MOMSMONEY.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) membawa kabar mengejutkan ke pasar, buntut dari sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan aksi jual asing. Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari 2026.
Hal ini diumumkan oleh BEI. "Sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi Pasar Modal Indonesia selama beberapa waktu ke belakang, pada hari ini, Jumat (30/1), Direktur Utama BEI mengundurkan diri," tulis Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI.
Selanjutnya, Manajemen BEI akan menjalankan prosedur sesuai dengan dokumen tata kelola perusahaan dan ketentuan yang berlaku.
Pada perdagangan Jumat (30/1) sebelum berakhir sesi I perdagangan, IHSG bergerak positif 1,25% ke level 8.225.
Langkah BEI disorot pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan dua hari belakangan (28 & 29 Januari 2026) terkait sentimen ketidakpercayaan MSCI terhadap pasar saham Indonesia. Penurunan IHSG juga sempat disertai pembekuan sementara perdagangan atau trading halt.
Bersamaan dengan itu, investor asing melakukan aksi jual dengan net sell Rp 6 triliun dan Rp 5 triliun. Dalam sepekan, net sell asing mencapai Rp 14 triliun.
Penurunan di IHSG mereda kemarin, menyusul pengumuman BEI dan OJEK mengenai persiapan langkah stabilisasi untuk merespons kekhawatiran MSCI terhadap pasar Indonesia.
Selanjutnya: 2.752 WNI di Kamboja Lapor ke KBRI Minta Pulang ke Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News