M O M S M O N E Y I D
HOME, Santai

Sering Disebut Sama, Ini 4 Perbedaan Antara Kaktus dan Sukulen

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Anda tentu tak asing lagi dengan tanaman sukulen dan kaktus. Keduanya sering disebut sama dengan ciri-ciri memiliki bentuk daun yang tebal dan sama-sama toleran terhadap wilayah yang kering. Mereka juga memiliki budaya kehidupan yang sama, padahal keduanya tetap berbeda.

Dilansir dari Gardening Know How, itu karena kaktus adalah sukulen, tetapi sukulen tidak selalu kaktus. Alasannya, sukulen adalah penyebutan bagi tanaman yang dapat menyimpan kelembapan di dalam tubuhnya, seperti kaktus.

Baca Juga: 7 Tanaman Hias yang Tidak Perlu Disiram Setiap Hari

Supaya Anda lebih jelas membedakan keduanya, berikut 4 perbedaan tanaman kaktus dan sukulen. Yuk simak!

Kondisi Kulit Daun dan Tanaman

Saat Anda melihat secara visual, Anda akan menemukan perbedaan paling signifikan. Ya, itu adalah keberadaan duri-duri kaktus. Kaktus umumnya memiliki areoles di seluruh tubuhnya, yakni semacam fitur diagnostik penting kaktus dan mengidentifikasi mereka sebagai keluarga yang berbeda dari tanaman sukulen lainnya.

Bentuknya bulat kecil, berwarna terang, dikelilingi trikoma, dan terkadang ada glochids yang merupakan duri halus. Sementara itu, sukulen tidak menghasilkan areoles, sehingga tidak dapat disebut kaktus. Sukulen lebih banyak menghasilkan daun-daun yang menebal, tetapi kaktus tidak memiliki daun seperti sukulen.

Daun-daun pada sukulen juga lebih halus karena tak punya areoles. Ujungnya juga meruncing. Di dalam daun sukulen, mengandung zat agar-agar di dalamnya. Zat inilah yang memberi tanaman ini ketahanan tanpa curah hujan.

Habitat Asli

Pada habitat aslinya, sukulen dapat muncul di banyak tempat di dunia. Sementara kaktus, hanya terbatas pada belahan bumi barat, terutama Amerika Utara dan Selatan. Selain itu, beberapa kaktus juga dapat tumbuh di hutan hujan, pegunungan dan gurun saja. Namun, sukulen dapat ditemukan di hampir semua habitat.

Baca Juga: Meski Jarang Terkena Hama, Ternyata Tanaman Monstera Rentan dengan Masalah Ini

Kebutuhan Sinar Matahari

Baik tanaman kaktus maupun sukulen, keduanya dapat bertahan dalam kondisi kekeringan karena kemampuannya yang dapat menyimpan air. Akan tetapi, untuk masalah kebutuhan sinar matahari, keduanya berbeda.

Kaktus membutuhkan sinar matahari sekitar 4-6 jam per hari, sedangkan sukulen umumnya harus dijauhkan dari sinar matahari langsung. Sebab, sukulen seluruhnya adalah daun. Bila terlalu lama terpapar sinar matahari langsung, ini dapat menyebabkan luka bakar pada daun-daunnya.

Perawatan

Kaktus dan sukulen tetap membutuhkan penyiraman berkala untuk menghindari kekeringan, tetapi mereka tidak membutuhkan banyak air untuk hidup. Kelebihan air akan merusak keduanya.

Cara menyirami sukulen adalah dengan melihat kondisi tanahnya. Jika tanah atau media tanamnya benar-benar kering, Anda baru bisa memberikan penyiraman. Beberapa sukulen juga tidak tahan dengan suhu dingin yang ekstrem.

Kaktus juga tidak membutuhkan perawatan penyiraman berkala, tetapi selama periode aktif (berbunga dan berbuah), kaktus harus disiram secara menyeluruh dan kemudian biarkan tanah mengering sebelum penyiraman berikutnya. Beberapa kaktus seperti prickly pear dapat bertahan dalam suhu dingin, tetapi dalam suhu dingin ini Anda harus menahan penyiraman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Bitcoin Kembali Tembus US$ 80.000, Kripto Ini Melonjak Hampir 30%

Harga Bitcoin kembali menembus level US$ 80.000, dengan beberapa mata uang kripto melonjak hingga nyaris 30% dalam sehari.

Rukita Luncurkan Coliving Premium di Menteng, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

 Rukita meluncurkan Rukita Deluxe Vivara Menteng, coliving premium berbasis layanan build to rent (BTR).

Akhir Pekan di Jawa Timur Cuaca Cerah Mendominasi, Cek Suhu Tiap Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi suasana cerah pada Sabtu (19/9) dan lusa, mari cek kondisnya di setiap daerah.​

Hadapi Pengobatan Kanker Payudara, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Pasien

Pengobatan kanker payudara bisa menjadi perjalanan panjang. Simak hal-hal apa saja yang perlu disiapkan pasien.

Moms Jangan Lupa Sering Berkedip Depan Layar Laptop

Yuk kenali computer vision syndrome alias sindrom kelelahan mata dan langkah-langkah pencegahannya yang perlu Moms ketahui. 

Jangan Salah Rencana, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (19/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Tengah didominasi berawan Sabtu, sementara 32 wilayah diprediksi cerah pada Minggu.​

Cek Sebelum Bepergian Akhir Pekan, Ini Prakiraan Cuaca 27 Wilayah di Jawa Barat

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah, lalu cerah pada Minggu.​

Jangan Takut Periksa, Lovepink Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Lovepink mengingatkan perempuan agar tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perubahan pada payudara dan mengenali kondisi tubuh sejak dini.

Mayapada Hospital dan Lovepink Perluas Akses Layanan Kanker Payudara, Ini Manfaatnya

Kolaborasi Mayapada Hospital dan Lovepink memperluas akses layanan kanker payudara, mulai dari pemeriksaan hingga rehabilitasi.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Cek Cuaca Besok (19/9) dan Lusa

BMKG merilis prakiraan cuaca DI Yogyakarta untuk Besok (19/9) dan Lusa. Simak kondisi cuaca di setiap wilayah.