MOMSMONEY.ID - Otobiografi Ahmad Subardjo berjudul Kesadaran Nasional kembali diterbitkan dalam Edisi Kedua oleh Yayasan Ahmad Subardjo.
Buku yang pertama kali terbit pada 1978 itu diluncurkan di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Sabtu (29/8).
Buku tersebut ditulis langsung oleh Ahmad Subardjo dan memuat perjalanan hidupnya, mulai dari masa pendidikan, pengalaman di Eropa, keterlibatan dalam pergerakan nasional, hingga perjuangan menuju Proklamasi dan kiprahnya dalam pemerintahan serta diplomasi Indonesia.
Edisi pertama buku ini kini sulit ditemukan. Dalam edisi kedua, penyajiannya diperbarui agar lebih mudah dibaca, sementara isi dan kesaksian dalam karya asli tetap dipertahankan.
Kesadaran Nasional juga menggambarkan bagaimana Ahmad Subardjo menghadapi perbedaan pandangan, membaca situasi politik, berdialog, dan mengambil keputusan dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Jadi Hobi Populer Masa Kini, Simak 5 Manfaat Membaca Buku di Sini
Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri R. Heru Hartanto Subolo mengatakan, penerbitan kembali buku tersebut dapat menjadi penghubung antara sejarah diplomasi Indonesia dan generasi saat ini.
“Buku ini jembatan yang menghubungkan sejarah diplomasi kita dengan masa depan,” ujar Heru dalam keterangan resmi Senin (31/8).
Sejarawan dan pendiri Komunitas Historia Indonesia Asep Kambali juga menekankan pentingnya membuat sejarah lebih dekat dengan generasi muda.
“Sejarah harus menjadi konsumsi anak muda,” katanya.
Penerbitan Edisi Kedua buku otobiografi Ahmad Subardjo ini menjadi upaya untuk menghadirkan kembali kesaksian Ahmad Subardjo kepada pembaca masa kini, termasuk pembaca yang ingin melihat perjalanan perjuangan dan diplomasi Indonesia dari sudut pandang salah satu pelaku sejarah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News