak 1978, keselamatan sebenarnya sudah mulai diterapkan, meskipun pada saat itu pengetahuan dan regulasinya masih sangat terbatas," kata Poedio.

Pemeriksaan kendaraan dan perlengkapan pengemudi sudah dilakukan sejak tahun 1970-an, termasuk penggunaan roll bar. Namun, sistem monitoring di lintasan masih terbatas. Dulu, Poedio hanya mengandalkan radio point setiap beberapa kilometer untuk melaporkan posisi peserta. Namun  jika terjadi kecelakaan di antara titik tersebut, respons tidak bisa dilakukan secara cepat. 

Dengan adanya tracking system saat ini, panitia dapat memantau pergerakan peserta secara real-time, merespons insiden dengan lebih cepat, serta memastikan peserta mengikuti rute yang telah ditentukan. Ini menjadi kemajuan penting dalam meningkatkan keselamatan dan pengawasan dalam penyelenggaraan reli.

Sementara, Adi Wibowo, Chief Steward yang ditunjuk oleh IMI Pusat dalam ajang ini, mengatakan monitoring safety dengan teknologi sudah pasti sangat membantu, baik bagi peserta maupun kepanitiaan. Dengan alat tracking ini, seluruh pergerakan peserta dapat dimonitor dan direkam, sehingga data seperti posisi, kecepatan, dan waktu bisa digunakan jika diperlukan. Ini merupakan kemajuan untuk dunia reli di Indonesia. 

Baca Juga: Performa Maksimal, Perempuan Bisa Lakukan 5 Tips Merawat Motor Ini agar Tak Rewel

Di level internasional seperti WRC, teknologi ini bahkan sudah bisa memonitor kecepatan secara langsung, termasuk mendeteksi over speed maupun kondisi kendaraan berjalan terlalu lambat. 

Dalam uji coba yang telah dilakukan, termasuk di APRC, ketika terjadi kecelakaan bisa langsung termonitoring dan panitia dapat merespons dengan cepat melalui fitur seperti SOS atau kebutuhan bantuan darurat.

"Ke depan, kami berharap penggunaan alat ini bisa diterapkan ke seluruh peserta, karena akan mendorong peningkatan keselamatan sekaligus kemajuan industri reli di Indonesia. Bahkan tidak menutup kemungkinan teknologi ini bisa digunakan di cabang olahraga lain yang membutuhkan kecepatan dan ketelitian,” lanjut Adi.

Dari sisi peserta, M. Herkusuma (Heru), Co-driver Dewa United Motorsport, menegaskan pentingnya teknologi keselamatan dalam mendukung performa di lintasan. Dalam motorsport, keselamatan adalah nomor satu. Dengan adanya teknologi ini sangat-sangat membantu, karena informasi bisa lebih cepat diterima dan kita bisa lebih cepat mengantisipasi kalau ada accident. 

"Harapannya, rally device yang dibuat secara lokal ini bisa terus dikembangkan, mengacu pada regulasi FIA, dan ke depannya bisa digunakan lebih luas, bahkan di-approve untuk level internasional seperti WRC Indonesia,” ungkapnya.

Pengembangan Rally Tracking System oleh TransTRACK tidak hanya berfokus pada aspek keselamatan, tetapi juga mendukung transparansi dan akurasi dalam perlombaan, termasuk pemantauan kepatuhan rute serta penyediaan data yang komprehensif untuk analisis performa dan pengambilan keputusan.

Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan IMI dan berbagai pemangku kepentingan, TransTRACK optimis bahwa teknologi ini dapat menjadi standar baru dalam keselamatan motorsport di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi solusi teknologi lokal untuk berkontribusi di tingkat global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.