MOMSMONEY.ID - Cek tren tirai jendela yang sudah usang dan temukan solusi modern agar rumah terasa lebih terang, nyaman, dan relevan dengan gaya hidup sekarang.
Desain interior rumah terus berubah mengikuti kebutuhan dan gaya hidup masyarakat modern, termasuk dalam urusan tirai jendela.
Jika dulu tirai hanya berfungsi sebagai penutup cahaya dan penjaga privasi, kini perannya jauh lebih penting sebagai penentu suasana ruang.
Banyak rumah masih menggunakan model tirai lama yang tanpa disadari membuat ruangan terlihat kaku dan kurang segar.
Melansir dari Better Homes & Gardens, para desainer interior sepakat bahwa jendela kini diperlakukan sebagai elemen desain utama yang memberi karakter pada ruangan.
Pemilihan tirai yang tepat dapat membuat rumah terasa lebih terang, hangat, sekaligus nyaman untuk aktivitas sehari-hari.
“Penutup jendela bukan lagi elemen pelengkap, tetapi bagian penting yang membentuk identitas sebuah ruang,” ujar Haley Weidenbaum, salah satu pendiri Everhem Window Treatments.
Baca Juga: Rumah Terlihat Kuno Tanpa Disadari? Ini 7 Detail Interior yang Perlu Segera Diganti
Alasan tirai jendela perlu diperbarui
Banyak orang fokus mengganti furnitur besar atau mengecat ulang dinding, tetapi lupa memperhatikan tirai jendela. Padahal, tirai memiliki pengaruh besar terhadap pencahayaan alami dan kenyamanan visual di dalam rumah.
Tirai yang sudah tidak relevan bisa membuat ruangan terasa gelap atau terasa sempit.
Menurut Adam Skalman, Wakil Presiden pengalaman merek di The Shade Store, memperbarui tirai adalah salah satu cara paling efektif untuk mengubah tampilan interior tanpa renovasi besar. Selain estetika, tirai modern juga dirancang lebih fungsional dan tahan lama.
Tirai bermotif kaku diganti kain jatuh yang lembut
Tirai dengan motif besar dan warna mencolok kini mulai ditinggalkan karena memberi kesan berat pada ruangan. Tren terbaru lebih mengarah pada kain yang jatuh alami dengan motif lembut dan warna netral. Model ini memberikan kesan ringan dan membuat ruangan terasa lebih luas.
Lipatan sederhana dengan detail halus juga membuat tirai terlihat elegan tanpa terkesan berlebihan. Gaya ini cocok untuk ruang keluarga hingga kamar tidur modern.
Penutup jendela statis bergeser ke tirai Roman
Penutup jendela lama sering kali kurang fleksibel dalam mengatur cahaya dan menyulitkan penataan furnitur. Tirai Roman menjadi solusi yang semakin diminati karena tampil rapi dan mudah disesuaikan.
Model ini memungkinkan cahaya masuk secara alami tanpa mengorbankan privasi. Desainer interior menyebut tirai Roman sebagai pilihan aman yang cocok untuk berbagai gaya rumah, mulai dari minimalis hingga klasik modern.
Gorden terlalu panjang diganti tirai kafe
Gorden yang menjuntai hingga menutup area kerja atau meja kini dianggap kurang praktis. Tirai kafe kembali populer karena memberikan keseimbangan antara cahaya dan privasi.
Model ini sangat cocok digunakan di dapur, kamar mandi, atau ruang santai. Selain fungsional, tirai kafe juga memberi sentuhan visual yang hangat dan terasa lebih personal.
Baca Juga: 7 Kesalahan Tata Letak Ini Bikin Ruang Tamu Anda Tidak Nyaman, Cek Sekarang!
Tirai tipis digeser oleh material kayu
Tirai tipis berbahan ringan sering terlihat usang dan mudah rusak. Saat ini, banyak pemilik rumah beralih ke tirai kayu yang lebih kokoh dan tahan lama.
Material kayu membantu mengontrol cahaya dengan lebih baik serta memberi karakter alami pada ruangan. Pilihan warna netral membuat tirai kayu mudah dipadukan dengan berbagai konsep interior.
Anyaman tradisional digantikan tirai bambu modern
Tirai anyaman dengan tampilan kasar mulai ditinggalkan karena terlihat kurang rapi. Tirai bambu menawarkan tekstur alami dengan kesan lebih bersih dan modern.
Banyak desainer menyarankan memadukannya dengan gorden polos agar tampilan jendela terlihat seimbang. Kombinasi ini menciptakan suasana hangat tanpa membuat ruangan terasa berat.
Tirai dekoratif berat diganti sistem berlapis minimalis
Dulu, tirai berlapis identik dengan dekorasi tebal dan ornamen berlebihan. Kini, pendekatannya jauh lebih sederhana dan berorientasi fungsi.
Lapisan tipis digunakan di siang hari untuk menyaring cahaya, sementara lapisan gelap berfungsi menjaga privasi di malam hari. Sistem ini memberi fleksibilitas sesuai kebutuhan tanpa mengorbankan estetika ruangan.
Baca Juga: Trik Hemat Dekorasi: 6 Kombinasi Warna Interior Abadi untuk Hunian Anda
Mengganti tirai jendela bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menjawab kebutuhan rumah yang lebih nyaman dan fungsional.
Tirai yang tepat mampu mengubah suasana ruangan secara signifikan tanpa renovasi besar. Pergeseran tren ini menunjukkan bahwa desain interior modern lebih mengutamakan kenyamanan, fleksibilitas, dan keindahan yang bertahan lama.
Melakukan pembaruan sederhana pada tirai jendela, rumah bisa terasa lebih segar, terang, dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Selanjutnya: BNI (BBNI) Gelar RUPS Tahun Buku 2025 Secara Daring pada 9 Maret 2026,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News