M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Tak Boleh Asal, Begini Cara Mengganti dan Membersihkan Substrat Akuarium

Tak Boleh Asal, Begini Cara Mengganti dan Membersihkan Substrat Akuarium
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Saat Anda ingin mengganti atau membersihkan salah satu bagian di akuarium, Anda tak boleh melakukannya dengan sembarangan. Sebab, ini akan berdampak buruk untuk koloni bakteri menguntungnya yang hidup di substrat.

Oleh karena itu, untuk mengganti kerikil akuarium, Anda harus merencanakannya. Membuat daftar tugas dan bahan yang dibutuhkan akan membantu Anda memastikan semua hal yang perlu dilakukan. Dilansir dari The Spruce Pets, berikut cara mengganti atau membersihkan substrat di akuarium.

Baca Juga: Tips Merawat Bulu Anjing yang Panjang dan Lebat Supaya Tetap Sehat

Menentukan Waktu

Anda sebaiknya mengatur waktu penggantian kerikil Anda tidak membersamai penggantian atau pembersihan filter air. Ini akan memungkinkan bakteri di media filter untuk menstabilkan sebelum Anda melakukan perubahan. Selain itu, sebelum melakukan penggantian kerikil, Anda juga perlu melakukan uji air untuk memastikan kadar amonia dan nitrit nol. Jika tidak nol, maka atasi masalah itu dulu sebelum mengubah kerikil.

Pada hari sebelum mengubah akuarium secara besar-besaran, jangan memberi makan ikan Anda. Tujuannya untuk mengurangi limbah yang dihasilkan nantinya. Jika Anda kebingungan, Anda dapat mengikuti jadwal pembersihan ini:

  • Setidaknya dua minggu ke depan: Bersihkan filter.
  • Dua hari ke depan: Isi air di tangki.
  • Satu hari ke depan: Uji air untuk amonia dan nitrit.
  • Satu hari ke depan: Berhenti memberi makan ikan.
  • Hari pergantian: Siapkan tangki penampung.
  • Hari pergantian: Cuci Kerikil.

Siapkan Tangki Penampung dan Pindahkan Ikan, serta Isi Lainnya

Tangki penampung ini berfungsi sebagai tempat Anda untuk memindahkan ikan sementara. Anda mungkin juga memerlukan wadah lain untuk menaruh elemen-elemen lainnya.

Caranya, matikan sementara filter di tangki utama yang masih berisi ikan. Kemudian pindahkan air dari tangki utama untuk mengisi tangki penampung, yakni sekitar dua pertiga penuh. Kemudian singkirkan tanaman hidup, batu, dan dekorasi lainnya dari tangki utama dan masukkan ke dalam tangki penampung. Ini akan menjaga bakteri baik tetap berada di dalam tangki penampung.

Setelah itu, jaring ikan dengan cepat dan pindahkan ke tangki penampungan. Anda tidak perlu khawatir tentang air di tangki karena tidak perlu penyesuaian. Pindahkan secara hati-hati agar tidak membuat ikan stres karena ketakutan.

Persiapan Kerikil Baru

Baik Anda membersihkan maupun mengganti kerikil substrat yang baru, Anda sebaiknya membersihkannya secara menyeluruh. Mulailah dengan membilas kerikil baru sampai air bilasan mengalir jernih. Sementara kerikil lama yang sudah lapuk, sebaiknya dibuang saja.

Ganti Kerikil

Dalam proses ini, Anda dapat mengganti air akuarium dengan air yang cukup tua atau air yang diolah untuk tangki utama. Namun, jangan lupa untuk membersihkan bagian dalam akuarium sebelum memasukkan air. Lalu, nyalakan kembali filter air agar dapat bekerja.

Baca Juga: Ini 3 Dasar Sistem Filtrasi Akuarium yang Perlu Anda Ketahui

Setelah menambahkan air yang telah disiapkan, masukkan kerikil yang telah dibersihkan.Barulah kemudian Anda dapat memasukkan batu, tanaman, dan dekorasi lain dari tangki penampung. Terakhir, pindahkan ikan Anda dari tangki penampungan ke tangki utama.

Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Perubahan

Setelah perubahan, matikan lampu akuarium bila Anda punya. Lalu, tambahkan sedikit obat Stress Coats ke dalam air untuk membantu mengurangi stres pada ikan. Anda dapat memberi makan ikan dengan hemat pada hari pertama, lalu seperti biasa setelah hari berikutnya.

Tiga hari setelah pergantian kerikil, lakukan pengujian air untuk memantau lonjakan amonia dan nitrit. Jika hasilnya 0, maka uji lagi setelah tiga hari. Jika tes menunjukkan lonjakan amonia, perlakukan tangki akuarium seperti akuarium yang baru dipasang. Salah satunya dengan cara penggantian air dengan membuang 10-15% air di dalam akuarium, sampai kadar amonia menurun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perdalam Iman Paskah Lewat 4 Film Kristiani Kisah Sengsara Yesus

Rekomendasi 4 film Paskah ini akan membawa Anda merasakan haru dan pengorbanan Yesus Kristus. Klik untuk daftar lengkapnya.

Jadwal Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026, Langkah Garuda Pertahankan Gelar

Berikut ini jadwal Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026, lengkap dengan lawan, jam tanding, dan peluang lolos fase gugur.​

Tren Tirai Lemari Dapur 2026 Bisa Bikin Dapur Rapi, Estetik, dan Lebih Hidup

Yuk, simak tren tirai lemari dapur yang bikin tampilan rapi, estetik, dan praktis tanpa harus selalu menata isi kabinet.​

Realme P4 Lite: Baterai 6300 mAh, Tawarkan Daya Tahan Ekstrem hingga 6 Tahun

Realme P4 Lite hadir dengan sistem pendingin VC 5.300+ mm² untuk performa maksimal. Lihat bagaimana fitur ini mengubah pengalaman gaming Anda.

Promo Wingstop April: Nikmati Ayam Lezat Hanya Rp 24 Ribuan, Hemat Maksimal

Bingung cari makan siang praktis dan ramah kantong? Wingstop punya solusinya. Dapatkan paket ayam komplit hanya Rp 24 ribuan.

Kesehatan Miss V Terancam, Cek 6 Makanan Pemicu Keputihan Ini

Kesehatan area intim perempuan sangat dipengaruhi asupan harian. Ketahui 6 makanan penyebab keputihan berikut ini.

Promo HokBen HUT ke-41 dengan GrabGood, GoFood, & ShopeeFood Diskon Spesial

Makan enak di HokBen lebih hemat. HUT ke-41 hadirkan promo spesial di GoFood, GrabFood, ShopeeFood. Temukan menu favoritmu dengan harga terbaik!

Anak Kecanduan Gadget? Ini 6 Solusi Ampuh yang Wajib Orang Tua Coba Terapkan

Membimbing anak di era digital memang menantang. Kini ada 6 cara efektif agar si kecil tak lagi kecanduan gadget dan tumbuh cerdas.

4 Manfaat Bawang Putih untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Ada beberapa manfaat bawang putih untuk menjaga kesehatan tubuh yang luar biasa. Cek di sini selengkapnya!  

Rahasia Upgrade Eksterior Rumah Tradisional Jadi Lebih Modern dan Estetik

Cek inspirasi berikut untuk upgrade eksterior rumah tradisional jadi lebih modern, estetik, dan nyaman tanpa renovasi besar.​