M O M S M O N E Y I D
Santai

Rumah Terasa Tidak Nyaman? Ini Penyebab dan Solusi Mengatasinya

Rumah Terasa Tidak Nyaman? Ini Penyebab dan Solusi Mengatasinya
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Rumah terasa tidak nyaman tanpa alasan jelas? Ini penjelasan dan solusi desain sederhana yang relevan untuk hunian masa kini, cek yuk.

Rumah idealnya menjadi tempat paling aman dan menenangkan setelah lelah beraktivitas seharian. Namun pada kenyataannya, banyak orang merasa cepat gelisah, sulit rileks, bahkan tidak betah berlama-lama di rumah sendiri. 

Masalahnya sering kali bukan pada ukuran rumah atau kondisi finansial, melainkan detail kecil yang luput diperhatikan. 

Melansir dari The Spurce, para desainer interior menilai ketidaknyamanan hunian lebih sering dipicu oleh tata ruang, visual, dan kebiasaan hidup penghuninya. 

Jika tidak disadari sejak awal, kondisi ini dapat berdampak pada suasana hati hingga kualitas istirahat.

“Rumah yang benar-benar nyaman adalah rumah yang mengikuti ritme hidup penghuninya, bukan sekadar terlihat rapi,” ujar Laura Chappetto, desainer interior dan pemilik Element Design Network.

Baca Juga: 10 Benda yang Sebaiknya Tidak Ada di Ruang Tamu Menurut Desainer Interior

Kekacauan visual yang bikin pikiran sulit tenang

Tanpa disadari, terlalu banyak barang di area terbuka bisa membuat rumah terasa melelahkan secara mental. Meja penuh, rak sesak, atau sudut ruangan yang dipenuhi benda kecil menciptakan kesan berisik bagi mata. 

Kondisi ini sering memicu stres ringan yang terus berulang. Menyortir barang secara rutin dan hanya menampilkan yang benar-benar digunakan dapat membuat ruangan terasa lebih lega dan menenangkan.

Penataan furnitur yang kurang mengundang interaksi

Banyak orang menata furnitur dengan menempelkan semuanya ke dinding, berharap ruangan terlihat lebih luas. Sayangnya, cara ini justru membuat ruang terasa kaku dan tidak akrab. 

Penempatan sofa atau kursi yang sedikit menjauh dari dinding dan membentuk area duduk alami dapat menciptakan suasana lebih hangat serta mendukung interaksi antar penghuni.

Fungsi ruangan yang tidak jelas arahnya

Ruangan yang tidak memiliki tujuan sering kali berakhir jarang digunakan. Ketika satu ruang dipaksa untuk menampung terlalu banyak aktivitas, kenyamanan pun berkurang. 

Menentukan fungsi utama setiap ruangan membantu menciptakan pengalaman yang lebih fokus, apakah itu untuk berkumpul, bersantai, atau menikmati hiburan.

Terlalu mengikuti tren sampai kehilangan karakter

Rumah yang terlihat rapi dan estetik belum tentu terasa hidup. Banyak hunian terasa dingin karena terlalu meniru referensi visual tanpa sentuhan pribadi. 

Padahal, rumah seharusnya mencerminkan kebiasaan, selera, dan cerita penghuninya. Menambahkan elemen personal seperti buku favorit, karya seni yang disukai, atau dekorasi bermakna dapat membuat rumah terasa lebih akrab dan hangat.

Baca Juga: Estetika Ruangan Semakin Meningkat Drastis, Ini Rekomendasi Model Tirai Modern

Material yang membuat penghuni selalu waspada

Pemilihan kain atau material yang sulit dirawat pada furnitur utama sering menimbulkan rasa tidak nyaman. Penghuni menjadi khawatir soal noda, tumpahan, atau kerusakan kecil. 

Material yang mudah dibersihkan dan tahan lama justru lebih sesuai dengan gaya hidup modern, tanpa harus mengorbankan estetika.

Terlalu banyak benda rapuh di area aktif

Dekorasi kecil memang menarik, tetapi jumlah berlebihan dapat membuat ruangan terasa sempit dan tidak ramah. Tamu menjadi sungkan bergerak, sementara penghuni merasa harus terus berhati-hati. 

Menyisakan ruang kosong di area aktif seperti meja dan ruang duduk membantu menciptakan suasana yang lebih santai dan nyaman.

Kenyamanan rumah bukan soal seberapa mahal isinya, melainkan seberapa selaras hunian tersebut dengan kehidupan penghuninya. 

Mengurangi kekacauan visual, memperjelas fungsi ruang, dan memilih material yang relevan dengan aktivitas sehari-hari, rumah bisa kembali menjadi tempat terbaik untuk beristirahat. 

Hunian yang nyaman akan mendukung kesehatan mental, kualitas tidur, dan suasana hati secara keseluruhan. Saat rumah terasa mendukung hidup Anda, kualitas hidup pun ikut meningkat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dibuat Dekil dan Belang, Caitlin Halderman Perankan Riska dalam Drama The Hidden Hand

Caitlin mengungkapkan perubahannya memerankan Riska, membantunya meninggalkan citra yang selama ini dikenal penonton.

Masih Hujan Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (22/9) dari BMKG

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 22 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (22/9), Udara Kabur hingga Suhu 33°C

BMKG memprakirakan udara kabur terjadi di tiga wilayah Yogyakarta besok. Suhu tertinggi mencapai 33°C. Simak prakiraan lengkapnya

Ramalan Shio Besok Selasa 22 September 2026, Selesaikan yang Tertunda

Simak ramalan shio besok Selasa 22 September 2026, cek peruntungan karier, keuangan, cinta, kesehatan, dan shio yang perlu waspada.

Pemohon Visa Belanda dari Makassar, Medan dan Ambon Tidak Harus ke Jakarta

VFS Global meluncurkan layanan visa Belanda di Makassar, Medan dan Ambon melalui aplikasi.          

Singapore Airlines Pertahankan Penghargaan sebagai World's Best Airline 2026

SIA meraih penghargaan tertinggi Skytrax sebagai maskapai terbaik dunia untuk keenam kalinya.        

Ramalan Zodiak Besok Selasa 22 September 2026, Energi Asmara Besar

Simak ramalan 12 zodiak besok Selasa 22 September 2026, cek asmara, karier, keuangan, dan kesehatan Aries hingga Pisces.

​Jangan Lupa Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Banten Besok Selasa (22/9)

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Banten berpotensi mengalami hujan ringan pada Selasa (22/9/2026).

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: Antam Turun Rp 10.000, Hartadinata Justru Naik

Harga buyback emas Antam mencatat penurunan terbesar, sementara HRTA menjadi satu-satunya produk yang harga buyback-nya naik.

Berawan hingga Berkabut, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Timur berawan dan berkabut pada 22-23 September, dengan suhu mencapai 35°C di Kota Mojokerto.