M O M S M O N E Y I D
Santai

Rumah Terlihat Murahan karena Tanaman Palsu? Ini Kata Ahli Desainer Interior

Rumah Terlihat Murahan karena Tanaman Palsu? Ini Kata Ahli Desainer Interior
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak cara cerdas menata dekorasi rumah agar tampilan hunian Anda tak terlihat murahan dan tetap natural sesuai saran ahli desainer interior.

Menciptakan rumah yang nyaman dan estetik kini jadi kebutuhan banyak orang dewasa di Indonesia, terutama mereka yang mulai mandiri dan membangun hunian sendiri. 

Namun tanpa disadari, niat mempercantik ruangan justru bisa berujung pada tampilan yang terasa berlebihan. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan tanaman hias palsu yang ditata terlalu ramai. 

Di tengah tren interior bernuansa alami, banyak orang tergoda menghadirkan kesan hijau instan tanpa mempertimbangkan keseimbangan visual. 

Melansir dari The Spruce, desainer interior Terri Brien mengingatkan bahwa elemen natural seharusnya terasa hidup dan autentik, bukan sekadar pajangan.

“Tanaman asli, bahkan yang sedikit tidak sempurna sekalipun, menghadirkan kualitas organik yang tidak dapat ditandingi oleh plastik atau sutra,” ujar Terri Brien, pendiri Terri Brien Interiors.

Baca Juga: 9 Kesalahan Feng Shui di Rumah yang Bisa Menghambat Energi Positif

Mengapa tanaman palsu berlebihan bikin ruangan terlihat kurang elegan?

Tren desain interior beberapa tahun terakhir banyak mengangkat konsep biophilic atau menghadirkan nuansa alam ke dalam rumah. 

Pohon zaitun tiruan berukuran besar, rangkaian bunga plastik, hingga dedaunan sintetis sering menghiasi sudut ruang tamu modern.

Masalahnya bukan pada tanaman palsunya, melainkan pada jumlah dan cara penataannya. Ketika hampir setiap sudut dipenuhi elemen tiruan, ruangan kehilangan fokus visual. Alih alih terasa segar, ruangan justru tampak seperti etalase dekorasi.

Mata manusia secara alami mampu membedakan tekstur organik dan buatan. Ketidaksempurnaan pada daun asli, warna yang tidak seragam, serta perubahan bentuk alami justru menjadi daya tarik tersendiri yang sulit ditiru material sintetis.

Dampak mengikuti tren interior yang cepat viral

Di era media sosial, satu gaya bisa menjadi tren hanya dalam hitungan minggu. Banyak orang membeli dekorasi karena tampil menarik di unggahan foto, bukan karena sesuai dengan karakter rumahnya.

Pendekatan seperti ini berisiko membuat rumah terasa tidak personal. Tren cepat berubah, sementara dekorasi yang sudah terlanjur dibeli sering kali hanya bertahan sebentar sebelum akhirnya disingkirkan.

Prinsip yang lebih bijak adalah memilih kualitas dibanding kuantitas. Satu tanaman asli yang dirawat dengan baik sering kali memberi dampak estetika lebih kuat dibanding beberapa tanaman tiruan besar yang memenuhi ruangan.

Solusi cerdas jika sudah terlanjur memiliki tanaman tiruan

Tidak perlu buru buru membuang dekorasi lama. Ada cara lebih bijak dan berkelanjutan untuk memanfaatkannya kembali.
Pertama, gunakan kembali wadahnya. Pot atau vas yang masih bagus dapat diisi ranting asli, dedaunan kering, atau bunga segar musiman.

Kedua, manfaatkan untuk dekorasi tematik. Tangkai lama bisa dipadukan dengan elemen alami seperti buah pinus atau daun kering untuk menciptakan nuansa berbeda sesuai musim atau momen tertentu.

Ketiga, kombinasikan dengan tanaman hidup yang mudah dirawat. Tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, atau monstera cukup tangguh dan cocok untuk pemula. Kehadiran satu tanaman hidup saja sudah mampu mengubah atmosfer ruangan menjadi lebih segar.

