M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Suka Pakai Gua Sha? Ini 6 Kesalahan Pakai Gua Sha yang Harus Dihindari

Suka Pakai Gua Sha? Ini 6 Kesalahan Pakai Gua Sha yang Harus Dihindari
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Bagi Anda yang suka menggunakan gua sha, berikut 6 kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari. Catat, ya!

Gua sha adalah teknik penyembuhan Tiongkok kuno yang dilakukan dengan mengikis permukaan kulit menggunakan alat halus, seperti batu giok atau batu kuarsa mawar. Adapun manfaatnya adalah untuk melancarkan sirkulasi darah, mengurangi peradangan, dan meningkatkan relaksasi.

Meskipun gua sha telah populer dalam beberapa tahun terakhir sebagai alat perawatan kulit, namun banyak orang mungkin melakukan kesalahan umum yang dapat memengaruhi efektivitas dan keamanannya.

Baca Juga: 7 Manfaat Makan Seledri secara Rutin bagi Kesehatan Tubuh

Melansir laman RAS Luxury Skincare, ini 6 kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari. Simak sampai akhir, Moms.

1. Tidak menggunakan face oil

Kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari pertama yaitu tidak menggunakan face oil.

Wajah dan leher harus licin dan lembab agar gua sha dapat bekerja dengan sempurna tanpa menyebabkan iritasi. Ini akan meminimalkan kerusakan kulit akibat gesekan gua sha.

Oleh karena itu, oleskan face oil sebelum menggunakan gua sha. Jika Anda lebih tertarik memakai serum alih-alih face oil, pastikan serum tersebut lengket dan berbahan dasar minyak. Dengan begini, gua sha bisa meluncur dengan mulus di kulit.

2. Memegang gua sha dengan tidak benar

Kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari kedua yaitu memegang gua sha dengan tidak benar.

Penggunaan gua sha yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan otot wajah. Untuk gerakan dasar, pegang gua sha membentuk sudut lancip dengan permukaan kulit, antara 15 hingga 45 derajat.

Hal ini akan memaksimalkan kontak antara gua sha dengan kulit Anda. Juga, paling efisien untuk drainase limfatik.

3. Memberikan tekanan yang terlalu besar

Kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari ketiga yaitu memberikan tekanan yang terlalu besar.

Saat menggunakan gua sha, itu akan secara alami menyebabkan kemerahan akibat peningkatan aliran darah dan pecahnya pembuluh darah kecil.

Meskipun kemerahan sementara ini merupakan bagian dari praktik, namun tekanan yang terlalu kuat dapat menyebabkan kerusakan permanen. Tekanan yang agresif bisa mengakibatkan pecahnya pembuluh darah jangka panjang.

Solusinya? Lakukanlah secara lembut. Gunakan tekanan ringan hingga sedang dan hindari menarik kulit.

Baca Juga: Referensi Makanan Diet Rebusan dalam Seminggu yang Sehat dan Enak

4. Memijat ke arah yang salah

Kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari keempat yaitu memijat ke arah yang salah.

Kesalahan umum lainnya yang sering dilakukan banyak orang saat memijat wajah menggunakan gua sha adalah tidak melakukannya dengan gerakan yang benar.

Tariklah gua sha ke arah atas dan luar pada kedua sisi wajah alih-alih ke arah bawah. Selain itu, saat memijat leher, mulailah dengan gerakan dari bawah ke atas di setiap sisi leher dan selesaikan setelah 3-4 gerakan.

5. Memakai gua sha dengan satu tangan

Kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari kelima yaitu memakai gua sha dengan satu tangan.

Kebanyakan orang cenderung menggunakan gua sha dengan satu tangan. Faktanya, hal ini dapat menimbulkan gesekan dan menghalangi Anda memaksimalkan sesi perawatan.

Sebaiknya, gunakanlah kedua tangan Anda. Satu tangan untuk memegang gua sha, sementara tangan lainnya untuk memegang kulit dengan kuat.

Langkah ini akan memberikan tekanan yang tepat pada kulit Anda. Dan, ini adalah teknik terpenting yang harus diikuti, terutama saat menggunakan gua sha di sekitar pipi.

6. Tidak membersihkan gua sha secara teratur

Kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari keenam yaitu tidak membersihkan gua sha secara teratur.

Sama seperti alat kecantikan lainnya, gua sha juga perlu dibersihkan dan dirawat. Cucilah gua sha dengan air hangat secara teratur.

Pastikan Anda menyimpan gua sha jauh dari debu dan kelembaban setelah digunakan. Alangkah baiknya Anda menyimpannya di dalam kantong khusus untuk menjaga kebersihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sinyal dari AS-Iran Belum Jelas, Harga Emas Global Menuju Koreksi Mingguan 0,5%

Kekhawatiran berlanjut bahwa Federal Reserve mungkin harus menaikkan suku bunga untuk menahan laju inflasi, yang efeknya negatif bagi emas.

Belanja Appliances Lebih Mudah, Modena Buka 5 Gerai Baru Sekaligus

Modena meresmikan Home Center ke-69 di Sawangan, Depok, jadi bagian dari pembukaan serentak lima Modena Home Center di berbagai wilayah Indonesia.

Performa Infinix Hot 70: 15 Aplikasi Lancar, Baterai Tahan Seharian

Infinix Hot 70 sanggup tangani 15 aplikasi dan baterai 5000mAh tahan 10 jam. Simak fitur lengkap yang ditawarkan!

5 Kebiasaan Hemat Orang Kelas Pekerja yang Mendukung Finansial Cepat Stabil

Kebiasaan sederhana ini banyak diterapkan kelas pekerja agar keuangan lebih aman, hemat, dan perlahan membangun kekayaan.​

11 Kebiasaan Finansial yang Bikin Kekayaan Generasi Baby Boomer Tetap Aman

Generasi Baby Boomer dikenal kaya tapi tidak boros. Ternyata ini alasan mereka lebih memilih hidup hemat dan aman finansial.​

6 Cara Mengatasi Stres Finansial di Tengah Rupiah Melemah, Bikin Pikiran Tenang

Ini 6 cara mengatasi stres finansial agar pikiran lebih tenang, keuangan tetap aman, dan hidup terasa lebih ringan setiap hari.​

Baru, Layanan Vaksin dan Infus Vitamin Kini Punya Perlindungan Tambahan

Kesadaran kesehatan meningkat, kini layanan preventif vaksin dan booster mendapat perlindungan finansial. 

MacBook Neo Sudah Tersedia di Digimap, Bidik Anak Muda Khususnya Pelajar

MacBook Neo resmi meluncur di Digimap dengan desain tipis dan warna cerah. Simak promo menariknya sebelum kehabisan.

Ini Tekanan Sosial yang Mendorong Generasi Muda Merokok

Generasi muda Indonesia kini menghadapi tekanan sosial yang mendorong mereka untuk merokok karena budaya berikut ini.

Perempuan Berdaya Finansial Kunci Stabilitas Keluarga dan Wujudkan Rumah Impian

Perencana keuangan menyarankan total cicilan utang tidak melebihi 35% dari penghasilan bulanan, termasuk cicilan rumah dan kewajiban lainnya.