MOMSMONEY.ID - Tasya Kamila membagikan sejumlah produk lokal yang menjadi pilihannya untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga dan keluarga. Mulai dari peralatan makan, perlengkapan kamar mandi, mainan anak, peralatan dapur, hingga sandal untuk aktivitas sehari-hari.
Ibu dua anak sekaligus public figure tersebut mengatakan, produk lokal kini bukan lagi menjadi pilihan kedua. Menurut Tasya, semakin banyak produk buatan Indonesia yang memiliki kualitas baik dengan harga yang lebih bersahabat.
“Buatku, produk lokal itu bukan pilihan kedua. Sekarang banyak produk buatan Indonesia yang kualitasnya nggak kalah, malah harganya jauh lebih bersahabat,” ujar Tasya Kamila di Jakarta dalam kampanye Proudly Local yang digelar MR.D.I.Y. Indonesia beberapa waktu lalu.
Tasya juga mengapresiasi semakin mudahnya masyarakat menemukan produk lokal untuk berbagai kebutuhan keluarga.
Menurutnya, berbagai kebutuhan rumah tangga kini bisa ditemukan dalam satu tempat, mulai dari perlengkapan dapur dan mainan anak hingga berbagai kebutuhan rumah lainnya.
Baca Juga: Ramalan Cuaca Jawa Barat Akhir Pekan Didominasi Cerah, Suhu Capai 35°c
Saat berbelanja di MR.D.I.Y. Indonesia, Tasya memilih sejumlah produk lokal yang dinilai sesuai dengan kebutuhan keluarganya.
Untuk perlengkapan makan, Tasya memilih produk dari HSI dan MMS Houseware. Menurutnya, selain memiliki fungsi yang dibutuhkan keluarga, produk tersebut juga menawarkan desain yang menarik sehingga dapat mempercantik tampilan meja makan.
Sementara soal kebutuhan kamar mandi, Tasya memilih handuk dari merek lokal Lenuta dan Kintakun. Ia menyebut material yang lembut dan daya serap yang baik menjadi salah satu pertimbangannya.
Selain handuk, Tasya juga menggunakan bath mat untuk membantu menjaga lantai kamar mandi tetap kering. Menurutnya, perlengkapan tersebut penting terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil dan aktif bergerak.
“Buat produk lokal di MR.D.I.Y., pilihanku dari merek Lenuta dan Kintakun yang bahannya lembut dengan daya serap bagus, khususnya buat kedua anakku. Selain itu, bath mat juga penting banget buat jaga lantai tetap kering, apalagi di rumah ada anak kecil yang aktif bergerak,” kata Tasya.
Sementara untuk kebutuhan bermain anak, Tasya memilih boneka dari merek lokal Berkat Karya. Boneka tersebut tersedia dalam berbagai karakter dengan material yang lembut sehingga nyaman digunakan anak untuk bermain maupun dipeluk.
Tak hanya kebutuhan anak, Tasya juga memilih produk lokal untuk menunjang aktivitas memasak di rumah. Perihal menyiapkan bahan makanan, ia menggunakan talenan kayu dari Kwas. Sedangkan untuk mengolah masakan, spatula kayu dari Homliv menjadi salah satu perlengkapan yang dipilih.
Selain perlengkapan rumah tangga, Tasya juga memilih produk lokal untuk kebutuhan sehari-hari, salah satunya sandal dari Porto. Menurutnya, sandal yang ringan dan nyaman dapat digunakan untuk beraktivitas santai di rumah maupun bepergian dalam jarak dekat.
Baca Juga: 3 Tren Pilihan Cat di Tahun 2027 yang Bikin Hunian Makin Menguat Lagi
Pilihan Tasya terhadap berbagai produk lokal tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk buatan Indonesia. Berdasarkan survei Jakpat bertajuk “Local Product Shopping Behavior in Indonesia” yang dilakukan pada Juli 2025, lebih dari 70% responden memilih produk lokal karena harganya yang terjangkau.
Selain harga, kemudahan menemukan produk juga menjadi faktor penting. Sebanyak 56% responden menyebut kemudahan menemukan produk sebagai salah satu alasan memilih produk lokal. Kualitas produk yang semakin baik, rasa bangga terhadap produk lokal, serta pengaruh lingkungan sekitar turut menjadi pertimbangan masyarakat.
Melihat tren tersebut, MR.D.I.Y. Indonesia terus memperluas akses masyarakat terhadap produk lokal melalui jaringan lebih dari 1.300 toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sejumlah merek lokal seperti Kintakun, Porto, HSI, MMS Houseware, Lenuta, Berkat Karya, Kwas, dan Homliv menjadi bagian dari pilihan produk yang tersedia di jaringan MR.D.I.Y. Indonesia. MR.D.I.Y. Indonesia juga menghadirkan kampanye Proudly Local setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap produk dan pelaku usaha lokal.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, semakin besar akses pasar yang dimiliki sebuah produk, semakin besar pula peluang produk tersebut untuk berkembang. “Melalui kampanye ini, kami ingin memanfaatkan jaringan toko MR.D.I.Y. yang tersebar di berbagai daerah untuk menghadirkan lebih banyak produk buatan Indonesia kepada masyarakat,” sebut Edwin.
Ia berharap inisiatif tersebut dapat memudahkan keluarga Indonesia mendapatkan produk lokal berkualitas sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk terus tumbuh.
Baca Juga: Tips Menghemat Rp100.000 Seminggu dari Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News