Baca Juga: Tren Warna Dapur Spearmint Jadi Pilihan Segar yang Bikin Area Dapur Lebih Hidup

Cara menciptakan rumah yang timeless dan berkelas

Jika tujuan Anda adalah hunian yang terasa hangat dan tidak lekang waktu, fokuslah pada elemen yang lebih autentik. Material alami seperti kayu, rotan, linen, dan keramik memberikan kesan hangat tanpa perlu dekorasi berlebihan.

Bangun gaya personal yang mencerminkan karakter Anda, bukan sekadar mengikuti tren. Rumah yang nyaman adalah rumah yang terasa hidup dan sesuai dengan kebutuhan penghuninya.

Sebagai bagian dari praktik desain yang bertanggung jawab, banyak desainer profesional kini mendorong konsep keberlanjutan. Artinya, memilih barang yang tahan lama dan tidak mudah tergantikan oleh tren sesaat.

Tanaman palsu bukan sepenuhnya keliru, tetapi penggunaannya perlu bijak dan proporsional. Ruang yang elegan tercipta dari keseimbangan, bukan dari banyaknya dekorasi. 

Memilih elemen yang lebih natural dan berkualitas, Anda bisa menghadirkan rumah yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga nyaman dan autentik untuk jangka panjang. Hunian yang berkarakter selalu lebih berkesan dibanding yang sekadar mengikuti arus tren.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Hanya Mental, Pasien Skizofrenia Juga Perlu Waspadai Berat Badan dan Gula Darah

Ketika Menjaga Kesehatan Mental Juga Berarti Menjaga Berat Badan dan Gula Darah                     

Perguruan Tinggi Perlu Adaptasi dengan Perkembangan AI, Ini Alasannya

Perkembangan AI membuat perguruan tinggi perlu ikut beradaptasi dalam kegiatan akademik, termasuk perlu memperhatikan keamanan jaringan dan data.

Siap-Siap Promo J.CO Anniversary ke-21, Borong 2 Lusin Donat Murah Hanya Rp 118 Ribu

Rayakan ulang tahun J.CO dengan promo J.CO Anniversary mulai 31 Agustus hingga 4 September 2026. Dapatkan paket Dozen maupun J.Cool dan J.Coffee.

Band Tiket Perkenalkan Vokalis Baru di Jakarta Coffee Festival 2026

Formasi Band Tiket kini terdiri dari Brian Kresna Putro pada drum, Opet Alatas pada bass, Arden Wiebowo pada gitar, dan Rifqi FTR sebagai vokalis.

Simak 6 Rekomendasi Saham Pilihan BNI Sekuritas untuk Perdagangan Senin (24/8)

Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk Senin, 24 Agustus 2026 yang bisa dipertimbangkan investor dan trader.

Ingin Wajah Tetap Tampak Muda? Ini Tren Perawatan Regeneratif Kulit

Pendekatan regeneratif menjadi salah satu pilihan bagi pasien yang menginginkan perubahan pada kualitas kulit secara bertahap.

Ramalan 12 Zodiak Senin 24 Agustus 2026, Cek Karier dan Cinta Hari Ini yuk

Simak ramalan 12 zodiak Senin 24 Agustus 2026 berikut untuk cek karier, keuangan, cinta, kesehatan, dan keberuntungan hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Senin 24 Agustus 2026, Ada yang Paling Menguntungkan

Ramalan shio hari ini Senin 24 Agustus 2026 lengkap 12 shio, cek karier, keuangan, cinta, kesehatan, angka dan warna keberuntungan.​

Catat, BBCA Bagikan Dividen Interim Rp 25 per Saham, Cum Date 28 Agustus 2026

Investor masih memiliki kesempatan untuk mengoleksi saham BBCA hingga akhir pekan ini, Jumat (28/8) untuk mendapatkan dividen.

Saham Berkapitalisasi Pasar Jumbo Melemah, IHSG Berfluktuasi (24/8)

IHSG berfluktuasi pada perdagangan Senin pagi, 24 Agustus 2026. Pada pukul 09:08 WIB, IHSG tercatat naik 0,26% ke level 6.542,42.