M O M S M O N E Y I D
AturUang

Tips Menyiapkan Biaya Pendidikan Anak, Cicil dari Sekarang

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Dana pendidikan merupakan salah satu finansial yang utama bagi sebagian besar orangtua. Nah, berikut ini tips menyiapkan biaya pendidikan anak.

Sebaiknya, para orangtua menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini. Alasannya, biaya pendidikan tinggi beserta inflasinya serta proses seleksi masuk sekolah juga perguruan tinggi semakin ketat. 

Untuk itu, Dimas Ardhinugraha, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), dalam keterangan tertulis Rabu (12/10), memberikan tips menyiapkan dana pendidikan anak. 

Baca Juga: Tips Packing Sebelum Kuliah di Luar Negeri yang Perlu Anda Ketahui

Cicil dari sekarang supaya terasa ringan

Dana pendidikan anak sebaiknya mulai disiapkan oleh pasangan yang baru menikah atau baru memiliki bayi, Walau kelihatannya kebutuhan ini masih lama, langkah persiapan tersebut akan sangat meringankan cicilan atau persiapan dana pendidikan anak. 

Pasalnya, biaya pendidikan terus mengalami kenaikan setiap tahun hingga mencapai 10%-15%. Seperti halnya cicilan KPR, semakin lama durasi waktu yang Anda punya untuk mencicil, semakin ringan beban cicilan bulanannya. 

Sebagai gambaran, misalnya, harus mempersiapkan dana untuk uang pangkal senilai Rp 25 juta dalam dua tahun. Untuk mencapai target tersebut, Anda wajib menyisihkan dana untuk investasi Rp 989.000 per bulan dengan asumsi imbal hasil 5%.

Tapi, apabila bisa mulai mempersiapkan dana tersebut lebih awal, misalnya, lima tahun sebelumnya, dana yang perlu Anda sisihkan per bulan jadi lebih ringan, hanya Rp367 ribu dengan asumsi imbal hasil sama di 5%.

Baca Juga: Trailer dan Tanggal Tayang Dokumenter Selena Gomez: My Mind and Me

Manfaatkan diskon pendaftaran di awal

Jelang akhir tahun, dalam waktu dekat ini, sekolah swasta akan mulai membuka pendaftaran bagi calon siswa baru. Beberapa sekolah swasta menawarkan potongan harga bagi calon murid yang mendaftar di gelombang awal. 

Jika saat ini anak akan memasuki jenjang pendidikan yang baru, Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini.

Pilihan sarana investasi yang sesuai

Kalau masih punya waktu sekitar 1-3 tahun untuk menyiapkan dana pendidikan anak, Anda bisa membentuk suatu portofolio investasi yang sebagian besar isinya adalah instrumen reksadana pasar uang dengan sedikit porsi di reksadana saham.

Reksadana pasar uang memiliki potensi imbal hasil yang lebih menarik dibandingkan dengan tabungan dan deposito dengan tingkat risiko yang relatif rendah. Selain itu, likuid dan bebas biaya transaksi. 

Sementara sedikit alokasi pada reksadana saham akan berfungsi sebagai booster, untuk mempercepat tercapainya tujuan keuangan melalui potensi imbal hasil yang jauh lebih menarik, dan tentunya diiringi dengan tingkat risiko yang lebih tinggi.

Bagi yang masih memiliki waktu persiapan selama 3-5 tahun, atau dalam jangka waktu menengah, Anda bisa memanfaatkan reksadana pendapatan tetap, saham, dan pasar uang, atau silakan manfaatkan reksadana campuran jika tidak mau repot.

Komposisi terbesar portofolio investasi sebaiknya diisi oleh reksadana pendapatan tetap, dengan pertimbangan potensi imbal hasilnya yang lebih menarik dibandingkan dengan reksadana pasar uang.

Baca Juga: Pengeluaran Bengkak, Ini Cara Beli Pulsa dan Bayar Tagihan Listrik Lewat Home Credit

Untuk mempersiapkan dana pendidikan dalam jangka waktu yang lebih panjang, di atas 5 tahun, Anda bisa menyusun portofolio dengan porsi reksa dana saham yang lebih banyak. 

Dengan potensi imbal hasil yang relatif tinggi, reksadana saham juga memiliki tingkat risiko yang relatif tinggi. 

Dalam investasi berlaku prinsip high risk high return-low risk low return. Oleh karena itu, orangtua juga disarankan untuk tetap melakukan diversifikasi ke reksadana yang memiliki risiko lebih rendah, seperti reksadana pendapatan tetap dan pasar uang.

Jadi, pos dana pendidikan jangka panjang ini sangat cocok untuk persiapan masuk ke universitas bila anak Anda saat ini masih di bangku SD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Net Sell Mencapai Rp 759 Miliar, Saham-saham Ini Paling Banyak Dilepas Asing (3/8)

Tercatat pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) Rp 759 miliar di pasar reguler. 

Bukan Cuma Kolesterol Tinggi, Makan Mie Instan juga Picu Berbagai Penyakit!

Minyak penggorengan yang dipakai mie instan kaya lemak trans yang menurunkan kolesterol baik. Cek dampaknya pada pembuluh darah di sini.

Spesial Kemerdekaan! Serbu Promo A&W Sharing Meal Paket Ramean Mulai 100 Ribuan

Kumpul bareng teman atau keluarga kini lebih terjangkau dengan memanfaatkan promo A&W Sharing Meal berisikan menu paket lengkap yang lebih hemat.  

Minum Susu Picu Gula Darah Tinggi? Cegah Kerusakan Otak Langkah Berikut!

Kandungan karbohidrat dalam susu sapi terurai menjadi gula di darah. Pelajari jam konsumsi dan pilihan alternatifnya di sini.

Promo HokBen x Yup Kemerdekaan, Ada Harga Spesial Rp 4.100 & Diskon hingga 50%

Sambut HUT RI ke-81 dengan promo HokBen kolaborasi Yup yang menawarkan harga spesial Rp 4.100 dan diskon hingga 50%.

Daya Baterai 7000mAh Realme GT 7T Siap Libas Sesi Gaming Seharian

Baterai jumbo 7000mAh dan fast charging 120W kini hadir di Realme GT 7T. Cari tahu ketahanan performanya untuk gaming seharian di sini.

Serum Vitamin C: Pemakaian Rutin Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Kulit Kusam

Pemakaian rutin serum vitamin C ampuh menyamarkan flek hitam dan kusam. Pelajari cara memilih produk yang tepat di artikel ini.  

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.