M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Selain Estetis, Menaruh Kaktus di Dalam Rumah Ternyata Punya Manfaat Kesehatan

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Kaktus atau cactaceae adalah tanaman unik berduri yang berasal dari wilayah padang gurun, seperti Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah.

Pada habitat aslinya mereka tumbuh di gurun-gurun, beberapa juga tumbuh di dalam hutan. Akan tetapi, saat ini banyak orang memelihara kaktus sebagai hiasan di pot-pot kecil. Tak jarang, kaktus juga dipelihara dalam terrarium.

Selain keindahannya, secara morfologi, tanaman kaktus memiliki ciri-ciri anatomi yang unik. Kaktus merupakan tanaman sukulen, yaitu jenis tanaman yang dapat menyimpan cadangan air di batangnya.

Volume air yang ditampung cukup besar sehingga tidak perlu selalu disiram air. Batang kaktus juga berlapis lilin yang berfungsi melindungi diri dari panas terik matahari. Sementara itu, duri pada kaktus berfungsi untuk mencegah penguapan air dan menjaga diri dari predator.

Baca Juga: Ini Macam-Macam Tanaman Hias yang Tak Perlu Disiram Setiap Hari

Kelebihan kaktus lainnya, bila Anda memelihara kaktus di dalam rumah, ini akan memberikan sejumlah manfaat kesehatan bagi manusia. Dilansir dari Cactusway.com, ada banyak manfaat baik emosional maupun fisik jika meletakkan kaktus di dalam ruangan. Cek yuk, apa saja!

Kualitas Udara Membaik

Tanaman kaktus dapat menyerap karbondioksida yang dilepaskan di dalam rumah, lalu akan mengubahnya menjadi oksigen saat malam hari. Kaktus juga dapat mengurangi kadar polutan rumah seperti nitrogen dioksida dan benzena. Zat-zat tersebut dapat ditemukan di karpet, asap rokok, tas belanja, buku, dan tinta.

Meningkatkan Produktivitas

Memelihara kaktus dapat meningkatkan mood Anda sehingga Anda lebih energik dan siap untuk menjalani hari. Bagi anak-anak, menghabiskan waktu di sekitar tanaman dalam ruangan juga cenderung membuat mereka belajar lebih fokus. Kaktus akan membantu mereka menyegarkan pikiran sehingga anak-anak tetap semangat saat belajar.

Mengurangi Stres

Terbukti dari banyaknya hasil penelitian, tanaman hijau dapat membantu seseorang mengurangi stres. Salah satunya adalah kaktus. Penampilan kaktus yang penuh warna dapat mengurangi depresi seseorang. Bahkan, kegiatan pemeliharaan saat merawat kaktus dapat menyalurkan stres yang menumpuk.

Kaktus juga membuat Anda lebih bahagia. Sebab, merawat tanaman secara alami akan membuat seseorang menjadi lebih berempati dan juga peduli. Kaktus akan membentuk ikatan dengan diri sendiri, teman-teman, dan anggota keluarga lain.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Tanaman Sukulen Menguning dan Cara Mengatasinya

Mempercepat Pemulihan Diri

Meski tak terjadi kepada setiap orang, tanaman berpotensi membantu seseorang pulih dari sakit lebih cepat. Contohnya, ketika sakit, beberapa orang akan memberikan bunga kepada pasien dengan harapan dapat meredakan stres dan sebagai penghibur diri. Kaktus kini menjadi pilihan untuk itu. Dalam hal ini, kaktus bukan menyembuhkan seperti halnya obat-obatan. Akan tetapi, sebagai penghilang stres dan meredakan kecemasan.

Bagi seseorang yang tengah mengalami trauma, merawat kaktus dapat menjadi terapi yang baik. Kaktus memiliki banyak ragam jenis yang menarik. Dengan fokus merawat kaktus-kaktus, akan membuat seseorang pulih dari trauma lebih cepat.

Kaktus Dapat Dikonsumsi Sebagai Obat

Tak banyak orang tahu bahwa kaktus dapat dikonsumsi. Dilansir dari Klikdokter.com, kaktus memiliki kandungan aktioksidan yang baik. Kaktus juga memiliki vitamin C, E, A, zat besi, kalsium, dan karotenoid yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh.

Dalam sebuah penelitian di Prancis tahun 2007, mengonsumsi jenis kaktus pir berduri dapat menurunkan kolestrol jahat dan meningkatkan kolestrol baik. Kaktus pir berduri juga dapat menurunkan kadar gula darah pada penyakit diabetes tipe 2. Beberapa kaktus bahkan dijadikan sebagai suplemen ekstrak yang dapat membantu menurunkan berat badan tanpa menguras mineral tubuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Bitcoin Kembali Tembus US$ 80.000, Kripto Ini Melonjak Hampir 30%

Harga Bitcoin kembali menembus level US$ 80.000, dengan beberapa mata uang kripto melonjak hingga nyaris 30% dalam sehari.

Rukita Luncurkan Coliving Premium di Menteng, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

 Rukita meluncurkan Rukita Deluxe Vivara Menteng, coliving premium berbasis layanan build to rent (BTR).

Akhir Pekan di Jawa Timur Cuaca Cerah Mendominasi, Cek Suhu Tiap Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi suasana cerah pada Sabtu (19/9) dan lusa, mari cek kondisnya di setiap daerah.​

Hadapi Pengobatan Kanker Payudara, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Pasien

Pengobatan kanker payudara bisa menjadi perjalanan panjang. Simak hal-hal apa saja yang perlu disiapkan pasien.

Moms Jangan Lupa Sering Berkedip Depan Layar Laptop

Yuk kenali computer vision syndrome alias sindrom kelelahan mata dan langkah-langkah pencegahannya yang perlu Moms ketahui. 

Jangan Salah Rencana, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (19/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Tengah didominasi berawan Sabtu, sementara 32 wilayah diprediksi cerah pada Minggu.​

Cek Sebelum Bepergian Akhir Pekan, Ini Prakiraan Cuaca 27 Wilayah di Jawa Barat

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah, lalu cerah pada Minggu.​

Jangan Takut Periksa, Lovepink Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Lovepink mengingatkan perempuan agar tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perubahan pada payudara dan mengenali kondisi tubuh sejak dini.

Mayapada Hospital dan Lovepink Perluas Akses Layanan Kanker Payudara, Ini Manfaatnya

Kolaborasi Mayapada Hospital dan Lovepink memperluas akses layanan kanker payudara, mulai dari pemeriksaan hingga rehabilitasi.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Cek Cuaca Besok (19/9) dan Lusa

BMKG merilis prakiraan cuaca DI Yogyakarta untuk Besok (19/9) dan Lusa. Simak kondisi cuaca di setiap wilayah.