M O M S M O N E Y I D
Santai

Selain DP, Ini Biaya Yang Perlu Anda Keluarkan Saat Beli Rumah

Selain DP, Ini Biaya Yang Perlu Anda Keluarkan Saat Beli Rumah
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Pembeli rumah yang baru pertama kali akan bertransaksi biasanya hanya memikirkan biaya DP dan kredit bulanan. Padahal ada beberapa biaya lain yang perlu Anda keluarkan saat beli rumah selain biaya uang muka alias down payment (DP). 

Melansir Real Simple, Laporan NerdWallet’s 2021 menunjukkan 41% orang yang membeli rumah mengatakan membayar biaya perbaikan dan pemeliharaan rumah adalah salah satu tekanan keuangan terbesar mereka. Bahkan biaya kepemilikan rumah bisa lebih menantang dari perkiraan. 28% melaporkan bahwa melakukan pembayaran kredit bulanan menjadi penyebab utama tekanan keuangan. 

Baca Juga: Sebelum Konsultasi Kesehatan Mental, Kenali Bedanya Psikolog dan Psikiater Dulu

Survey yang dilakukan Porch menunjukan hampir 44% responden mereka menyesal dengan jumlah pinjaman yang mereka ambil untuk membeli rumah. Sementara itu 40% responden menyesali harga rumah yang mereka beli. 

Mempertimbangkan biaya dekorasi, perawatan dan perbaikan rumah membuat mereka berharap bisa memilih rumah yang lebih murah atau menabung lebih banyak uang sebelum membeli. Untuk menghindari penyesalan tersebut, yuk simak biaya lain yang perlu Anda keluarkan saat membeli rumah.

Ini biaya-biaya yang perlu Anda keluarkan saat beli rumah

1. Biaya penutupan beli rumah
Banyak pembeli rumah pertama kali sama sekali tidak siap untuk menutup biaya. Biaya penutupan ini mungkin sekitar 2% dari harga rumah yang Anda beli. 
Biaya penutupan ini mencakup biaya pengacara, biaya penilaian, biaya kredit laporan, biaya penjamin hingga asuransi. 

2. Pajak pengalihan properti
Banyak orang yang sudah mengetahui bahwa mereka perlu membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) saat memiliki rumah. Namun banyak yang belum tahu mereka juga perlu membayar pajak pengalihan properti. 
Pajak pengalihan properti di Indonesia mungkin lebih dikenal dengan istilah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Tarif BPHTB mencapai 5% dari harga jual rumah dikurangi Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP). 
Ada juga biaya cek sertifikat, biaya pembuatan Akta Jual Beli dan biaya balik nama sertifikat yang perlu ditanggung oleh pembeli. 

3. Biaya pindah rumah
Jika Anda punya rumah baru, mungkin biaya yang satu ini sering kali lupa tak Anda hitung. Padahal untuk memindahkan barang-barang milik sendiri seperti furnitur membutuhkan biaya transportasi. Jadi jangan lupa masukan biaya pindahan rumah ke dalam. biaya yang perlu Anda keluarkan saat beli rumah baru. 

4. Perawatan umum rumah baru Anda
Saat mendapatkan rumah baru, mungkin Anda memiliki keinginan mengubah dekorasi, memperbaiki bahkan menambah beberapa fasilitas baru sesuai selera Anda. Tentunya biaya ini juga perlu Anda hitung ke biaya yang akan Anda keluarkan saat membeli rumah baru. 

Baca Juga: 6 Tontonan Bertema Balas Dendam Penuh Aksi di Netflix, Tonton Semua ya

Demikian informasi biaya-biaya selain DP, yang mungkin Anda keluarkan saat membeli rumah baru. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 7-8 November 2026, Cek Jam Berangkatnya

Butuh jadwal KRL Jogja-Solo 7-8 November 2026? Simak jam keberangkatan dari Tugu, Klaten, Solo Balapan hingga Palur untuk akhir pekan.

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 7-8 November 2026, Intip Jam Keberangkatannya

Cek jadwal KRL Solo-Jogja 7-8 November 2026 dari Palur hingga Yogyakarta. Simak daftar jam keberangkatan setiap stasiun untuk akhir pekan.

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.