M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Sentimen Estafet Kepemimpinan BEI & OJK, IPOT Rekomendasi Tiga Saham Uptrend

Sentimen Estafet Kepemimpinan BEI & OJK, IPOT Rekomendasi Tiga Saham Uptrend
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Pekan ini, kinerja saham-saham domestik disinyalir akan banyak dipengaruhi oleh reaksi market terhadap estafet kepemimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru.

Pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.329, ambles sekitar 6,94% dibandingkan pekan sebelumnya. Investor asing melakukan penjualan (outflow) yang fantastis mencapai Rp 15,7 triliun di pasar reguler. 

Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, menjelaskan pelemahan signifikan pekan lalu dipicu sentimen global dan domestik yang benar-benar menekan market dalam negeri. 

Dari global ada sentimen ketidakpastian "Greenland Trade War", di mana pasar global masih mencerna gertakan tarif Donald Trump terkait Greenland. Jika ada pernyataan resmi dari Uni Eropa untuk membalas tarif tersebut, mungkin akan terlihat penguatan mata uang safe haven seperti swiss Franc atau yen Jepang serta volatilitas tinggi pada saham-saham eksportir global.

Baca Juga: Dirut BEI Mudur Terimbas Sentimen MSCI dan Net Sell Asing

Selanjutnya, dari domestik, ada sentimen MSCI effect yang menyebabkan market Indonesia benar-benar bergejolak. MSCI resmi mengumumkan Interim Freeze efektif segera. Jika sampai Mei 2026 tidak ada perbaikan transparansi yang signifikan, MSCI mengancam akan mengurangi bobot (weighting) seluruh saham Indonesia dan menurunkan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market.

Ancaman MSCI ini benar-benar mendatangkan gejolak di dalam negeri, yakni pengunduran diri dan penunjukkan jajaran pimpinan  BEI dan OJK dalam rentang waktu yang relatif singkat. David meyakini pimpinan baru BEI dan OJK menandai langkah strategis yang diharapkan membawa perubahan positif melalui rekam jejak profesional yang solid.

"Dengan pengalaman yang komprehensif di sektor jasa keuangan tersebut, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat untuk mendorong pertumbuhan, transparansi, dan daya saing pasar modal Indonesia agar semakin progresif di masa depan," tuturnya mengutip siaran pers, Senin (2/2).

Rekomendasi saham pekan ini

Untuk sepekan ini, 2-5 Februari 2026, David mengimbau trader dan investor memantau sentimen data GDP full year 2025. Menurutnya, awal Februari biasanya merupakan waktu rilis pertumbuhan ekonomi (GDP) Indonesia tahunan. Pasar berekspektasi ekonomi tumbuh solid di angka 5,1%-5,2%.

"Jika angka resminya di atas ekspektasi, ini akan menjadi bensin tambahan bagi IHSG untuk tidak hanya sekadar mampir di level 9.000, tapi menjadikannya sebagai lantai baru atau support kuat," jelas David.

Baca Juga: Profit Taking Berlanjut, Harga Emas Hari Ini Turun Mendekati US$ 4.600

Selain itu, tak dapat dipungkiri, pasar akan banyak dipengaruhi oleh reaksi market terhadap estafet kepemimpinan BEI dan OJK yang baru.

Merespons dinamika market, untuk pekan ini, IPOT merekomendasikan strategi trading saham-saham uptrend. Berikut saham-saham yang direkomendasikan untuk pekan ini:

1. Buy WIIM (Target harga: Rp 1.975, Stop loss: Rp 1.745, dan Risk to Reward Ratio 1:1,9).

Emiten PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) cenderung bergerak uptrend dengan potensi breakout resistance 1.870, sehingga layak buy.

2. Buy JPFA (Target harga: Rp 3.090, Stop loss: Rp 2.630, dan Risk to Reward Ratio 1:2,3).

Emiten PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) layak buy, karena program MBG mendorong sektor poultry relatif menarik pada 2026. Emiten ini berada di level support MA50 yang masih dipertahankan dan potensi reversal cukup kuat.

3. Buy ULTJ ( Target harga: Rp 1.600, Stop loss: Rp 1.455, dan Risk to Reward Ratio 1:1,9).

Emiten PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) layak buy, karena berpotensi breakout dari area konsolidasi dan pergerakannya relatif aman dari faktor MSCI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cerah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Sabtu (18/7)

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu (18/7) didominasi cerah, tanpa potensi hujan di sebagian besar wilayah.

Akhir Pekan Cerah! Ini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah untuk Besok Sabtu (18/7)

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu (18/7) didominasi cerah tanpa potensi hujan di sebagian besar wilayah.

Denah Rumah 30x40 Menghadap Barat, Ide Tata Ruang Modern Sesuai Vastu

Rumah menghadap barat ukuran 30x40 bisa tetap nyaman dengan tata ruang tepat, pencahayaan alami, dan konsep interior seimbang.

Mau Bepergian Besok? Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Sabtu (18/7)

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat pada Sabtu (18/7) didominasi cerah, hujan ringan hanya berpotensi di Bogor.

6 Ide Dinding Kamar Tidur yang Mulai Menggantikan Cat Polos, Desainer Pilih Ini

Tren dinding kamar tidur mulai bergeser dari cat polos ke material bertekstur seperti kayu, kain, bata, dan plester alami untuk suasana nyaman.

Sebelum Mengambil Pinjaman, Pahami Tanda Utang Bisa Membantu Finansialmu

Mengetahui kapan waktu tepat mengambil pinjaman sangat penting biar utang tetap sehat. Simak cara menilai pinjaman produktif dan aman.

5 Kebiasaan Minimalis yang Bikin Rumah Rapi dan Dompet Moms Tetap Aman

Simak 5 kebiasaan minimalis yang membantu rumah tetap rapi, barang tidak menumpuk, dan keuangan Moms lebih aman setiap hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/7), Hujan Lebat Masih Mengguyur Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Sabtu 18 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Lionel Messi Bantah Soal Tudingan Argentina Anak FIFA di Piala Dunia 2026

Messi jawab tudingan Argentina anak FIFA di Piala Dunia 2026. Simak kontroversi, respons Scaloni, dan perjalanan La Albiceleste ke final.  

Beli Baju di Mothercare, Bisa Ikut Bantu Anak Dapat Seragam Sekolah

Belanja baju anak di Mothercare tak hanya memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga ikut membantu penyediaan seragam sekolah.